<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga Ungkap Kunci Keberhasilan Atasi Pandemi</title><description>Pemerintah melakukan berbagai upaya penanganan pandemi covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/16/320/2579965/menko-airlangga-ungkap-kunci-keberhasilan-atasi-pandemi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/16/320/2579965/menko-airlangga-ungkap-kunci-keberhasilan-atasi-pandemi"/><item><title>Menko Airlangga Ungkap Kunci Keberhasilan Atasi Pandemi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/16/320/2579965/menko-airlangga-ungkap-kunci-keberhasilan-atasi-pandemi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/16/320/2579965/menko-airlangga-ungkap-kunci-keberhasilan-atasi-pandemi</guid><pubDate>Sabtu 16 April 2022 11:54 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/16/320/2579965/menko-airlangga-ungkap-kunci-keberhasilan-atasi-pandemi-fRPJJcJaQC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Airlangga ungkap kunci sukses atasi pandemi (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/16/320/2579965/menko-airlangga-ungkap-kunci-keberhasilan-atasi-pandemi-fRPJJcJaQC.jpg</image><title>Menko Airlangga ungkap kunci sukses atasi pandemi (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah melakukan berbagai upaya penanganan pandemi covid-19. Hingga saat ini keberhasilannya dapat terlihat dari terkendalinya kasus pandemi dan sektor perekonomian yang kembali tumbuh positif.
Sebagaimana diketahui, pandemi Covid-19 merupakan permasalahan global yang tak hanya menyasar sektor kesehatan saja, namun juga menjadi permasalahan multidimensi yang berdampak pada multisektor. &amp;nbsp;
BACA JUGA:Menko Airlangga Dorong UI Lahirkan Insan Kesehatan yang Melek Digital

Respons cepat yang telah dilakukan Pemerintah dalam penanganan pandemi yakni dengan menetapkan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2020 tentang Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KP-CPEN) yang memungkinkan Pemerintah untuk mengendalikan aspek kesehatan dan ekonomi serta memudahkan adaptasi kebijakan di tengah pandemi.
Selain itu, respons cepat lainnya di aspek kesehatan yakni pembatasan mobilitas, kampanye memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, serta penyediaan pengobatan dan vaksinasi. &amp;nbsp;
BACA JUGA:Menko Airlangga: Revisi UU PPP Disepakati, Pembentukan Undang-Undang Semakin Efisien

&amp;ldquo;Kunci keberhasilan dalam menangani pandemi adalah respon cepat, digitalisasi, dan peran aktif seluruh pihak dari berbagai sektor,&amp;rdquo; ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan Kuliah Umum Kesehatan Global Fakultas Kesehatan Masyarakat Univesritas Indonesia secara daring, Rabu&amp;nbsp;(14/4/2022).
Digitalisasi juga merupakan kunci keberhasilan dalam penanganan pandemi dan diimplementasikan melalui integrasi aplikasi PCare, PeduliLindungi, SMILE, dan SMDV guna mencatat hasil tes, rekam medis, status vaksinasi hingga rantai suplai logistik untuk penanganan pandemi.
Penggunaan teknologi digital tersebut dinilai sangat membantu Pemerintah Pusat dan Daerah dalam memantau dan mengambil keputusan berdasarkan data riil yang diperbaharui setiap saat.Selain itu, Pemerintah telah melakukan sinergi dan kolaborasi dengan  seluruh pihak dari berbagai sektor mulai dari Pemerintah Daerah hingga  Lembaga Internasional.
Koordinasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah secara rutin  dilaksanakan setiap minggu guna menjadi katalis dalam percepatan  pembuatan kebijakan terkait penanganan pandemi terlebih pada sektor  ekonomi.
Kolaborasi global juga dilakukan Pemerintah dengan berbagai Lembaga  Internasional seperti WHO, IFRC, UNDP, dan UNICEF yang telah membantu  Indonesia dalam penyusunan pedoman teknis dan pendampingan pelaksana  teknis pendistribusian vaksin secara cepat dan tepat sasaran.
Selain kolaborasi global dengan Lembaga Internasional, Pemerintah  juga melakukan sinergi dengan beberapa negara lain seperti halnya  Australia, Jepang, Amerika Serikat, Eropa, dan Uni Emirat Arab guna  memperoleh kebutuhan logistik seperti vaksin, oksigenator, dan  obat-obatan secara cepat, sehingga mampu mencukupi kebutuhan dalam  negeri.
Lebih lanjut, Pemerintah juga telah mendorong pertimbangan  diperlukannya tindakan pencegahan melalui Presidensi G20 Indonesia.  Dengan dibantu oleh World Bank dan WHO, Forum G20 menyusun Global Health  Fund yang merupakan kerjasama penghimpunan dana untuk membangun  ketahanan sistem kesehatan global.
&amp;ldquo;Di samping itu, saya berharap agar Forum G20 juga dapat menjadi  fasilitator untuk koordinasi pencegahan dan penanggulangan berbagai  persoalan pandemi,&amp;rdquo; tutur Menko Airlangga.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah melakukan berbagai upaya penanganan pandemi covid-19. Hingga saat ini keberhasilannya dapat terlihat dari terkendalinya kasus pandemi dan sektor perekonomian yang kembali tumbuh positif.
Sebagaimana diketahui, pandemi Covid-19 merupakan permasalahan global yang tak hanya menyasar sektor kesehatan saja, namun juga menjadi permasalahan multidimensi yang berdampak pada multisektor. &amp;nbsp;
BACA JUGA:Menko Airlangga Dorong UI Lahirkan Insan Kesehatan yang Melek Digital

