<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penerimaan Pajak Melesat Capai Rp322 Triliun di Kuartal I-2022, Sri Mulyani Happy</title><description>Penerimaan pajak triwulan I-2022 mencapai Rp322,46 triliun. Angka ini tumbuh 41,36%, atau sebesar 25,49% dari target APBN</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/20/320/2581980/penerimaan-pajak-melesat-capai-rp322-triliun-di-kuartal-i-2022-sri-mulyani-happy</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/20/320/2581980/penerimaan-pajak-melesat-capai-rp322-triliun-di-kuartal-i-2022-sri-mulyani-happy"/><item><title>Penerimaan Pajak Melesat Capai Rp322 Triliun di Kuartal I-2022, Sri Mulyani Happy</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/20/320/2581980/penerimaan-pajak-melesat-capai-rp322-triliun-di-kuartal-i-2022-sri-mulyani-happy</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/20/320/2581980/penerimaan-pajak-melesat-capai-rp322-triliun-di-kuartal-i-2022-sri-mulyani-happy</guid><pubDate>Rabu 20 April 2022 10:40 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/20/320/2581980/penerimaan-pajak-melesat-capai-rp322-triliun-di-kuartal-i-2022-sri-mulyani-happy-yf4yOr8E6I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani.(Foto: Okezone.com/KBUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/20/320/2581980/penerimaan-pajak-melesat-capai-rp322-triliun-di-kuartal-i-2022-sri-mulyani-happy-yf4yOr8E6I.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani.(Foto: Okezone.com/KBUMN)</title></images><description>JAKARTA - Penerimaan pajak triwulan I-2022 mencapai Rp322,46 triliun. Angka ini tumbuh 41,36%, atau sebesar 25,49% dari target APBN.
PPh non-migas tercatat sebesar Rp172,09 triliun, atau 27,16% dari target. PPN dan PPnBM tercapai Rp130,15 triliun, atau 23,48% dari target. PBB dan pajak lainnya tercapai Rp2,29 triliin atau 7,69% dari target. Sementara PPh migas tercapai Rp17,94 triliun atau 37,91% dari target.
Baca Juga:&amp;nbsp;Simak! Ini 14 Aturan Pajak Baru di RI
&quot;Kinerja penerimaan pajak periode triwulan I-2022 ditopang oleh pemulihan ekonomi yang terlihat dari baiknya PMI yang masih ekspansif, harga komoditas, dan ekspor impor,&quot; ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dalam konferensi pers APBN KITA di Jakarta, Rabu (20/4/2022).
Dia mengatakan, fluktuasi penerimaan bulanan sepanjang Januari Maret 2022 dipengaruhi basis penerimaan 2021 yang juga fluktuatif.
Baca Juga:&amp;nbsp;Harga Minyak Goreng Mahal dan Tarif PPN Naik Bikin Keuntungan UMKM Tergerus 30%
&quot;Pertumbuhan penerimaan masyarakat meningkat selain karena low based effect dari Maret 2021, juga dikarenakan pergeseran sebagian penerimaan Februari ke Maret akibat 3 hari terakhir Februari jatuh pada hari libur, peningkatan ekspor, serta PPS,&quot; ungkap Sri.Tanpa pergeseran ini, sebut dia, penerimaan Februari diperkirakan tumbuh 22,3% dan Maret tumbuh 45,4%. Sri juga memprediksi bahwa normalisasi akan terjadi pada bulan-bulan berikutnya.
&quot;Karena basis penerimaan tahun 2021 terus meningkat hingga ke akhir tahun mendekati level pra-pandemi. Growth 2021 sejak April selalu positif, growth Mei-Agustus dari 20%, dan growth September-Desember lebih dari 30%,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Penerimaan pajak triwulan I-2022 mencapai Rp322,46 triliun. Angka ini tumbuh 41,36%, atau sebesar 25,49% dari target APBN.
PPh non-migas tercatat sebesar Rp172,09 triliun, atau 27,16% dari target. PPN dan PPnBM tercapai Rp130,15 triliun, atau 23,48% dari target. PBB dan pajak lainnya tercapai Rp2,29 triliin atau 7,69% dari target. Sementara PPh migas tercapai Rp17,94 triliun atau 37,91% dari target.
Baca Juga:&amp;nbsp;Simak! Ini 14 Aturan Pajak Baru di RI
&quot;Kinerja penerimaan pajak periode triwulan I-2022 ditopang oleh pemulihan ekonomi yang terlihat dari baiknya PMI yang masih ekspansif, harga komoditas, dan ekspor impor,&quot; ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dalam konferensi pers APBN KITA di Jakarta, Rabu (20/4/2022).
Dia mengatakan, fluktuasi penerimaan bulanan sepanjang Januari Maret 2022 dipengaruhi basis penerimaan 2021 yang juga fluktuatif.
Baca Juga:&amp;nbsp;Harga Minyak Goreng Mahal dan Tarif PPN Naik Bikin Keuntungan UMKM Tergerus 30%
&quot;Pertumbuhan penerimaan masyarakat meningkat selain karena low based effect dari Maret 2021, juga dikarenakan pergeseran sebagian penerimaan Februari ke Maret akibat 3 hari terakhir Februari jatuh pada hari libur, peningkatan ekspor, serta PPS,&quot; ungkap Sri.Tanpa pergeseran ini, sebut dia, penerimaan Februari diperkirakan tumbuh 22,3% dan Maret tumbuh 45,4%. Sri juga memprediksi bahwa normalisasi akan terjadi pada bulan-bulan berikutnya.
&quot;Karena basis penerimaan tahun 2021 terus meningkat hingga ke akhir tahun mendekati level pra-pandemi. Growth 2021 sejak April selalu positif, growth Mei-Agustus dari 20%, dan growth September-Desember lebih dari 30%,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
