<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhub Klaim Rekayasa Lalu Lintas Berhasil Tekan Kepadatan di Sejumlah Jalan Tol</title><description>Budi Karya Sumadi menyatakan penerapan rekayas lalu lintas yang diterapkan di jalan tol dari Jakarta kearah timur.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/29/320/2587242/menhub-klaim-rekayasa-lalu-lintas-berhasil-tekan-kepadatan-di-sejumlah-jalan-tol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/29/320/2587242/menhub-klaim-rekayasa-lalu-lintas-berhasil-tekan-kepadatan-di-sejumlah-jalan-tol"/><item><title>Menhub Klaim Rekayasa Lalu Lintas Berhasil Tekan Kepadatan di Sejumlah Jalan Tol</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/29/320/2587242/menhub-klaim-rekayasa-lalu-lintas-berhasil-tekan-kepadatan-di-sejumlah-jalan-tol</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/29/320/2587242/menhub-klaim-rekayasa-lalu-lintas-berhasil-tekan-kepadatan-di-sejumlah-jalan-tol</guid><pubDate>Jum'at 29 April 2022 13:49 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/29/320/2587242/menhub-klaim-rekayasa-lalu-lintas-berhasil-tekan-kepadatan-di-sejumlah-jalan-tol-B9Med4WehH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menhub Budi Karya Sumadi (Foto: Kemenhub)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/29/320/2587242/menhub-klaim-rekayasa-lalu-lintas-berhasil-tekan-kepadatan-di-sejumlah-jalan-tol-B9Med4WehH.jpg</image><title>Menhub Budi Karya Sumadi (Foto: Kemenhub)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Perhubungqn (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan penerapan rekayas lalu lintas yang diterapkan di jalan tol dari Jakarta kearah timur mulai dari Kamis (28/4/2022) sore kemarin sampai tadi pagi Jumat (29/4/2022)  mampu menekan kepadatan di jalan tol.
Menurutnya mulai dari kilometer (Km) 47 sampai dengan Km 414 Gerbang Tol Kalikangkung (Semarang), pergerakan kendaraan dapat mengalir cukup lancar.
BACA JUGA:Simak Ya, 5 Tips Aman Listrik Sebelum Mudik Lebaran 2022

&amp;ldquo;Di satu sisi kita bersyukur bahwa rekayasa one way dan ganjil genap berlangsung dengan baik, tapi kita harus tetap memitigasi jika terjadi lonjakan yang lebih besar nanti,&amp;rdquo; jelas Menhub Budi Karya Sumadi saat meninjau arus mudik di  Semarang, Jawa Tengah.
Untuk menghindari terjadinya kepadatan dan perlambatan di jalan tol, Menhub menyampaikan imbauan kepada masyarakat pengguna jalan tol agar tidak berhenti di bahu jalan.
&amp;ldquo;Selain mempersempit jalan, juga bahaya sekali karena bisa tertabrak. Lebih baik keluar dari tol, untuk beristirahat di kota sekitar agar tetap aman,&amp;rdquo; ujarnya.
BACA JUGA:Pantas Macet H-4 Lebaran, Jalan Tol Kian Dipadati Kendaraan! Ini Datanya

Menhub mengimbau bagi masyarakat yang berada di rest area jalan tol untuk mengatur waktunya berada di rest area maksimal 30 menit. Hal tersebut agar memberi kesempatan kepada pengemudi lainnya untuk ke rest area agar tidak menumpuk.Dia juga meminta kepada jajaran kepolisian dan pemerintah daerah untuk bersiaga dengan lonjakan pemudik yang mengarah ke Semarang.
&amp;ldquo;Begitu keluar tol dari Kalikangkung, pemudik akan menyebar ke beberapa daerah di Semarang seperti Kerapyak dan daerah lainnya,&amp;rdquo; tuturnya.
Sementara itu, Dirgakum Korlantas Polri Brigjen Pol. Aan Sunanan mengatakan, rekayasa lalu lintas one way dan ganjil genap yang diterapkan mulai kemarin sore sejatinya diberlakukan sampai pukul 24.00 WIB.
&amp;ldquo;Kami juga telah melakukan beberapa upaya dengan melakukan sodetan di KM 48, 53, dan 56 untukmengurangi beban yang ada di sebelah kanan atau jalur A,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Perhubungqn (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan penerapan rekayas lalu lintas yang diterapkan di jalan tol dari Jakarta kearah timur mulai dari Kamis (28/4/2022) sore kemarin sampai tadi pagi Jumat (29/4/2022)  mampu menekan kepadatan di jalan tol.
Menurutnya mulai dari kilometer (Km) 47 sampai dengan Km 414 Gerbang Tol Kalikangkung (Semarang), pergerakan kendaraan dapat mengalir cukup lancar.
BACA JUGA:Simak Ya, 5 Tips Aman Listrik Sebelum Mudik Lebaran 2022

&amp;ldquo;Di satu sisi kita bersyukur bahwa rekayasa one way dan ganjil genap berlangsung dengan baik, tapi kita harus tetap memitigasi jika terjadi lonjakan yang lebih besar nanti,&amp;rdquo; jelas Menhub Budi Karya Sumadi saat meninjau arus mudik di  Semarang, Jawa Tengah.
Untuk menghindari terjadinya kepadatan dan perlambatan di jalan tol, Menhub menyampaikan imbauan kepada masyarakat pengguna jalan tol agar tidak berhenti di bahu jalan.
&amp;ldquo;Selain mempersempit jalan, juga bahaya sekali karena bisa tertabrak. Lebih baik keluar dari tol, untuk beristirahat di kota sekitar agar tetap aman,&amp;rdquo; ujarnya.
BACA JUGA:Pantas Macet H-4 Lebaran, Jalan Tol Kian Dipadati Kendaraan! Ini Datanya

Menhub mengimbau bagi masyarakat yang berada di rest area jalan tol untuk mengatur waktunya berada di rest area maksimal 30 menit. Hal tersebut agar memberi kesempatan kepada pengemudi lainnya untuk ke rest area agar tidak menumpuk.Dia juga meminta kepada jajaran kepolisian dan pemerintah daerah untuk bersiaga dengan lonjakan pemudik yang mengarah ke Semarang.
&amp;ldquo;Begitu keluar tol dari Kalikangkung, pemudik akan menyebar ke beberapa daerah di Semarang seperti Kerapyak dan daerah lainnya,&amp;rdquo; tuturnya.
Sementara itu, Dirgakum Korlantas Polri Brigjen Pol. Aan Sunanan mengatakan, rekayasa lalu lintas one way dan ganjil genap yang diterapkan mulai kemarin sore sejatinya diberlakukan sampai pukul 24.00 WIB.
&amp;ldquo;Kami juga telah melakukan beberapa upaya dengan melakukan sodetan di KM 48, 53, dan 56 untukmengurangi beban yang ada di sebelah kanan atau jalur A,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
