<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bukan China, Ini Raja Investor yang Banyak Tanam Duit di RI</title><description>Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa, total investasi sepanjang kuartal I 2022 mencapai Rp282,4 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/27/320/2586111/bukan-china-ini-raja-investor-yang-banyak-tanam-duit-di-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/27/320/2586111/bukan-china-ini-raja-investor-yang-banyak-tanam-duit-di-ri"/><item><title>Bukan China, Ini Raja Investor yang Banyak Tanam Duit di RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/27/320/2586111/bukan-china-ini-raja-investor-yang-banyak-tanam-duit-di-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/27/320/2586111/bukan-china-ini-raja-investor-yang-banyak-tanam-duit-di-ri</guid><pubDate>Rabu 27 April 2022 14:59 WIB</pubDate><dc:creator>Athika Rahma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/27/320/2586111/bukan-china-ini-raja-investor-yang-banyak-tanam-duit-di-ri-17qcNoHHaR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Investasi Bahlil (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/27/320/2586111/bukan-china-ini-raja-investor-yang-banyak-tanam-duit-di-ri-17qcNoHHaR.jpg</image><title>Menteri Investasi Bahlil (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa, total investasi sepanjang kuartal I 2022 mencapai Rp282,4 triliun. Dari angka tersebut, investasi asing yang masuk mencapai Rp147,2 triliun.
&quot;Ini untuk global, luar negeri, sudah mulai nyaman dan sudah mulai yakin terhadap stabilitas regulasi, kebijakan negara dalam mendorong investasi masuk ke Indonesia,&quot; ujar Bahlil dalam konferensi pers, Rabu (27/4/2022).
Secara rinci, terdapat 5 besar negara penyumbang investasi terbesar di Indonesia. Pertama, Singapura, yang mencapai USD 3,6 miliar.
BACA JUGA:Ekspor Bahan Baku Minyak Goreng Dilarang, Bahlil: Pengusaha Harus Tahu Diri

&quot;Tapi kita jangan terkecoh, karena saya jujur saja nggak yakin ini uang orang Singapura semua, karena Singapura sebagai hub saja. Ini sebagian uangnya orang Indonesia karena mereka bangun perusahaan di sana,&quot; jelas Bahlil.
Kemudian di posisi kedua ialah Hong Kong dengan nilai investasi USD 1,5 miliar. Posisi ketiga ialah China dengan nilai USD 1,4 miliar, keempat Jepang USD 0,8 miliar dan kelima Amerika Serikat USD 0,6 miliar.
BACA JUGA:Kabar Softbank Mundur dari Investasi IKN, Bahlil: Kita Masih Negosiasi

&quot;Kuartal I tahun lalu, Jepang dan Amerika Serikat nggak masuk 5 besar, tapi sekarag masuk. Dan ini stabil, ini udah merata. Lalu Tiongkok turun (peringkat), Hong Kong naik,&quot; ungkapnya.Daftar negara tersebut, lanjut Bahlil, menunjukkan bahwa Indonesia menerima investor dari seluruh kalangan, bukan hanya dari negara tertentu saja.
&quot;Jadi jangan sampai ada informasi yang menyesatkan, bahwa seolah-olah investasi negara kita hanya dikuasai negara tertentu,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa, total investasi sepanjang kuartal I 2022 mencapai Rp282,4 triliun. Dari angka tersebut, investasi asing yang masuk mencapai Rp147,2 triliun.
&quot;Ini untuk global, luar negeri, sudah mulai nyaman dan sudah mulai yakin terhadap stabilitas regulasi, kebijakan negara dalam mendorong investasi masuk ke Indonesia,&quot; ujar Bahlil dalam konferensi pers, Rabu (27/4/2022).
Secara rinci, terdapat 5 besar negara penyumbang investasi terbesar di Indonesia. Pertama, Singapura, yang mencapai USD 3,6 miliar.
BACA JUGA:Ekspor Bahan Baku Minyak Goreng Dilarang, Bahlil: Pengusaha Harus Tahu Diri

&quot;Tapi kita jangan terkecoh, karena saya jujur saja nggak yakin ini uang orang Singapura semua, karena Singapura sebagai hub saja. Ini sebagian uangnya orang Indonesia karena mereka bangun perusahaan di sana,&quot; jelas Bahlil.
Kemudian di posisi kedua ialah Hong Kong dengan nilai investasi USD 1,5 miliar. Posisi ketiga ialah China dengan nilai USD 1,4 miliar, keempat Jepang USD 0,8 miliar dan kelima Amerika Serikat USD 0,6 miliar.
BACA JUGA:Kabar Softbank Mundur dari Investasi IKN, Bahlil: Kita Masih Negosiasi

&quot;Kuartal I tahun lalu, Jepang dan Amerika Serikat nggak masuk 5 besar, tapi sekarag masuk. Dan ini stabil, ini udah merata. Lalu Tiongkok turun (peringkat), Hong Kong naik,&quot; ungkapnya.Daftar negara tersebut, lanjut Bahlil, menunjukkan bahwa Indonesia menerima investor dari seluruh kalangan, bukan hanya dari negara tertentu saja.
&quot;Jadi jangan sampai ada informasi yang menyesatkan, bahwa seolah-olah investasi negara kita hanya dikuasai negara tertentu,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
