<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gubernur BI: Indonesia Beruntung Miliki Prospek Ekonomi yang Kuat</title><description>Indonesia beruntung memiliki prospek ekonomi yang kuat di tengah konflik Rusia dan Ukraina yang masih berlanjut saat ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/22/320/2583677/gubernur-bi-indonesia-beruntung-miliki-prospek-ekonomi-yang-kuat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/22/320/2583677/gubernur-bi-indonesia-beruntung-miliki-prospek-ekonomi-yang-kuat"/><item><title>Gubernur BI: Indonesia Beruntung Miliki Prospek Ekonomi yang Kuat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/22/320/2583677/gubernur-bi-indonesia-beruntung-miliki-prospek-ekonomi-yang-kuat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/22/320/2583677/gubernur-bi-indonesia-beruntung-miliki-prospek-ekonomi-yang-kuat</guid><pubDate>Jum'at 22 April 2022 17:27 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/22/320/2583677/gubernur-bi-indonesia-beruntung-miliki-prospek-ekonomi-yang-kuat-nc1eMhysax.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Pemulihan ekonomi tahun ini berlanjut (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/22/320/2583677/gubernur-bi-indonesia-beruntung-miliki-prospek-ekonomi-yang-kuat-nc1eMhysax.jpeg</image><title>Pemulihan ekonomi tahun ini berlanjut (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indonesia beruntung memiliki prospek ekonomi yang kuat di tengah konflik Rusia dan Ukraina yang masih berlanjut saat ini. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebutkan pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut.
&quot;Tahun ini, pemulihan ekonomi kita berlanjut, harga masih terus stabil, stabilitas nilai tukar rupiah berlanjut, dan stabilitas sistem keuangan,&quot; ungkap Perry dalam Side Event G20 High Level Discussion, Jumat (22/4/2022).
BACA JUGA:Sri Mulyani Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,5%-5,2% pada Kuartal I-2022

Selain itu, reformasi juga terus digencarkan di Indonesia untuk prospek ekonomi jangkah menengah. Dia berpendapat dampak langsung dari konflik Rusia dan Ukraina kepada Indonesia memang terbatas, namun dampak tidak langsungnya tetap ada melalui kegiatan ekspor.
Perang kedua negara telah menurunkan pertumbuhan ekonomi global, yang menyebabkan kontribusi ekspor riil Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) akan semakin rendah.
BACA JUGA:Bank Dunia: Ekonomi Indonesia Sudah Lewati Masa Krisis

&quot;Itu sebabnya kami merevisi perkiraan pertumbuhan Indonesia dari 4,7% sampai 5,5% menjadi 4,5% sampai 5,3%,&quot; jelasnya.
Sementara dampak terhadap harga komoditas, khususnya energi dan pangan, kata Perry, akan bergantung dengan kebijakan fiskal pemerintah.Namun, ia meyakini pemerintah tidak akan membebankan seluruh kenaikan harga komoditas yang tinggi tersebut kepada konsumen.
Beberapa harga bahan bakar minyak (BBM) seperti premium dan minyak  solar, misalnya masih akan disubsidi, begitu pula dengan listrik dan  harga komoditas lainnya yang tinggi lantaran telah meningkatkan  penerimaan negara dari kenaikan harga komoditas.
Di sisi moneter, ia menegaskan akan selalu siap untuk memastikan  stabilitas nilai tukar rupiah, inflasi, dan memastikan pertumbuhan  ekonomi akan terus berlanjut.
&quot;Nilai tukar rupiah terus berlanjut sesuai mekanisme pasar dan  syukurlah defisit transaksi berjalan kita sangat kecil, sehingga  mendukung rupiah sementara kami bisa mengarahkan kebijakan untuk  mengatasi inflasi domestik dan perkiraan pertumbuhan dengan normalisasi  likuiditas,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia beruntung memiliki prospek ekonomi yang kuat di tengah konflik Rusia dan Ukraina yang masih berlanjut saat ini. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebutkan pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut.
&quot;Tahun ini, pemulihan ekonomi kita berlanjut, harga masih terus stabil, stabilitas nilai tukar rupiah berlanjut, dan stabilitas sistem keuangan,&quot; ungkap Perry dalam Side Event G20 High Level Discussion, Jumat (22/4/2022).
BACA JUGA:Sri Mulyani Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,5%-5,2% pada Kuartal I-2022

Selain itu, reformasi juga terus digencarkan di Indonesia untuk prospek ekonomi jangkah menengah. Dia berpendapat dampak langsung dari konflik Rusia dan Ukraina kepada Indonesia memang terbatas, namun dampak tidak langsungnya tetap ada melalui kegiatan ekspor.
Perang kedua negara telah menurunkan pertumbuhan ekonomi global, yang menyebabkan kontribusi ekspor riil Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) akan semakin rendah.
BACA JUGA:Bank Dunia: Ekonomi Indonesia Sudah Lewati Masa Krisis

&quot;Itu sebabnya kami merevisi perkiraan pertumbuhan Indonesia dari 4,7% sampai 5,5% menjadi 4,5% sampai 5,3%,&quot; jelasnya.
Sementara dampak terhadap harga komoditas, khususnya energi dan pangan, kata Perry, akan bergantung dengan kebijakan fiskal pemerintah.Namun, ia meyakini pemerintah tidak akan membebankan seluruh kenaikan harga komoditas yang tinggi tersebut kepada konsumen.
Beberapa harga bahan bakar minyak (BBM) seperti premium dan minyak  solar, misalnya masih akan disubsidi, begitu pula dengan listrik dan  harga komoditas lainnya yang tinggi lantaran telah meningkatkan  penerimaan negara dari kenaikan harga komoditas.
Di sisi moneter, ia menegaskan akan selalu siap untuk memastikan  stabilitas nilai tukar rupiah, inflasi, dan memastikan pertumbuhan  ekonomi akan terus berlanjut.
&quot;Nilai tukar rupiah terus berlanjut sesuai mekanisme pasar dan  syukurlah defisit transaksi berjalan kita sangat kecil, sehingga  mendukung rupiah sementara kami bisa mengarahkan kebijakan untuk  mengatasi inflasi domestik dan perkiraan pertumbuhan dengan normalisasi  likuiditas,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
