<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anak-Anak Diziinkan Mudik Lebaran 2022 meski Belum Vaksin Booster</title><description>Kementerian Oesehatan (Kemenkes) memutuskan anak-anak dan remaja yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua dapat melakukan mudik tanpa perlu menunjukkan hasil tes Covid-19, baik PCR maupun Antigen.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/19/320/2581371/anak-anak-diziinkan-mudik-lebaran-2022-meski-belum-vaksin-booster</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/19/320/2581371/anak-anak-diziinkan-mudik-lebaran-2022-meski-belum-vaksin-booster"/><item><title>Anak-Anak Diziinkan Mudik Lebaran 2022 meski Belum Vaksin Booster</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/19/320/2581371/anak-anak-diziinkan-mudik-lebaran-2022-meski-belum-vaksin-booster</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/19/320/2581371/anak-anak-diziinkan-mudik-lebaran-2022-meski-belum-vaksin-booster</guid><pubDate>Selasa 19 April 2022 11:28 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/19/320/2581371/anak-anak-diziinkan-mudik-lebaran-2022-meski-belum-vaksin-booster-mgDP0Qaq9B.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anak-anak diizinkan mudik lebaran meski belum vaksin booster. (Foto: Travelinsurancereviews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/19/320/2581371/anak-anak-diziinkan-mudik-lebaran-2022-meski-belum-vaksin-booster-mgDP0Qaq9B.jpg</image><title>Anak-anak diizinkan mudik lebaran meski belum vaksin booster. (Foto: Travelinsurancereviews)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memutuskan anak-anak dan remaja yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua dapat melakukan mudik tanpa perlu menunjukkan hasil tes Covid-19, baik PCR maupun Antigen.

Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah memperhatikan dinamika yang terjadi di masyarakat terkait kebijakan vaksin penguat (booster) sebagai salah satu syarat mudik.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangannya di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (18/04/2022), usai Rapat Terbatas mengenai Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

&amp;ldquo;Kita memang mensyaratkan booster kalau tidak mau dites antigen atau PCR untuk mudik. Tapi booster ini kan hanya diberikan ke di atas 18 tahun ke atas. Jadi memang ada dinamika. Ini kalau anak-anak di bawah 18 tahun gimana? Mau di-booster juga belum boleh. Jadi akhirnya diputuskan oleh Bapak Presiden anak-anak, remaja, kalau mau mudik belum di-booster enggak apa-apa, enggak usah dites antigen,&amp;rdquo; kata Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan resmi, Selasa (19/4/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:9.000 Lebih Personel Polda Metro Siap Amankan Mudik Lebaran 2022
Dengan keputusan ini, pemerintah berharap anak-anak dapat menikmati mudik bersama keluarga. Menkes juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak baik TNI, Polri, BIN, dan pemerintah daerah yang turut bekerja keras menyukseskan program vaksinasi nasional.


&amp;ldquo;Jadi bisa mendampingi orang tuanya untuk mudik tanpa perlu tes PCR atau antigen, asal vaksinasinya sudah dua kali. Jadi, ini hadiah dari beliau kepada anak-anak kita yang keluarganya mau menikmati mudik ini dengan lebih baik lagi,&amp;rdquo; ujarnya.

Menurut Budi, hampir 200 juta masyarakat Indonesia telah mendapat suntikan vaksin dalam kurun waktu 15 bulan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:21 Kamera ETLE Awasi Ganjil Genap di Jalan Tol Selama Mudik Lebaran 2022
&amp;ldquo;Alhamdulillah sampai sekarang sudah 392 juta dosis vaksin diberikan ke 198 juta masyarakat Indonesia. Sudah hampir 200 juta dalam waktu 15 bulan. Ini pencapaian yang luar biasa,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memutuskan anak-anak dan remaja yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua dapat melakukan mudik tanpa perlu menunjukkan hasil tes Covid-19, baik PCR maupun Antigen.

Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah memperhatikan dinamika yang terjadi di masyarakat terkait kebijakan vaksin penguat (booster) sebagai salah satu syarat mudik.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangannya di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (18/04/2022), usai Rapat Terbatas mengenai Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

&amp;ldquo;Kita memang mensyaratkan booster kalau tidak mau dites antigen atau PCR untuk mudik. Tapi booster ini kan hanya diberikan ke di atas 18 tahun ke atas. Jadi memang ada dinamika. Ini kalau anak-anak di bawah 18 tahun gimana? Mau di-booster juga belum boleh. Jadi akhirnya diputuskan oleh Bapak Presiden anak-anak, remaja, kalau mau mudik belum di-booster enggak apa-apa, enggak usah dites antigen,&amp;rdquo; kata Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan resmi, Selasa (19/4/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:9.000 Lebih Personel Polda Metro Siap Amankan Mudik Lebaran 2022
Dengan keputusan ini, pemerintah berharap anak-anak dapat menikmati mudik bersama keluarga. Menkes juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak baik TNI, Polri, BIN, dan pemerintah daerah yang turut bekerja keras menyukseskan program vaksinasi nasional.


&amp;ldquo;Jadi bisa mendampingi orang tuanya untuk mudik tanpa perlu tes PCR atau antigen, asal vaksinasinya sudah dua kali. Jadi, ini hadiah dari beliau kepada anak-anak kita yang keluarganya mau menikmati mudik ini dengan lebih baik lagi,&amp;rdquo; ujarnya.

Menurut Budi, hampir 200 juta masyarakat Indonesia telah mendapat suntikan vaksin dalam kurun waktu 15 bulan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:21 Kamera ETLE Awasi Ganjil Genap di Jalan Tol Selama Mudik Lebaran 2022
&amp;ldquo;Alhamdulillah sampai sekarang sudah 392 juta dosis vaksin diberikan ke 198 juta masyarakat Indonesia. Sudah hampir 200 juta dalam waktu 15 bulan. Ini pencapaian yang luar biasa,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
