<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Raih Marketing Sales Rp615 Miliar, Puradelta Lestari (DMAS) Jual 16,8 Ha Lahan Industri</title><description>PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) mengantongi pendapatan pra penjualan  atau marketing sales sebesar Rp615 miliar di kuartal pertama 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/18/278/2580691/raih-marketing-sales-rp615-miliar-puradelta-lestari-dmas-jual-16-8-ha-lahan-industri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/18/278/2580691/raih-marketing-sales-rp615-miliar-puradelta-lestari-dmas-jual-16-8-ha-lahan-industri"/><item><title>Raih Marketing Sales Rp615 Miliar, Puradelta Lestari (DMAS) Jual 16,8 Ha Lahan Industri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/18/278/2580691/raih-marketing-sales-rp615-miliar-puradelta-lestari-dmas-jual-16-8-ha-lahan-industri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/18/278/2580691/raih-marketing-sales-rp615-miliar-puradelta-lestari-dmas-jual-16-8-ha-lahan-industri</guid><pubDate>Senin 18 April 2022 11:12 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/18/278/2580691/raih-marketing-sales-rp615-miliar-puradelta-lestari-dmas-jual-16-8-ha-lahan-industri-dmAdfLWMeA.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Puradelta Lestari jual lahan industri (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/18/278/2580691/raih-marketing-sales-rp615-miliar-puradelta-lestari-dmas-jual-16-8-ha-lahan-industri-dmAdfLWMeA.jpeg</image><title>Puradelta Lestari jual lahan industri (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) mengantongi pendapatan pra penjualan atau marketing sales sebesar Rp615 miliar di kuartal pertama tahun 2022. Jumlah tersebut sekira 34,2% dari target marketing sales tahun 2022 sebesar Rp1,8 triliun.
Direktur Puradelta Lestari, Tondy Suwanto menuturkan bahwa capaian marketing sales Perseroan di awal tahun 2022 ini terutama berasal dari penjualan lahan industri.
BACA JUGA:Puradelta Lestari (DMAS) Cetak Laba Bersih Rp715 Miliar di 2021

&amp;ldquo;Pada kuartal pertama tahun 2022, Perseroan menjual 16,8 hektar lahan industrinya. Di samping itu, terdapat juga penjualan segmen komersial dan hunian,&amp;rdquo; ungkap Tondy dalam keterangan resmi di keterbukaan informasi BEI, Senin (18/4/2022).
Lebih lanjut Tondy menambahkan bahwa beberapa proses negosiasi jual beli telah berlangsung sejak tahun 2021, namun mengalami hambatan karena pembatasan mobilitas akibat pandemi yang berlangsung.
BACA JUGA:Puradelta Lestari Incar Marketing Sales Rp1,8 Triliun di 2022

Di awal tahun 2022 ini, DMAS juga telah berhasil menyelesaikan beberapa transaksi yang tertunda akibat pandemi di tahun sebelumnya.
&quot;Kami mengupayakan untuk menyelesaikan beberapa proses negosiasi dan transaksi lainnya di sisa tahun ini yang tentunya akan menambah raihan marketing sales Perseroan,&amp;rdquo; kata Tondy.
Capaian yang baik di kuartal pertama tahun 2022 ini didukung oleh kenaikan harga penjualan rata-rata dan meningkatnya permintaaan, khususnya dari sektor data center. Mengantisipasi tingginya permintaan lahan industri dari data center, Perseroan sendiri telah mengembangkan zona industri khusus yang didedikasikan untuk data center dan industri serupa dan dilengkapi dengan infrastruktur berteknologi tinggi.&amp;ldquo;Kami telah membangun segala fasilitas dan infrastruktur terbaik  untuk mendukung aktivitas dari data center di zona industri khusus  tersebut. Hal ini tentunya menjadi keunggulan tersendiri bagi kami, di  mana sudah banyak pelanggan data center telah bergabung di kawasan  industri kami. Ke depannya, kawasan industri GIIC Kota Deltamas akan  menjadi sebuah pusat data center di Indonesia,&amp;rdquo; jelas Tondy.
Perseroan akan terus menangkap peluang yang ada. Saat ini, masih ada  permintaan lahan industri sekitar 70 hektar. Menurut Tondy, DMAS akan  terus mengembangkan zona industri khususnya sehingga dapat memberikan  layanan yang terbaik bagi para pelanggannya.
Selain penjualan lahan industri, raihan marketing sales Perseroan  juga didukung oleh penjualan lahan komersial dan produk hunian. Para  pelaku bisnis telah menanamkan modalnya untuk membeli lahan komersial  dan berbisnis di kawasan Kota Deltamas. Fasilitas-fasilitas seperti  rumah sakit, sekolah, dan pusat perbelanjaan besar akan segera hadir di  Kota Deltamas untuk mendukung gaya hidup bagi para penghuninya.
Sedangkan produk-produk hunian rumah tapak seperti Naraya Park,  Woodchester, dan Savasa, terus dikembangkan untuk menciptakan sebuah  konsep one-stop-living city dimana masyarakat dapat tinggal, bekerja,  bersekolah, berbelanja, dan bersosialisasi di sebuah kawasan mandiri.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) mengantongi pendapatan pra penjualan atau marketing sales sebesar Rp615 miliar di kuartal pertama tahun 2022. Jumlah tersebut sekira 34,2% dari target marketing sales tahun 2022 sebesar Rp1,8 triliun.
Direktur Puradelta Lestari, Tondy Suwanto menuturkan bahwa capaian marketing sales Perseroan di awal tahun 2022 ini terutama berasal dari penjualan lahan industri.
BACA JUGA:Puradelta Lestari (DMAS) Cetak Laba Bersih Rp715 Miliar di 2021

