<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wih! 35 Emiten Bakal Rights Issue Rp20,3 Triliun</title><description>35 perusahaan bersiap melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/13/278/2578312/wih-35-emiten-bakal-rights-issue-rp20-3-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/13/278/2578312/wih-35-emiten-bakal-rights-issue-rp20-3-triliun"/><item><title>Wih! 35 Emiten Bakal Rights Issue Rp20,3 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/13/278/2578312/wih-35-emiten-bakal-rights-issue-rp20-3-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/13/278/2578312/wih-35-emiten-bakal-rights-issue-rp20-3-triliun</guid><pubDate>Rabu 13 April 2022 13:25 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/13/278/2578312/wih-35-emiten-bakal-rights-issue-rp20-3-triliun-ql0xqY2W4U.jpg" expression="full" type="image/jpeg">35 perusahaan siap rights issue (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/13/278/2578312/wih-35-emiten-bakal-rights-issue-rp20-3-triliun-ql0xqY2W4U.jpg</image><title>35 perusahaan siap rights issue (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - 35 perusahaan bersiap melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 35 perusahaan tersebut masuk dalam pipeline per 8 April 2022.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan dari total perusahaan yang dicatat, total dana yang dihimpun mencapai puluhan juta triliun.
BACA JUGA:RUPST, Adhi Karya (ADHI) Dapat Restu Rights Issue 7,12 Miliar Lembar Saham

&amp;ldquo;Berdasarkan catatan kami, sampai dengan 8 April 2022, pada pipeline right issue BEI saat ini terdapat 35 perusahaan dengan perkiraan dana yang dihimpun melalui right issue yaitu sebesar Rp20,3 triliun,&quot; kata Nyoman kepada media, dikutip Rabu (13/4/2022).
BACA JUGA:Mau Rights Issue, Bank Oke Minta Restu Pemegang Saham

Nyoman menambahkan, penggalangan dana di pasar modal terus mengalami pertumbuhan. Antusiasme perusahaan tercatat ini mendongkrak jumlah investor sekaligus berdampak terhadap kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Seperti diketahui, BEI memfasilitas perusahaan tercatat yang ingin  menerbitkan rights issue. Nyoman menerangkan sejumlah kemudahan dan  relaksasi diberikan dengan berbagai penyesuaian peraturan dan penyusunan  kajian terkait mekanisme pencatatan saham.
Nyoman menggarisbawahi hal ini merupakan wujud dukungan dari otoritas pasar modal dan stakeholders terkait.
&quot;Pada tahun 2022 ini, kami optimis penggalangan dana di pasar modal  Indonesia masih bertumbuh dengan baik yang ditunjang oleh  keberlangsungan pemulihan ekonomi,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - 35 perusahaan bersiap melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 35 perusahaan tersebut masuk dalam pipeline per 8 April 2022.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan dari total perusahaan yang dicatat, total dana yang dihimpun mencapai puluhan juta triliun.
BACA JUGA:RUPST, Adhi Karya (ADHI) Dapat Restu Rights Issue 7,12 Miliar Lembar Saham

&amp;ldquo;Berdasarkan catatan kami, sampai dengan 8 April 2022, pada pipeline right issue BEI saat ini terdapat 35 perusahaan dengan perkiraan dana yang dihimpun melalui right issue yaitu sebesar Rp20,3 triliun,&quot; kata Nyoman kepada media, dikutip Rabu (13/4/2022).
BACA JUGA:Mau Rights Issue, Bank Oke Minta Restu Pemegang Saham

Nyoman menambahkan, penggalangan dana di pasar modal terus mengalami pertumbuhan. Antusiasme perusahaan tercatat ini mendongkrak jumlah investor sekaligus berdampak terhadap kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Seperti diketahui, BEI memfasilitas perusahaan tercatat yang ingin  menerbitkan rights issue. Nyoman menerangkan sejumlah kemudahan dan  relaksasi diberikan dengan berbagai penyesuaian peraturan dan penyusunan  kajian terkait mekanisme pencatatan saham.
Nyoman menggarisbawahi hal ini merupakan wujud dukungan dari otoritas pasar modal dan stakeholders terkait.
&quot;Pada tahun 2022 ini, kami optimis penggalangan dana di pasar modal  Indonesia masih bertumbuh dengan baik yang ditunjang oleh  keberlangsungan pemulihan ekonomi,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