Respons cepat yang telah dilakukan Pemerintah dalam penanganan pandemi yakni dengan menetapkan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2020 tentang Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KP-CPEN) yang memungkinkan Pemerintah untuk mengendalikan aspek kesehatan dan ekonomi serta memudahkan adaptasi kebijakan di tengah pandemi.
Selain itu, respons cepat lainnya di aspek kesehatan yakni pembatasan mobilitas, kampanye memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, serta penyediaan pengobatan dan vaksinasi. &amp;nbsp;
BACA JUGA:Menko Airlangga: Revisi UU PPP Disepakati, Pembentukan Undang-Undang Semakin Efisien

&amp;ldquo;Kunci keberhasilan dalam menangani pandemi adalah respon cepat, digitalisasi, dan peran aktif seluruh pihak dari berbagai sektor,&amp;rdquo; ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan Kuliah Umum Kesehatan Global Fakultas Kesehatan Masyarakat Univesritas Indonesia secara daring, Rabu&amp;nbsp;(14/4/2022).
Digitalisasi juga merupakan kunci keberhasilan dalam penanganan pandemi dan diimplementasikan melalui integrasi aplikasi PCare, PeduliLindungi, SMILE, dan SMDV guna mencatat hasil tes, rekam medis, status vaksinasi hingga rantai suplai logistik untuk penanganan pandemi.
Penggunaan teknologi digital tersebut dinilai sangat membantu Pemerintah Pusat dan Daerah dalam memantau dan mengambil keputusan berdasarkan data riil yang diperbaharui setiap saat.Selain itu, Pemerintah telah melakukan sinergi dan kolaborasi dengan  seluruh pihak dari berbagai sektor mulai dari Pemerintah Daerah hingga  Lembaga Internasional.
Koordinasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah secara rutin  dilaksanakan setiap minggu guna menjadi katalis dalam percepatan  pembuatan kebijakan terkait penanganan pandemi terlebih pada sektor  ekonomi.
Kolaborasi global juga dilakukan Pemerintah dengan berbagai Lembaga  Internasional seperti WHO, IFRC, UNDP, dan UNICEF yang telah membantu  Indonesia dalam penyusunan pedoman teknis dan pendampingan pelaksana  teknis pendistribusian vaksin secara cepat dan tepat sasaran.
Selain kolaborasi global dengan Lembaga Internasional, Pemerintah  juga melakukan sinergi dengan beberapa negara lain seperti halnya  Australia, Jepang, Amerika Serikat, Eropa, dan Uni Emirat Arab guna  memperoleh kebutuhan logistik seperti vaksin, oksigenator, dan  obat-obatan secara cepat, sehingga mampu mencukupi kebutuhan dalam  negeri.
Lebih lanjut, Pemerintah juga telah mendorong pertimbangan  diperlukannya tindakan pencegahan melalui Presidensi G20 Indonesia.  Dengan dibantu oleh World Bank dan WHO, Forum G20 menyusun Global Health  Fund yang merupakan kerjasama penghimpunan dana untuk membangun  ketahanan sistem kesehatan global.
&amp;ldquo;Di samping itu, saya berharap agar Forum G20 juga dapat menjadi  fasilitator untuk koordinasi pencegahan dan penanggulangan berbagai  persoalan pandemi,&amp;rdquo; tutur Menko Airlangga.</content:encoded></item></channel></rss>