&amp;ldquo;Pada kuartal pertama tahun 2022, Perseroan menjual 16,8 hektar lahan industrinya. Di samping itu, terdapat juga penjualan segmen komersial dan hunian,&amp;rdquo; ungkap Tondy dalam keterangan resmi di keterbukaan informasi BEI, Senin (18/4/2022).
Lebih lanjut Tondy menambahkan bahwa beberapa proses negosiasi jual beli telah berlangsung sejak tahun 2021, namun mengalami hambatan karena pembatasan mobilitas akibat pandemi yang berlangsung.
BACA JUGA:Puradelta Lestari Incar Marketing Sales Rp1,8 Triliun di 2022

Di awal tahun 2022 ini, DMAS juga telah berhasil menyelesaikan beberapa transaksi yang tertunda akibat pandemi di tahun sebelumnya.
&quot;Kami mengupayakan untuk menyelesaikan beberapa proses negosiasi dan transaksi lainnya di sisa tahun ini yang tentunya akan menambah raihan marketing sales Perseroan,&amp;rdquo; kata Tondy.
Capaian yang baik di kuartal pertama tahun 2022 ini didukung oleh kenaikan harga penjualan rata-rata dan meningkatnya permintaaan, khususnya dari sektor data center. Mengantisipasi tingginya permintaan lahan industri dari data center, Perseroan sendiri telah mengembangkan zona industri khusus yang didedikasikan untuk data center dan industri serupa dan dilengkapi dengan infrastruktur berteknologi tinggi.&amp;ldquo;Kami telah membangun segala fasilitas dan infrastruktur terbaik  untuk mendukung aktivitas dari data center di zona industri khusus  tersebut. Hal ini tentunya menjadi keunggulan tersendiri bagi kami, di  mana sudah banyak pelanggan data center telah bergabung di kawasan  industri kami. Ke depannya, kawasan industri GIIC Kota Deltamas akan  menjadi sebuah pusat data center di Indonesia,&amp;rdquo; jelas Tondy.
Perseroan akan terus menangkap peluang yang ada. Saat ini, masih ada  permintaan lahan industri sekitar 70 hektar. Menurut Tondy, DMAS akan  terus mengembangkan zona industri khususnya sehingga dapat memberikan  layanan yang terbaik bagi para pelanggannya.
Selain penjualan lahan industri, raihan marketing sales Perseroan  juga didukung oleh penjualan lahan komersial dan produk hunian. Para  pelaku bisnis telah menanamkan modalnya untuk membeli lahan komersial  dan berbisnis di kawasan Kota Deltamas. Fasilitas-fasilitas seperti  rumah sakit, sekolah, dan pusat perbelanjaan besar akan segera hadir di  Kota Deltamas untuk mendukung gaya hidup bagi para penghuninya.
Sedangkan produk-produk hunian rumah tapak seperti Naraya Park,  Woodchester, dan Savasa, terus dikembangkan untuk menciptakan sebuah  konsep one-stop-living city dimana masyarakat dapat tinggal, bekerja,  bersekolah, berbelanja, dan bersosialisasi di sebuah kawasan mandiri.</content:encoded></item></channel></rss>
