<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Central Proteina Prima (CPRO) Melonjak 479%</title><description>CPRO) mencatat laba bersih sebanyak Rp2,21 triliun sepanjang 2021, meroket 479,93%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/03/278/2588824/laba-central-proteina-prima-cpro-melonjak-479</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/03/278/2588824/laba-central-proteina-prima-cpro-melonjak-479"/><item><title>Laba Central Proteina Prima (CPRO) Melonjak 479%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/03/278/2588824/laba-central-proteina-prima-cpro-melonjak-479</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/03/278/2588824/laba-central-proteina-prima-cpro-melonjak-479</guid><pubDate>Selasa 03 Mei 2022 14:22 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/03/278/2588824/laba-central-proteina-prima-cpro-melonjak-479-WF8BeRSjjX.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Laba CPRO (Foto: Okezone/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/03/278/2588824/laba-central-proteina-prima-cpro-melonjak-479-WF8BeRSjjX.jpeg</image><title>Laba CPRO (Foto: Okezone/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) mencatat laba bersih sebanyak Rp2,21 triliun sepanjang 2021, meroket 479,93% dibandingkan dengan laba pada tahun 2020 senilai Rp381,42 miliar.
Berdasarkan laporan Perseroan di keterbukaan informasi BEI, dikutip Selasa (3/5/2022), laba tersebut berasal dari penjualan bersih senilai Rp8,02 triliun. Realisasi itu naik 5,94% dibandingkan raihan pada tahun sebelumnya sebesar Rp7,57 triliun.
BACA JUGA:Mal Dapat Berkah Lebaran 2022, Saham Emiten Properti Bakal Meroket&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Adapun kenaikan beban pokok penjualan tidak membuat laba usaha CPRO menurun. Tercatat, perusahaan membukukan laba usaha Rp821,78 miliar, meningkat dibandingkan laba usaha pada tahun 2020 senilai Rp618,32 miliar.
Kemudian dari kontributor penjualan, pendapatan utama CPRO masih berasal dari penjualan pakan senilai Rp6,4 triliun. Realisasi tersebut itu naik dibandingkan catatan akhir 2020 yang senilai Rp5,96 triliun.
BACA JUGA:Jeff Bezos Gigit Jari! Amazon Rugi Rp54,3 Triliun, Saham Anjlok

Selanjutnya, segmen produk makanan juga tercatat naik dari Rp1,29 triliun menjadi Rp1,32 triliun pada akhir tahun 2021. Sedangkan, segmen benur dan lain-lain masing-masing menyumbangkan penjualan sebesar Rp276,39 miliar dan Rp19,69 miliar.Sementara itu, jumlah aset CPRO hingga akhir 2021 terpantau naik menjadi Rp6,44 triliun. Adapun, liabilitas perseroan menurun menjadi Rp3,58 triliun dari sebelumnya Rp5,61 triliun.
Sebelumnya, manajemen CPRO menargetkan penjualan mencapai minimal Rp8,5 triliun dengan EBITDA sekitar Rp1 trilliun dan laba bersih sekitar Rp500 miliar pada 2022.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) mencatat laba bersih sebanyak Rp2,21 triliun sepanjang 2021, meroket 479,93% dibandingkan dengan laba pada tahun 2020 senilai Rp381,42 miliar.
Berdasarkan laporan Perseroan di keterbukaan informasi BEI, dikutip Selasa (3/5/2022), laba tersebut berasal dari penjualan bersih senilai Rp8,02 triliun. Realisasi itu naik 5,94% dibandingkan raihan pada tahun sebelumnya sebesar Rp7,57 triliun.
BACA JUGA:Mal Dapat Berkah Lebaran 2022, Saham Emiten Properti Bakal Meroket&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Adapun kenaikan beban pokok penjualan tidak membuat laba usaha CPRO menurun. Tercatat, perusahaan membukukan laba usaha Rp821,78 miliar, meningkat dibandingkan laba usaha pada tahun 2020 senilai Rp618,32 miliar.
Kemudian dari kontributor penjualan, pendapatan utama CPRO masih berasal dari penjualan pakan senilai Rp6,4 triliun. Realisasi tersebut itu naik dibandingkan catatan akhir 2020 yang senilai Rp5,96 triliun.
BACA JUGA:Jeff Bezos Gigit Jari! Amazon Rugi Rp54,3 Triliun, Saham Anjlok

Selanjutnya, segmen produk makanan juga tercatat naik dari Rp1,29 triliun menjadi Rp1,32 triliun pada akhir tahun 2021. Sedangkan, segmen benur dan lain-lain masing-masing menyumbangkan penjualan sebesar Rp276,39 miliar dan Rp19,69 miliar.Sementara itu, jumlah aset CPRO hingga akhir 2021 terpantau naik menjadi Rp6,44 triliun. Adapun, liabilitas perseroan menurun menjadi Rp3,58 triliun dari sebelumnya Rp5,61 triliun.
Sebelumnya, manajemen CPRO menargetkan penjualan mencapai minimal Rp8,5 triliun dengan EBITDA sekitar Rp1 trilliun dan laba bersih sekitar Rp500 miliar pada 2022.</content:encoded></item></channel></rss>
