<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Larangan Ekspor CPO Indonesia, Pasokan Minyak Sawit Dunia Terganggu?</title><description>Indonesia melarang ekspor CPO dan turunannya hingga minyak goreng.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/29/320/2586761/larangan-ekspor-cpo-indonesia-pasokan-minyak-sawit-dunia-terganggu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/29/320/2586761/larangan-ekspor-cpo-indonesia-pasokan-minyak-sawit-dunia-terganggu"/><item><title>Larangan Ekspor CPO Indonesia, Pasokan Minyak Sawit Dunia Terganggu?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/29/320/2586761/larangan-ekspor-cpo-indonesia-pasokan-minyak-sawit-dunia-terganggu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/29/320/2586761/larangan-ekspor-cpo-indonesia-pasokan-minyak-sawit-dunia-terganggu</guid><pubDate>Jum'at 29 April 2022 03:24 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/28/320/2586761/larangan-ekspor-cpo-indonesia-pasokan-minyak-sawit-dunia-terganggu-ruDripaKjT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemerintah larang ekspor bahan baku minyak goreng (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/28/320/2586761/larangan-ekspor-cpo-indonesia-pasokan-minyak-sawit-dunia-terganggu-ruDripaKjT.jpg</image><title>Pemerintah larang ekspor bahan baku minyak goreng (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>JAKARTA - Indonesia melarang ekspor CPO dan turunannya hingga minyak goreng. Kebijakan ini akan mengangkat harga semua minyak nabati utama, termasuk minyak sawit, minyak kedelai, minyak bunga matahari dan minyak canola.
Pengamat Industri memprediksi hal tersebut akan memberikan tekanan ekstra pada konsumen yang sensitif terhadap biaya di Asia dan Afrika yang terkena dampak harga bahan bakar dan makanan yang lebih tinggi.
BACA JUGA:Ekspor CPO Dilarang, Negara Bakal Kehilangan Devisa Rp43 Triliun

&quot;Keputusan Indonesia tidak hanya memengaruhi ketersediaan minyak sawit, tetapi juga minyak nabati di seluruh dunia,&quot; Ketua Konsultan Komoditas LMC International, James Fry, dikutip dari VOA Indonesia.
Eksportir tidak memiliki pilihan selain membayar mahal untuk mendapatkan pasokan komoditas tersebut. Padahal pasokan minyak sawit di dunia berkurang akibat cuaca buruk dan invasi Rusia ke Ukraina. Dua negara tersebut merupakan importer minyak matahari.Minyak kelapa sawit yang digunakan dalam banyak hal, mulai dari kue  dan lemak penggorengan hingga kosmetik dan produk pembersih - menyumbang  hampir 60% dari pengiriman minyak nabati global. Indonesia menyumbang  sekitar sepertiga dari semua ekspor minyak nabati.
Pemerintah mengumumkan larangan ekspor komoditas tersebut pada 22  April dan langkah itu akan berlaku hingga pemberitahuan lebih lanjut,  sebagai langkah untuk mengatasi kenaikan harga minyak goreng domestik.
&quot;Ini terjadi ketika tonase ekspor semua minyak utama lainnya berada  di bawah tekanan: minyak kedelai karena kekeringan di Amerika Selatan;  minyak kanola karena gagal panen di Kanada; dan minyak bunga matahari  karena perang Rusia di Ukraina,&quot; kata Fry.
Baca Selengkapnya: Indonesia Larang Ekspor CPO, Dunia Teriak! 'Kiamat' Minyak Goreng di Depan Mata?
</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia melarang ekspor CPO dan turunannya hingga minyak goreng. Kebijakan ini akan mengangkat harga semua minyak nabati utama, termasuk minyak sawit, minyak kedelai, minyak bunga matahari dan minyak canola.
Pengamat Industri memprediksi hal tersebut akan memberikan tekanan ekstra pada konsumen yang sensitif terhadap biaya di Asia dan Afrika yang terkena dampak harga bahan bakar dan makanan yang lebih tinggi.
BACA JUGA:Ekspor CPO Dilarang, Negara Bakal Kehilangan Devisa Rp43 Triliun

&quot;Keputusan Indonesia tidak hanya memengaruhi ketersediaan minyak sawit, tetapi juga minyak nabati di seluruh dunia,&quot; Ketua Konsultan Komoditas LMC International, James Fry, dikutip dari VOA Indonesia.
Eksportir tidak memiliki pilihan selain membayar mahal untuk mendapatkan pasokan komoditas tersebut. Padahal pasokan minyak sawit di dunia berkurang akibat cuaca buruk dan invasi Rusia ke Ukraina. Dua negara tersebut merupakan importer minyak matahari.Minyak kelapa sawit yang digunakan dalam banyak hal, mulai dari kue  dan lemak penggorengan hingga kosmetik dan produk pembersih - menyumbang  hampir 60% dari pengiriman minyak nabati global. Indonesia menyumbang  sekitar sepertiga dari semua ekspor minyak nabati.
Pemerintah mengumumkan larangan ekspor komoditas tersebut pada 22  April dan langkah itu akan berlaku hingga pemberitahuan lebih lanjut,  sebagai langkah untuk mengatasi kenaikan harga minyak goreng domestik.
&quot;Ini terjadi ketika tonase ekspor semua minyak utama lainnya berada  di bawah tekanan: minyak kedelai karena kekeringan di Amerika Selatan;  minyak kanola karena gagal panen di Kanada; dan minyak bunga matahari  karena perang Rusia di Ukraina,&quot; kata Fry.
Baca Selengkapnya: Indonesia Larang Ekspor CPO, Dunia Teriak! 'Kiamat' Minyak Goreng di Depan Mata?
</content:encoded></item></channel></rss>
