<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Alasan Tarif Listrik Bakal Naik</title><description>Menteri ESDM Arifin Tasrif membuka peluang kenaikan tarif listrik untuk golongan pelanggan non subsidi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/13/320/2578469/ini-alasan-tarif-listrik-bakal-naik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/13/320/2578469/ini-alasan-tarif-listrik-bakal-naik"/><item><title>Ini Alasan Tarif Listrik Bakal Naik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/13/320/2578469/ini-alasan-tarif-listrik-bakal-naik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/13/320/2578469/ini-alasan-tarif-listrik-bakal-naik</guid><pubDate>Rabu 13 April 2022 16:08 WIB</pubDate><dc:creator>Athika Rahma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/13/320/2578469/ini-alasan-tarif-listrik-bakal-naik-q4CZLcqL2o.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alasan tarif listrik naik (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/13/320/2578469/ini-alasan-tarif-listrik-bakal-naik-q4CZLcqL2o.jpg</image><title>Alasan tarif listrik naik (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Menteri ESDM Arifin Tasrif membuka peluang kenaikan tarif listrik untuk golongan pelanggan non subsidi. Kenaikan tarif listrik dilakukan karena meroketnya harga minyak dunia.
Dalam RDP dengan Komisi VII DPR, Rabu (13/4/2022), Arifin mengatakan kenaikan tarif listrik sebagai bentuk penghematan APBN sebesar Rp 7 triliun hingga Rp 16 triliun.
BACA JUGA:Menteri ESDM Beri Sinyal Tarif Listrik Naik
&quot;Penyesuaian atau pengurangan penggunaan BBM dan tekanan APBN di sektor ketenagalistrikan, dalam jangka pendek rencana penerapan tarif adjustment 2022 ini untuk bisa dilakukan penghematan kompensasi Rp7-Rp16 triliun,&quot; ungkap Arifin.
BACA JUGA:Sinyal Ekonomi Pulih, Penjualan Listrik PLN Naik 8,42% di Kuartal I-2022
Arifin melanjutkan, khusus di sektor ketenagalistrikan, dalam jangka pendek pemerintah juga akan menerapkan efisiensi biaya pokok penyediaan listrik dan strategi energi primer PLN.Kemudian melakukan optimalisasi pembangkit dengan bahan bakar sumber  domestik PLTU dan PLT EBT, percepatan pembangunan PLTS Atap 450 MW,  serta pembangunan pembangkit EBT dari APBN.
Adapun, penerapan tarif listrik dilakukan berdasarkan 3 parameter,  yaitu harga minyak Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP), kurs  dolar Amerika Serikat dan inflasi yang dihitung secara triwulanan.
Jika 3 parameter ini berubah, maka tarif listrik akan mengalami penyesuaian.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri ESDM Arifin Tasrif membuka peluang kenaikan tarif listrik untuk golongan pelanggan non subsidi. Kenaikan tarif listrik dilakukan karena meroketnya harga minyak dunia.
Dalam RDP dengan Komisi VII DPR, Rabu (13/4/2022), Arifin mengatakan kenaikan tarif listrik sebagai bentuk penghematan APBN sebesar Rp 7 triliun hingga Rp 16 triliun.
BACA JUGA:Menteri ESDM Beri Sinyal Tarif Listrik Naik
&quot;Penyesuaian atau pengurangan penggunaan BBM dan tekanan APBN di sektor ketenagalistrikan, dalam jangka pendek rencana penerapan tarif adjustment 2022 ini untuk bisa dilakukan penghematan kompensasi Rp7-Rp16 triliun,&quot; ungkap Arifin.
BACA JUGA:Sinyal Ekonomi Pulih, Penjualan Listrik PLN Naik 8,42% di Kuartal I-2022
Arifin melanjutkan, khusus di sektor ketenagalistrikan, dalam jangka pendek pemerintah juga akan menerapkan efisiensi biaya pokok penyediaan listrik dan strategi energi primer PLN.Kemudian melakukan optimalisasi pembangkit dengan bahan bakar sumber  domestik PLTU dan PLT EBT, percepatan pembangunan PLTS Atap 450 MW,  serta pembangunan pembangkit EBT dari APBN.
Adapun, penerapan tarif listrik dilakukan berdasarkan 3 parameter,  yaitu harga minyak Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP), kurs  dolar Amerika Serikat dan inflasi yang dihitung secara triwulanan.
Jika 3 parameter ini berubah, maka tarif listrik akan mengalami penyesuaian.</content:encoded></item></channel></rss>
