<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Bahagia Pelaku Wisata Dapat Cuan Jutaan Rupiah saat Lebaran 2022</title><description>Masyarakat sekitar Pantai Gemah Desa Keboireng Tulungagung bisa tersenyum lebar saat Lebaran 2022 tiba.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/04/320/2589258/cerita-bahagia-pelaku-wisata-dapat-cuan-jutaan-rupiah-saat-lebaran-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/04/320/2589258/cerita-bahagia-pelaku-wisata-dapat-cuan-jutaan-rupiah-saat-lebaran-2022"/><item><title>Cerita Bahagia Pelaku Wisata Dapat Cuan Jutaan Rupiah saat Lebaran 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/04/320/2589258/cerita-bahagia-pelaku-wisata-dapat-cuan-jutaan-rupiah-saat-lebaran-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/04/320/2589258/cerita-bahagia-pelaku-wisata-dapat-cuan-jutaan-rupiah-saat-lebaran-2022</guid><pubDate>Rabu 04 Mei 2022 17:23 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/04/320/2589258/cerita-bahagia-pelaku-wisata-kebanjiran-omzet-hingga-70-saat-lebaran-2022-SgBQvezBMB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cerita bahagia pelaku wisata saat Lebaran 2022. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/04/320/2589258/cerita-bahagia-pelaku-wisata-kebanjiran-omzet-hingga-70-saat-lebaran-2022-SgBQvezBMB.jpg</image><title>Cerita bahagia pelaku wisata saat Lebaran 2022. (Foto: Okezone)</title></images><description>TULUNGAGUNG - Masyarakat sekitar Pantai Gemah Desa Keboireng Tulungagung bisa tersenyum lebar saat Lebaran 2022 tiba.
Di tengah aturan diperbolehkannya mudik membuat wisatawan kembali berdatangan sejak dua tahun terakhir sepi.
Tak hanya wisatawan lokal Tulungagung saja, sejumlah wisatawan bahkan berdatangan dari Bandung, Yogyakarta, hingga Jambi Sumatra.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Pelaku Wisata Batam Divaksin Booster Sambut Travel Bubble Indonesia-Singapura
Dampak diizinkannya mudik membuat roda perekonomian masyarakat di sekitar Jalan Lingkar Selatan (JLS) Tulungagung ini menggeliat.
Penyewa mobil ATV di Pantai Gemah bernama Narto menuturkan, omzet penyewaannya melonjak tajam sejak tiga hari terakhir hingga pendapatannya naik drastis.
Dari tiga unit mobil ATV yang dimilikinya itu, dalam sehari bisa menyewakan ke 250 - 300 pengunjung.
Jika dikalkulasikan tiga unit mobil ATV-nya mampu menghasilkan Rp12,5 juta sehari belum terpotong biaya operasional.&quot;Saya punya tiga tarifnya per jam Rp80.000, per setengah jam Rp50.000,&quot; ucap Narto, kepada MNC Portal Indonesia pada Rabu siang (4/5/2022).
Dia mengaku senang karena bisa dapat keuntungan lagi setelah dua tahun kena pandemi Covid-19.
&quot;Ya alhamdulillah sedikit ada peningkatan karena ada pembebasan PPKM itu pengunjung agak lumayan sedikit (naik). Mulai hari raya pertama sudah ada pengunjung di sini,&quot; ungkap warga Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Tulungagung ini.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Pelaku Wisata Aceh Harus Konsisten CHSE agar Wisatawan Aman dan Nyaman
Namun, diakuinya jika dibandingkan pendapatan sebelum adanya Covid-19 sedikit menurun. Tapi, dia benar bersyukur pemerintah mengizinkan mudik yang membuat mata pencahariannya telah kembali.
&quot;Lebih ramai dulu sebelum Covid, setelah ini ada pembebasan agak meningkat sedikit. Dibandingkan tahun kemarin ramai ini, kemarin belum ada pembebasan masalah mudik,&quot; jelasnya.
Hal serupa diutarakan Suraji, pemilik usaha sewa perahu di Pantai Gemah. Di mana sehari saat Lebaran hari ketiga ini setidaknya bisa enam kali perjalanan telah dilayaninya dari Rabu pagi hingga siang hari sekitar pukul 12.00 WIB.
&quot;Omzet naik 70%, hari biasa mungkin lima kali jalan, sekarang ini sampai siang berhenti sebentar saja masih jalan enam putaran,&quot; ucapnya.Dia membanderol satu wisatawan dengan tiket masuk Rp15.000 per sekali jalan dengan rute dekat, sedangkan Rp20.000 untuk rute perjalanan agak jauh.
