<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bangun Banyak Jalan Tol, Sri Mulyani Akui Daya Saing RI Masih Kalah dengan Negara Asean 5</title><description>Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur adalah sebuah agenda penting yang telah disampaikan oleh Joko Widodo.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/14/320/2578912/bangun-banyak-jalan-tol-sri-mulyani-akui-daya-saing-ri-masih-kalah-dengan-negara-asean-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/14/320/2578912/bangun-banyak-jalan-tol-sri-mulyani-akui-daya-saing-ri-masih-kalah-dengan-negara-asean-5"/><item><title>Bangun Banyak Jalan Tol, Sri Mulyani Akui Daya Saing RI Masih Kalah dengan Negara Asean 5</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/14/320/2578912/bangun-banyak-jalan-tol-sri-mulyani-akui-daya-saing-ri-masih-kalah-dengan-negara-asean-5</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/14/320/2578912/bangun-banyak-jalan-tol-sri-mulyani-akui-daya-saing-ri-masih-kalah-dengan-negara-asean-5</guid><pubDate>Kamis 14 April 2022 11:32 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/14/320/2578912/bangun-banyak-jalan-tol-sri-mulyani-akui-daya-saing-ri-masih-kalah-dengan-negara-asean-5-I0UO656W8o.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/14/320/2578912/bangun-banyak-jalan-tol-sri-mulyani-akui-daya-saing-ri-masih-kalah-dengan-negara-asean-5-I0UO656W8o.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur adalah sebuah agenda penting yang telah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dia mencatat saat ini setidaknya ada 54 proyek jalan tol yang dikategorikan sebagai proyek strategis nasional. Ini lokasinya tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
BACA JUGA:Sri Mulyani Butuh Rp4.060 Triliun Bangun Infrastruktur RI, dari Mana Uangnya?

&quot;Bahkan dengan pembangunan infrastruktur terutama jalan tol yang begitu banyak, ranking dari competitiveness atau daya saing Indonesia masih relatif lebih rendah daripada negara-negara ASEAN 5,&quot; ujar Sri dalam Kunjungan Presiden dan Penandatanganan Perjanjian Induk antara INA dengan Hutama Karya pada Kamis(14/4/2022).
Maka dari itu, dia mengatakan bahwa akselerasi percepatan pembangunan infrastruktur merupakan sebuah pilar yang sangat penting dalam memajukan ekonomi Indonesia, terutama dari aspek perbaikan daya saing dan produktivitas.
BACA JUGA:Hadapi Kenaikan Harga Imbas Perang Rusia-Ukraina, Ini Jurus Sri Mulyani

Dengan adanya penandatanganan perjanjian induk antara Indonesia Investment Authority (INA) dan PT Hutama Karya (Persero), juga konfirmasi dimulainya Waskita Toll Road adalah realisasi pembiayaan yang sifatnya inovatif, di mana sumber pembiayaan merupakan suatu skema baru di dalam rangka untuk terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur.&quot;Terutama pembangunan jalan tol di Indonesia dengan mengikutsertakan investor baik dari dalam dan luar negeri melalui INA,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur adalah sebuah agenda penting yang telah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dia mencatat saat ini setidaknya ada 54 proyek jalan tol yang dikategorikan sebagai proyek strategis nasional. Ini lokasinya tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
BACA JUGA:Sri Mulyani Butuh Rp4.060 Triliun Bangun Infrastruktur RI, dari Mana Uangnya?

&quot;Bahkan dengan pembangunan infrastruktur terutama jalan tol yang begitu banyak, ranking dari competitiveness atau daya saing Indonesia masih relatif lebih rendah daripada negara-negara ASEAN 5,&quot; ujar Sri dalam Kunjungan Presiden dan Penandatanganan Perjanjian Induk antara INA dengan Hutama Karya pada Kamis(14/4/2022).
Maka dari itu, dia mengatakan bahwa akselerasi percepatan pembangunan infrastruktur merupakan sebuah pilar yang sangat penting dalam memajukan ekonomi Indonesia, terutama dari aspek perbaikan daya saing dan produktivitas.
BACA JUGA:Hadapi Kenaikan Harga Imbas Perang Rusia-Ukraina, Ini Jurus Sri Mulyani

Dengan adanya penandatanganan perjanjian induk antara Indonesia Investment Authority (INA) dan PT Hutama Karya (Persero), juga konfirmasi dimulainya Waskita Toll Road adalah realisasi pembiayaan yang sifatnya inovatif, di mana sumber pembiayaan merupakan suatu skema baru di dalam rangka untuk terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur.&quot;Terutama pembangunan jalan tol di Indonesia dengan mengikutsertakan investor baik dari dalam dan luar negeri melalui INA,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
