<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Blue Bird, Emiten Miliarder Purnomo Prawiro Kantongi Pendapatan Rp673,9 Miliar</title><description>PT Blue Bird Tbk (BIRD) membukukan pendapatan senilai Rp673,98 miliar di kuartal pertama 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/27/278/2585978/blue-bird-emiten-miliarder-purnomo-prawiro-kantongi-pendapatan-rp673-9-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/27/278/2585978/blue-bird-emiten-miliarder-purnomo-prawiro-kantongi-pendapatan-rp673-9-miliar"/><item><title>Blue Bird, Emiten Miliarder Purnomo Prawiro Kantongi Pendapatan Rp673,9 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/27/278/2585978/blue-bird-emiten-miliarder-purnomo-prawiro-kantongi-pendapatan-rp673-9-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/27/278/2585978/blue-bird-emiten-miliarder-purnomo-prawiro-kantongi-pendapatan-rp673-9-miliar</guid><pubDate>Rabu 27 April 2022 12:18 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/27/278/2585978/blue-bird-emiten-miliarder-purnomo-prawiro-kantongi-pendapatan-rp673-9-miliar-JkmTEzRduq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pendapatan Blue Bird mengalami kenaikan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/27/278/2585978/blue-bird-emiten-miliarder-purnomo-prawiro-kantongi-pendapatan-rp673-9-miliar-JkmTEzRduq.jpg</image><title>Pendapatan Blue Bird mengalami kenaikan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Blue Bird Tbk (BIRD) membukukan pendapatan senilai Rp673,98 miliar di kuartal pertama 2022. Pendapatan BIRD meningkat 40,41% dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun lalu sebanyak Rp480 miliar.
Selain itu, perseroan juga mencatatkan beban langsung sebesar Rp500,75 miliar dalam tiga bulan pertama tahun ini, lebih besar dari tahun lalu yang Rp396,76 miliar. Alhasil, laba bruto BIRD pada kuartal I-2022 adalah Rp173,22 miliar, meningkat 107,9% ketimbang periode sama tahun 2021 sebesar Rp83,29 miliar.
BACA JUGA:Pesan Menhub ke Blue Bird soal Emisi Karbon

Tercatat, untuk laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp47,14 miliar. Capaian itu berbanding terbalik dari periode yang sama tahun lalu yang masih membukukan rugi Rp28,25 miliar. Sebagaimana diketahui, BIRD juga telah berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp8,7 miliar pada tahun penuh 2021. Angka ini meningkat signifikan sebesar 105,3% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.
BACA JUGA:Blue Bird Mau Kurangi 50% Emisi Karbon di 2030, Caranya?

