<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kunci Sukses Berdagang ala Nabi Muhammad SAW, Kejujuran soal Produk Jangan Bohongi Konsumen</title><description>Nabi Muhammad SAW mengajarkan untuk berperilaku jujur dalam berdagang.  Diketahui Muhammad sudah ikut berdagang sejak usia 12 tahun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/22/455/2582182/kunci-sukses-berdagang-ala-nabi-muhammad-saw-kejujuran-soal-produk-jangan-bohongi-konsumen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/22/455/2582182/kunci-sukses-berdagang-ala-nabi-muhammad-saw-kejujuran-soal-produk-jangan-bohongi-konsumen"/><item><title>Kunci Sukses Berdagang ala Nabi Muhammad SAW, Kejujuran soal Produk Jangan Bohongi Konsumen</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/22/455/2582182/kunci-sukses-berdagang-ala-nabi-muhammad-saw-kejujuran-soal-produk-jangan-bohongi-konsumen</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/22/455/2582182/kunci-sukses-berdagang-ala-nabi-muhammad-saw-kejujuran-soal-produk-jangan-bohongi-konsumen</guid><pubDate>Jum'at 22 April 2022 03:04 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/20/455/2582182/kunci-sukses-berdagang-ala-nabi-muhammad-saw-kejujuran-soal-produk-jangan-bohongi-konsumen-2zLn2c3H31.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jejak bisnis Nabi Muhammad SAW (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/20/455/2582182/kunci-sukses-berdagang-ala-nabi-muhammad-saw-kejujuran-soal-produk-jangan-bohongi-konsumen-2zLn2c3H31.jpg</image><title>Jejak bisnis Nabi Muhammad SAW (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Nabi Muhammad SAW mengajarkan untuk berperilaku jujur dalam berdagang. Diketahui Muhammad sudah ikut berdagang sejak usia 12 tahun.
Muhammad sangat mengerti tabiat dan watak pasar. Muhammad juga sangat paham dengan kebaikan (al-khair) dan keburukan (al-syar) yang ada di dalam pasar. Sehingga, dalam konteks tertentu beliau mengingatkan kepada sesama pedagang agar waspada dan berhati-hati saat masuk pasar.
BACA JUGA:Perjalanan Bisnis Nabi Muhammad SAW, sang Entrepreneur Muda
Perdagangan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW telah terbukti mahsyur. Tidak hanya di kota Makkah, namun hingga ke Negeri Syiam.
Dalam menjajakan produknya Nabi Muhammad SAW selalu menjelaskan dengan baik kepada semua pembelinya akan kelebihan dan kekurangan produk yang ia jual.
BACA JUGA:Cara Nabi Muhammad SAW Kelola Pasar, Larang Monopoli hingga Praktik Riba
Nabi Muhammad SAW bersabda, &amp;ldquo;Dua orang yang berjual beli, masing-masing mempunyai hak pilih (untuk meneruskan jual beli atau tidak) selama keduanya masih belum berpisah. Jika keduanya berlaku jujur dan berterus terang menjelaskan (keadaan barang yang diperjualbelikan), maka keduanya mendapat berkat dengan jual beli mereka tetapi jika mereka berdusta dan menyembunyikan cacat, hilanglah berkat jual beli mereka&amp;rdquo;. (HR Muslim, dari Hakim bin Hizam Ra).Kejujuran, memegang peranan utama dalam perniagaan Nabi Muhammad SAW.  Kejujuran adalah cara yang paling murah walau dirasakan sangat sulit  dan telah menjadi barang yang sangat langka.
Demikian seperti dikutip dari buku Marketing Muhammad, Strategi Andal  dan Jitu Praktik Bisnis Nabi Muhammad SAW, karya Thorik Gunara dan Utus  Hardiono Sudibyo, terbitan Madani Prima, Rabu (20/4/2022).
Dengan selalu jujur pada konsumen mengenai baik buruknya atau  kekurangan dan kelebihan suatu produk akan membuat konsumen percaya pada  kita. Mereka tidak akan merasa dibohongi dengan ucapan kita.</description><content:encoded>JAKARTA - Nabi Muhammad SAW mengajarkan untuk berperilaku jujur dalam berdagang. Diketahui Muhammad sudah ikut berdagang sejak usia 12 tahun.
Muhammad sangat mengerti tabiat dan watak pasar. Muhammad juga sangat paham dengan kebaikan (al-khair) dan keburukan (al-syar) yang ada di dalam pasar. Sehingga, dalam konteks tertentu beliau mengingatkan kepada sesama pedagang agar waspada dan berhati-hati saat masuk pasar.
BACA JUGA:Perjalanan Bisnis Nabi Muhammad SAW, sang Entrepreneur Muda
Perdagangan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW telah terbukti mahsyur. Tidak hanya di kota Makkah, namun hingga ke Negeri Syiam.
Dalam menjajakan produknya Nabi Muhammad SAW selalu menjelaskan dengan baik kepada semua pembelinya akan kelebihan dan kekurangan produk yang ia jual.
BACA JUGA:Cara Nabi Muhammad SAW Kelola Pasar, Larang Monopoli hingga Praktik Riba
Nabi Muhammad SAW bersabda, &amp;ldquo;Dua orang yang berjual beli, masing-masing mempunyai hak pilih (untuk meneruskan jual beli atau tidak) selama keduanya masih belum berpisah. Jika keduanya berlaku jujur dan berterus terang menjelaskan (keadaan barang yang diperjualbelikan), maka keduanya mendapat berkat dengan jual beli mereka tetapi jika mereka berdusta dan menyembunyikan cacat, hilanglah berkat jual beli mereka&amp;rdquo;. (HR Muslim, dari Hakim bin Hizam Ra).Kejujuran, memegang peranan utama dalam perniagaan Nabi Muhammad SAW.  Kejujuran adalah cara yang paling murah walau dirasakan sangat sulit  dan telah menjadi barang yang sangat langka.
Demikian seperti dikutip dari buku Marketing Muhammad, Strategi Andal  dan Jitu Praktik Bisnis Nabi Muhammad SAW, karya Thorik Gunara dan Utus  Hardiono Sudibyo, terbitan Madani Prima, Rabu (20/4/2022).
Dengan selalu jujur pada konsumen mengenai baik buruknya atau  kekurangan dan kelebihan suatu produk akan membuat konsumen percaya pada  kita. Mereka tidak akan merasa dibohongi dengan ucapan kita.</content:encoded></item></channel></rss>
