<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Catur Sentosa (CSAP), Emiten Pengelola Mitra10 Kantongi Laba Rp211,5 Miliar di 2021</title><description>PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) mengantongi laba bersih Rp211,51 miliar pada 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/13/278/2578301/catur-sentosa-csap-emiten-pengelola-mitra10-kantongi-laba-rp211-5-miliar-di-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/13/278/2578301/catur-sentosa-csap-emiten-pengelola-mitra10-kantongi-laba-rp211-5-miliar-di-2021"/><item><title>Catur Sentosa (CSAP), Emiten Pengelola Mitra10 Kantongi Laba Rp211,5 Miliar di 2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/13/278/2578301/catur-sentosa-csap-emiten-pengelola-mitra10-kantongi-laba-rp211-5-miliar-di-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/13/278/2578301/catur-sentosa-csap-emiten-pengelola-mitra10-kantongi-laba-rp211-5-miliar-di-2021</guid><pubDate>Rabu 13 April 2022 13:15 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/13/278/2578301/catur-sentosa-csap-emiten-pengelola-mitra10-kantongi-laba-rp211-5-miliar-di-2021-z8oJxP5je4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba Catur Sentosa Adiprana alami kenaikan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/13/278/2578301/catur-sentosa-csap-emiten-pengelola-mitra10-kantongi-laba-rp211-5-miliar-di-2021-z8oJxP5je4.jpg</image><title>Laba Catur Sentosa Adiprana alami kenaikan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) mengantongi laba bersih Rp211,51 miliar pada 2021. Laba bersih CSAP naik 251,6% dibandingkan tahun 2020 yang hanya tercatat Rp60,477 miliar.
Hasil itu mendongkrak laba per saham yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk ke level Rp47,44, sedangkan pada akhir tahun 2020 berada di level Rp13,57. Sementara penjualan tumbuh 12,6% menjadi Rp13,649 triliun, yang ditopang penjualan barang beli putus sebesar Rp13,506 triliun.
BACA JUGA:Capex Rp500 Miliar, Catur Sentosa (CSAP) Buka 4 Gerai Baru

Disusul penjualan konsinyasi yang tumbuh 14,3% menjadi Rp730,08 miliar. Walau beban pokok penjualan barang beli putus membengkak 11,9% menjadi Rp11.359 triliun, tapi laba kotor tumbuh 15,7% menjadi Rp2,289 triliun.
Kemudian aset perseroan tumbuh 11,67% menjadi Rp8,505 triliun karena kewajiban membengkak 12,05% menjadi Rp6,239 triliun. Tahun ini, perseroan menargetkan penjualan hingga Rp15 triliun dan laba bersih Rp220 miliar.
BACA JUGA:Catur Sentosa Tebar Dividen Rp17,4 Miliar

Corporate Secretary Catur Sentosa Adiprana Idrus Widjajakusuma pernah mengatakan, jika merujuk pada data in house yang sedang dalam proses eksternal audit, proyeksi laba bersih CSAP tahun ini tumbuh sekitar 18% dibandingkan raihan tahun lalu.Sedangkan untuk penjualan 2022 ditaksir bisa lebih tinggi sekitar 11%  dari realisasi di 2021. Kenaikan target kinerja bisnis ini dibarengi  dengan strategi ekspansi pada segmen ritel modern. Pada tahun ini CSAP  berencana membuka toko baru Mitra10 sebanyak tiga hingga empat gerai,  termasuk dengan melakukan remodeling empat toko eksisting Mitra10. Dari  target tersebut, satu toko baru Mitra10 sudah dibuka di Pekanbaru pada  20 Januari 2022.
Selain itu, CSAP juga berupaya meningkatkan kontribusi private brand,  serta menambahkan produk home applicance dengan display concept yang  lebih baik, dan meningkatkan produk kategori bathroom menjadi produk  destinasi. Selanjutnya pada segmen distribusi bahan bangunan, CSAP  berencana melakukan pengembangan network coverage sebanyak 5 depo di  area Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) mengantongi laba bersih Rp211,51 miliar pada 2021. Laba bersih CSAP naik 251,6% dibandingkan tahun 2020 yang hanya tercatat Rp60,477 miliar.
Hasil itu mendongkrak laba per saham yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk ke level Rp47,44, sedangkan pada akhir tahun 2020 berada di level Rp13,57. Sementara penjualan tumbuh 12,6% menjadi Rp13,649 triliun, yang ditopang penjualan barang beli putus sebesar Rp13,506 triliun.
BACA JUGA:Capex Rp500 Miliar, Catur Sentosa (CSAP) Buka 4 Gerai Baru

Disusul penjualan konsinyasi yang tumbuh 14,3% menjadi Rp730,08 miliar. Walau beban pokok penjualan barang beli putus membengkak 11,9% menjadi Rp11.359 triliun, tapi laba kotor tumbuh 15,7% menjadi Rp2,289 triliun.
Kemudian aset perseroan tumbuh 11,67% menjadi Rp8,505 triliun karena kewajiban membengkak 12,05% menjadi Rp6,239 triliun. Tahun ini, perseroan menargetkan penjualan hingga Rp15 triliun dan laba bersih Rp220 miliar.
BACA JUGA:Catur Sentosa Tebar Dividen Rp17,4 Miliar

Corporate Secretary Catur Sentosa Adiprana Idrus Widjajakusuma pernah mengatakan, jika merujuk pada data in house yang sedang dalam proses eksternal audit, proyeksi laba bersih CSAP tahun ini tumbuh sekitar 18% dibandingkan raihan tahun lalu.Sedangkan untuk penjualan 2022 ditaksir bisa lebih tinggi sekitar 11%  dari realisasi di 2021. Kenaikan target kinerja bisnis ini dibarengi  dengan strategi ekspansi pada segmen ritel modern. Pada tahun ini CSAP  berencana membuka toko baru Mitra10 sebanyak tiga hingga empat gerai,  termasuk dengan melakukan remodeling empat toko eksisting Mitra10. Dari  target tersebut, satu toko baru Mitra10 sudah dibuka di Pekanbaru pada  20 Januari 2022.
Selain itu, CSAP juga berupaya meningkatkan kontribusi private brand,  serta menambahkan produk home applicance dengan display concept yang  lebih baik, dan meningkatkan produk kategori bathroom menjadi produk  destinasi. Selanjutnya pada segmen distribusi bahan bangunan, CSAP  berencana melakukan pengembangan network coverage sebanyak 5 depo di  area Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan.</content:encoded></item></channel></rss>