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Sigit Djokosoetono pernah mengatakan, pihaknya senantiasa berusaha beradaptasi dengan cara-cara baru di bisnis transportasi. Pencapaian tahun lalu merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan profesionalisme semua insan yang tergabung dalam keluarga besar Bluebird.Lebih lanjut, Sigit mengatakan, pihaknya juga telah mempelajari  pentingnya menemukan cara baru yang lebih efisien dan produktif dalam  memberikan layanan berkelanjutan dan hemat biaya.&amp;ldquo;Dengan langkah  transformasi yang telah kami laksanakan, berbagai pencapaian positif  yang kami capai saat ini serta kinerja keuangan yang lebih solid,  Bluebird kini memiliki fundamental yang jauh lebih baik dalam menghadapi  tantangan dan dalam mengembangkan kegiatan bisnisnya ke depan,&quot; ujar  dia
Sebagai informasi, tahun ini perseroan menganggarkan belanja modal  alias capital expenditure (capex) sekitar Rp1,2 triliun. Sumber  pendanaannya berasal dari kas internal maupun pinjaman perbankan.  Direktur BIRD, Eko Yuliantoro mengungkapkan, BIRD mayoritas capex BIRD  tahun ini bakal dialokasikan untuk membeli sekitar 5.000 unit armada  baru. &amp;ldquo;Kami akan meremajakan kendaraan  taksi dan juga  kendaraan-kendaraan non taksi,&amp;rdquo; ujar Eko.
Eko bilang, sebelumnya BIRD sempat melakukan penjualan terhadap  unit-unit  armada perusahaan yang sudah berumur pada 2020-2021 ini.  Lewat ekspansi penambahan armada ini, BIRD berharap bisa meningkatkan  efisiensi operasional perusahaan. Ekspansi ini juga dilakukan dalam  rangka menyambut potensi pemulihan pasar di tahun 2022. Optimisme BIRD  didasari sejumlah faktor, salah satu di antaranya yakni tren pemulihan  permintaan yang sudah dijumpai perusahaan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Blue Bird Tbk (BIRD) membukukan pendapatan senilai Rp673,98 miliar di kuartal pertama 2022. Pendapatan BIRD meningkat 40,41% dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun lalu sebanyak Rp480 miliar.
Selain itu, perseroan juga mencatatkan beban langsung sebesar Rp500,75 miliar dalam tiga bulan pertama tahun ini, lebih besar dari tahun lalu yang Rp396,76 miliar. Alhasil, laba bruto BIRD pada kuartal I-2022 adalah Rp173,22 miliar, meningkat 107,9% ketimbang periode sama tahun 2021 sebesar Rp83,29 miliar.
BACA JUGA:Pesan Menhub ke Blue Bird soal Emisi Karbon

Tercatat, untuk laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp47,14 miliar. Capaian itu berbanding terbalik dari periode yang sama tahun lalu yang masih membukukan rugi Rp28,25 miliar. Sebagaimana diketahui, BIRD juga telah berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp8,7 miliar pada tahun penuh 2021. Angka ini meningkat signifikan sebesar 105,3% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.
BACA JUGA:Blue Bird Mau Kurangi 50% Emisi Karbon di 2030, Caranya?

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Sigit Djokosoetono pernah mengatakan, pihaknya senantiasa berusaha beradaptasi dengan cara-cara baru di bisnis transportasi. Pencapaian tahun lalu merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan profesionalisme semua insan yang tergabung dalam keluarga besar Bluebird.Lebih lanjut, Sigit mengatakan, pihaknya juga telah mempelajari  pentingnya menemukan cara baru yang lebih efisien dan produktif dalam  memberikan layanan berkelanjutan dan hemat biaya.&amp;ldquo;Dengan langkah  transformasi yang telah kami laksanakan, berbagai pencapaian positif  yang kami capai saat ini serta kinerja keuangan yang lebih solid,  Bluebird kini memiliki fundamental yang jauh lebih baik dalam menghadapi  tantangan dan dalam mengembangkan kegiatan bisnisnya ke depan,&quot; ujar  dia
Sebagai informasi, tahun ini perseroan menganggarkan belanja modal  alias capital expenditure (capex) sekitar Rp1,2 triliun. Sumber  pendanaannya berasal dari kas internal maupun pinjaman perbankan.  Direktur BIRD, Eko Yuliantoro mengungkapkan, BIRD mayoritas capex BIRD  tahun ini bakal dialokasikan untuk membeli sekitar 5.000 unit armada  baru. &amp;ldquo;Kami akan meremajakan kendaraan  taksi dan juga  kendaraan-kendaraan non taksi,&amp;rdquo; ujar Eko.
Eko bilang, sebelumnya BIRD sempat melakukan penjualan terhadap  unit-unit  armada perusahaan yang sudah berumur pada 2020-2021 ini.  Lewat ekspansi penambahan armada ini, BIRD berharap bisa meningkatkan  efisiensi operasional perusahaan. Ekspansi ini juga dilakukan dalam  rangka menyambut potensi pemulihan pasar di tahun 2022. Optimisme BIRD  didasari sejumlah faktor, salah satu di antaranya yakni tren pemulihan  permintaan yang sudah dijumpai perusahaan.</content:encoded></item></channel></rss>