Untuk satu kapalnya bisa dinaiki maksimal 6 sampai 8 orang, dia pun berhasil meraup setidaknya Rp720.000 sehari.
Ada juga, penyewa perahu di Pantai Gemah lainnya Wahiran yang menyebut omzet perahu sewaannya naik di libur Lebaran ini.
&quot;Alhamdulillah naik 70%, naik drastis dibandingkan saat masa Covid-19. Ramai ini sejak Selasa kemarin, saat pandemi kan gak bisa beroperasi. Ini sudah hampir normal, sedikit penurunan dibandingkan sebelum pandemi,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>TULUNGAGUNG - Masyarakat sekitar Pantai Gemah Desa Keboireng Tulungagung bisa tersenyum lebar saat Lebaran 2022 tiba.
Di tengah aturan diperbolehkannya mudik membuat wisatawan kembali berdatangan sejak dua tahun terakhir sepi.
Tak hanya wisatawan lokal Tulungagung saja, sejumlah wisatawan bahkan berdatangan dari Bandung, Yogyakarta, hingga Jambi Sumatra.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Pelaku Wisata Batam Divaksin Booster Sambut Travel Bubble Indonesia-Singapura
Dampak diizinkannya mudik membuat roda perekonomian masyarakat di sekitar Jalan Lingkar Selatan (JLS) Tulungagung ini menggeliat.
Penyewa mobil ATV di Pantai Gemah bernama Narto menuturkan, omzet penyewaannya melonjak tajam sejak tiga hari terakhir hingga pendapatannya naik drastis.
Dari tiga unit mobil ATV yang dimilikinya itu, dalam sehari bisa menyewakan ke 250 - 300 pengunjung.
Jika dikalkulasikan tiga unit mobil ATV-nya mampu menghasilkan Rp12,5 juta sehari belum terpotong biaya operasional.&quot;Saya punya tiga tarifnya per jam Rp80.000, per setengah jam Rp50.000,&quot; ucap Narto, kepada MNC Portal Indonesia pada Rabu siang (4/5/2022).
Dia mengaku senang karena bisa dapat keuntungan lagi setelah dua tahun kena pandemi Covid-19.
&quot;Ya alhamdulillah sedikit ada peningkatan karena ada pembebasan PPKM itu pengunjung agak lumayan sedikit (naik). Mulai hari raya pertama sudah ada pengunjung di sini,&quot; ungkap warga Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Tulungagung ini.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Pelaku Wisata Aceh Harus Konsisten CHSE agar Wisatawan Aman dan Nyaman
Namun, diakuinya jika dibandingkan pendapatan sebelum adanya Covid-19 sedikit menurun. Tapi, dia benar bersyukur pemerintah mengizinkan mudik yang membuat mata pencahariannya telah kembali.
&quot;Lebih ramai dulu sebelum Covid, setelah ini ada pembebasan agak meningkat sedikit. Dibandingkan tahun kemarin ramai ini, kemarin belum ada pembebasan masalah mudik,&quot; jelasnya.
Hal serupa diutarakan Suraji, pemilik usaha sewa perahu di Pantai Gemah. Di mana sehari saat Lebaran hari ketiga ini setidaknya bisa enam kali perjalanan telah dilayaninya dari Rabu pagi hingga siang hari sekitar pukul 12.00 WIB.
&quot;Omzet naik 70%, hari biasa mungkin lima kali jalan, sekarang ini sampai siang berhenti sebentar saja masih jalan enam putaran,&quot; ucapnya.Dia membanderol satu wisatawan dengan tiket masuk Rp15.000 per sekali jalan dengan rute dekat, sedangkan Rp20.000 untuk rute perjalanan agak jauh.
Untuk satu kapalnya bisa dinaiki maksimal 6 sampai 8 orang, dia pun berhasil meraup setidaknya Rp720.000 sehari.
Ada juga, penyewa perahu di Pantai Gemah lainnya Wahiran yang menyebut omzet perahu sewaannya naik di libur Lebaran ini.
&quot;Alhamdulillah naik 70%, naik drastis dibandingkan saat masa Covid-19. Ramai ini sejak Selasa kemarin, saat pandemi kan gak bisa beroperasi. Ini sudah hampir normal, sedikit penurunan dibandingkan sebelum pandemi,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
