<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>WTON Garap Proyek Rel Kereta Api di Filipina</title><description>PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) atau WIKA Beton memenangkan tender  proyek pengerjaan rel kereta api milik Philippines National Railways.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/18/278/2580819/wton-garap-proyek-rel-kereta-api-di-filipina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/18/278/2580819/wton-garap-proyek-rel-kereta-api-di-filipina"/><item><title>WTON Garap Proyek Rel Kereta Api di Filipina</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/18/278/2580819/wton-garap-proyek-rel-kereta-api-di-filipina</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/18/278/2580819/wton-garap-proyek-rel-kereta-api-di-filipina</guid><pubDate>Senin 18 April 2022 13:45 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/18/278/2580819/wton-garap-proyek-rel-kereta-api-di-filipina-f7hKLBBlc5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wijaya Karya Beton garap proyek KA di Filipina (Foto: Shuttertsok)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/18/278/2580819/wton-garap-proyek-rel-kereta-api-di-filipina-f7hKLBBlc5.jpg</image><title>Wijaya Karya Beton garap proyek KA di Filipina (Foto: Shuttertsok)</title></images><description>JAKARTA - PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) atau WIKA Beton memenangkan tender proyek pengerjaan rel kereta api milik Philippines National Railways. Tender ini berhasil didapatkan WIKA Beton bersama aliansi strategis (strategic alliance) berbentuk konsorsium dengan 2 (dua) rekanan lokal (local strategic partner) di Filipina.
BACA JUGA:Wijaya Karya Beton (WTON) Raup Kontrak Baru Rp3,5 Triliun

Dengan pencapaian tersebut, perseroan mengaku optimis mencapai target bisnis hingga akhir tahun. Apalagi, hingga Maret 2022,  WTON berhasil mencatatkan kontrak baru sebesar Rp1,66 triliun. Angka ini naik 52% dari perolehan di periode yang sama di tahun lalu yakni sebesar Rp1,09 triliun.
Asal tahu saja, expertise WIKA Beton dalam industri beton pracetak selama 40 tahun yang terhitung sejak masih menjadi bagian Divisi di PT Wijaya Karya (Persero) Tbk menjadi salah satu kekuatan terbesar WIKA Beton dalam keberhasilannya mengantongi proyek baru di luar negeri.
BACA JUGA:Wijaya Karya Beton (WTON) Tunjuk Komisaris Baru

Penetrasi pasar Filipina ini merupakan langkah penting perwujudan visi WIKA Beton untuk menjadi perusahaan terkemuka dalam bidang Engineering, Production, Installation (EPI) industri beton di Asia Tenggara.&amp;nbsp;Tujuan WIKA Beton dalam ekspansi pasar ke luar negeri pun semakin  fokus dengan pembentukan wilayah penjualan luar negeri yang bertugas  khusus untuk mengeksplor berbagai kemungkinan pekerjaan manufaktur,  engineering, dan instalasi beton pracetak di wilayah Asia Tenggara.
Portofolio WIKA Beton dalam menggarap proyek di luar negeri sudah  cukup banyak. Sebelumnya, WIKA Beton didapuk menjadi rekanan PT INKA  (Persero) untuk memproduksi bantalan jalan rel dalam test track proyek  Mass Rapid Transit (MRT) di Manila, Filipina. WIKA Beton juga pernah  mengerjakan proyek East West Motorway di Aljazair, proyek Gorgon di  Australia, melakukan impor 120 ton produk beton pracetak ke Timor Leste  serta turut mengerjakan proyek Comoro Bridge di Timor Leste.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) atau WIKA Beton memenangkan tender proyek pengerjaan rel kereta api milik Philippines National Railways. Tender ini berhasil didapatkan WIKA Beton bersama aliansi strategis (strategic alliance) berbentuk konsorsium dengan 2 (dua) rekanan lokal (local strategic partner) di Filipina.
BACA JUGA:Wijaya Karya Beton (WTON) Raup Kontrak Baru Rp3,5 Triliun

Dengan pencapaian tersebut, perseroan mengaku optimis mencapai target bisnis hingga akhir tahun. Apalagi, hingga Maret 2022,  WTON berhasil mencatatkan kontrak baru sebesar Rp1,66 triliun. Angka ini naik 52% dari perolehan di periode yang sama di tahun lalu yakni sebesar Rp1,09 triliun.
Asal tahu saja, expertise WIKA Beton dalam industri beton pracetak selama 40 tahun yang terhitung sejak masih menjadi bagian Divisi di PT Wijaya Karya (Persero) Tbk menjadi salah satu kekuatan terbesar WIKA Beton dalam keberhasilannya mengantongi proyek baru di luar negeri.
BACA JUGA:Wijaya Karya Beton (WTON) Tunjuk Komisaris Baru

Penetrasi pasar Filipina ini merupakan langkah penting perwujudan visi WIKA Beton untuk menjadi perusahaan terkemuka dalam bidang Engineering, Production, Installation (EPI) industri beton di Asia Tenggara.&amp;nbsp;Tujuan WIKA Beton dalam ekspansi pasar ke luar negeri pun semakin  fokus dengan pembentukan wilayah penjualan luar negeri yang bertugas  khusus untuk mengeksplor berbagai kemungkinan pekerjaan manufaktur,  engineering, dan instalasi beton pracetak di wilayah Asia Tenggara.
Portofolio WIKA Beton dalam menggarap proyek di luar negeri sudah  cukup banyak. Sebelumnya, WIKA Beton didapuk menjadi rekanan PT INKA  (Persero) untuk memproduksi bantalan jalan rel dalam test track proyek  Mass Rapid Transit (MRT) di Manila, Filipina. WIKA Beton juga pernah  mengerjakan proyek East West Motorway di Aljazair, proyek Gorgon di  Australia, melakukan impor 120 ton produk beton pracetak ke Timor Leste  serta turut mengerjakan proyek Comoro Bridge di Timor Leste.</content:encoded></item></channel></rss>
