<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekspor Produk UMKM RI Cuma 15%, Kalah Jauh dari Singapura dan China</title><description>Ekspor produk UMKM di Indonesia hanya 15% dari total ekspor nasional.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/12/455/2577944/ekspor-produk-umkm-ri-cuma-15-kalah-jauh-dari-singapura-dan-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/12/455/2577944/ekspor-produk-umkm-ri-cuma-15-kalah-jauh-dari-singapura-dan-china"/><item><title>Ekspor Produk UMKM RI Cuma 15%, Kalah Jauh dari Singapura dan China</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/12/455/2577944/ekspor-produk-umkm-ri-cuma-15-kalah-jauh-dari-singapura-dan-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/12/455/2577944/ekspor-produk-umkm-ri-cuma-15-kalah-jauh-dari-singapura-dan-china</guid><pubDate>Selasa 12 April 2022 20:04 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/12/455/2577944/ekspor-produk-umkm-ri-cuma-15-kalah-jauh-dari-singapura-dan-china-eZdbtkkwSm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekspor UMKM RI jauh tertinggal (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/12/455/2577944/ekspor-produk-umkm-ri-cuma-15-kalah-jauh-dari-singapura-dan-china-eZdbtkkwSm.jpg</image><title>Ekspor UMKM RI jauh tertinggal (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ekspor produk UMKM di Indonesia hanya 15% dari total ekspor nasional. Ekspor UMKM RI jauh tertinggal dari negara tetangga seperti Singapura dan China.
&amp;ldquo;Ekspor UMKM Indonesia saat ini baru mencapai sekitar 15% dari total ekspor nasional, tertinggal jauh dari negara lain seperti Singapura sudah 41% dan China bahkan sudah 60%. Ini harus kita tingkatkan,&amp;rdquo; kata Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin, Selasa (12/4/2022).
BACA JUGA:18 Juta UMKM Go Digital, Luhut Harap Produk Unggulan Bisa Mejeng di G20

Oleh karena itu, Wapres mengatakan melalui Gernas Bangga Buatan Indonesia yang diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo sejak tahun 2020, pemerintah ingin semakin membangkitkan gairah masyarakat akan produk-produk lokal dan kebanggaan menggunakannya.
&amp;ldquo;Kita terus berupaya agar produk dalam negeri terutama produk UMKM menjadi tuan rumah di negeri sendiri, mengalahkan konsumsi produk impor,&amp;rdquo; kata Wapres.
BACA JUGA:Cara Cek Penerima BLT UMKM 2022: Tunggu Pengesahan Anggaran, Rp600.000 Langsung Masuk Kantong 

&amp;ldquo;Dengan cara ini kita berharap produk UMKM akan semakin naik kelas. UMKM semakin berjaya dalam mengatasi berbagai kendala yang dihadapi dan semakin siap melakukan ekspor,&amp;rdquo; paparnya.Wapres mengatakan saat ini adalah era di mana teknologi menjadi bahan  bakar kesejahteraan. Setelah pandemi Covid-19 melanda kekuatan  teknologi semakin tampak mendisrupsi hampir seluruh kehidupan. Teknologi  digital, katanya, juga berpengaruh termasuk dalam merumuskan taktik  mempromosikan produk UMKM.
&amp;ldquo;Kita tidak punya pilihan selain terus meningkatkan kekuatan dan  literasi digital bangsa kita. Berbagai tantangan digitalisasi jawab  dengan aksi. Oleh karena itu saya mengapresiasi terobosan pemimpin  daerah untuk memacu perkembangan ekonomi digital di daerahnya termasuk  Sumatera Barat,&amp;rdquo; papar Wapres.</description><content:encoded>JAKARTA - Ekspor produk UMKM di Indonesia hanya 15% dari total ekspor nasional. Ekspor UMKM RI jauh tertinggal dari negara tetangga seperti Singapura dan China.
&amp;ldquo;Ekspor UMKM Indonesia saat ini baru mencapai sekitar 15% dari total ekspor nasional, tertinggal jauh dari negara lain seperti Singapura sudah 41% dan China bahkan sudah 60%. Ini harus kita tingkatkan,&amp;rdquo; kata Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin, Selasa (12/4/2022).
BACA JUGA:18 Juta UMKM Go Digital, Luhut Harap Produk Unggulan Bisa Mejeng di G20

Oleh karena itu, Wapres mengatakan melalui Gernas Bangga Buatan Indonesia yang diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo sejak tahun 2020, pemerintah ingin semakin membangkitkan gairah masyarakat akan produk-produk lokal dan kebanggaan menggunakannya.
&amp;ldquo;Kita terus berupaya agar produk dalam negeri terutama produk UMKM menjadi tuan rumah di negeri sendiri, mengalahkan konsumsi produk impor,&amp;rdquo; kata Wapres.
BACA JUGA:Cara Cek Penerima BLT UMKM 2022: Tunggu Pengesahan Anggaran, Rp600.000 Langsung Masuk Kantong 

&amp;ldquo;Dengan cara ini kita berharap produk UMKM akan semakin naik kelas. UMKM semakin berjaya dalam mengatasi berbagai kendala yang dihadapi dan semakin siap melakukan ekspor,&amp;rdquo; paparnya.Wapres mengatakan saat ini adalah era di mana teknologi menjadi bahan  bakar kesejahteraan. Setelah pandemi Covid-19 melanda kekuatan  teknologi semakin tampak mendisrupsi hampir seluruh kehidupan. Teknologi  digital, katanya, juga berpengaruh termasuk dalam merumuskan taktik  mempromosikan produk UMKM.
&amp;ldquo;Kita tidak punya pilihan selain terus meningkatkan kekuatan dan  literasi digital bangsa kita. Berbagai tantangan digitalisasi jawab  dengan aksi. Oleh karena itu saya mengapresiasi terobosan pemimpin  daerah untuk memacu perkembangan ekonomi digital di daerahnya termasuk  Sumatera Barat,&amp;rdquo; papar Wapres.</content:encoded></item></channel></rss>
