<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dulu Turun 50%, Omzet UMKM Diprediksi Melesat 60% saat Libur Lebaran 2022</title><description>Omzet UMKM diyakini akan meningkat usai libur Lebaran tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/08/455/2590641/dulu-turun-50-omzet-umkm-diprediksi-melesat-60-saat-libur-lebaran-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/08/455/2590641/dulu-turun-50-omzet-umkm-diprediksi-melesat-60-saat-libur-lebaran-2022"/><item><title>Dulu Turun 50%, Omzet UMKM Diprediksi Melesat 60% saat Libur Lebaran 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/08/455/2590641/dulu-turun-50-omzet-umkm-diprediksi-melesat-60-saat-libur-lebaran-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/08/455/2590641/dulu-turun-50-omzet-umkm-diprediksi-melesat-60-saat-libur-lebaran-2022</guid><pubDate>Minggu 08 Mei 2022 12:21 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/08/455/2590641/dulu-turun-50-omzet-umkm-diprediksi-melesat-60-saat-libur-lebaran-2022-Mkf9mKydYl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Omzet UMKM naik hingga 60% (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/08/455/2590641/dulu-turun-50-omzet-umkm-diprediksi-melesat-60-saat-libur-lebaran-2022-Mkf9mKydYl.jpg</image><title>Omzet UMKM naik hingga 60% (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Omzet UMKM diyakini akan meningkat usai libur Lebaran tahun ini. Ketua Komite Tetap UKM dan Koperasi Kadin Indonesia Sharmila Yahya optimistis usai mudik Lebaran omzet para pelaku UMKM bisa melesat hingga 60%.
&quot;Saya yakin, setelah pulang lebaran, omzet mereka (pelaku UMKM) akan melesat 60%, yang  kemarin sempat turun 50%,&quot; kata Sharmila dalam dialog IDX Channel dikutip Minggu (8/5/2022).
BACA JUGA:Tampil di Presidensi G20, Menkop Matangkan Persiapan UMKM 

Dia menyebut, banyak stimulus yang diberikan pemerintah untuk membangkitkan para pelaku UMKM. Salah satunya adalah digitalisasi.
&quot;Pemerintah membuat program digitalisasi sehingga memudahkan pelaku usaha. Banyak laporan ke kami, berjualan melalui digital kalau udah ketemu clicknya, itu luar biasa indahnya. Cost lebih murah, jualannya lebih cepat, lebih efektif, lebih murah. Sehingga bisnis ini akan lebih kencang dan bisa menjangkau semua wilayah,&quot; ungkap Sharmila.
BACA JUGA:Menko Luhut Ingin UMKM Tak Hanya Buat Makanan tapi Mobil Listrik

Adapun stimulus lainnya, pemerintah mendukung para UMKM mendapatkan bahan baku dari negara sendiri. Pasalnya, beber Sharmila, selama ini para pelaku UMKM masih mengambil bahan baku dari impor.&quot;Kita ada masalah pada distribusi bahan baku yang masih impor. Mau  tidak mau para pelaku UMKM ini umumnya melakukan substitusi impor. Jadi  banyak sekali bahan baku yang semulanya impor sekarang di produksi di  lokal,&quot; ujar Sharmila.
Menurutnya, sudah menjadi keharusan dan keniscayaan bahan baku industri tersedia di pasar dalam negeri.
&quot;Contohnya tekstil. Tekstil selama ini banyak sekali impor dari luar  negeri. Namun sekarang pemerintah sudah mendorong perkembangan industri  tekstil di dalam negeri. Makanya pelaku bisnis nggak perku pusing beli  sampai ke luar negeri,&quot; tandasnya.
Dia menambahkan, pengadaan barang dan jasa yang dibuat oleh  pemerintah melalui e-katalog LKPP juga menjadi stimulus kebangkitan UMKM  Indonesia.</description><content:encoded>JAKARTA - Omzet UMKM diyakini akan meningkat usai libur Lebaran tahun ini. Ketua Komite Tetap UKM dan Koperasi Kadin Indonesia Sharmila Yahya optimistis usai mudik Lebaran omzet para pelaku UMKM bisa melesat hingga 60%.
&quot;Saya yakin, setelah pulang lebaran, omzet mereka (pelaku UMKM) akan melesat 60%, yang  kemarin sempat turun 50%,&quot; kata Sharmila dalam dialog IDX Channel dikutip Minggu (8/5/2022).
BACA JUGA:Tampil di Presidensi G20, Menkop Matangkan Persiapan UMKM 

Dia menyebut, banyak stimulus yang diberikan pemerintah untuk membangkitkan para pelaku UMKM. Salah satunya adalah digitalisasi.
&quot;Pemerintah membuat program digitalisasi sehingga memudahkan pelaku usaha. Banyak laporan ke kami, berjualan melalui digital kalau udah ketemu clicknya, itu luar biasa indahnya. Cost lebih murah, jualannya lebih cepat, lebih efektif, lebih murah. Sehingga bisnis ini akan lebih kencang dan bisa menjangkau semua wilayah,&quot; ungkap Sharmila.
BACA JUGA:Menko Luhut Ingin UMKM Tak Hanya Buat Makanan tapi Mobil Listrik

Adapun stimulus lainnya, pemerintah mendukung para UMKM mendapatkan bahan baku dari negara sendiri. Pasalnya, beber Sharmila, selama ini para pelaku UMKM masih mengambil bahan baku dari impor.&quot;Kita ada masalah pada distribusi bahan baku yang masih impor. Mau  tidak mau para pelaku UMKM ini umumnya melakukan substitusi impor. Jadi  banyak sekali bahan baku yang semulanya impor sekarang di produksi di  lokal,&quot; ujar Sharmila.
Menurutnya, sudah menjadi keharusan dan keniscayaan bahan baku industri tersedia di pasar dalam negeri.
&quot;Contohnya tekstil. Tekstil selama ini banyak sekali impor dari luar  negeri. Namun sekarang pemerintah sudah mendorong perkembangan industri  tekstil di dalam negeri. Makanya pelaku bisnis nggak perku pusing beli  sampai ke luar negeri,&quot; tandasnya.
Dia menambahkan, pengadaan barang dan jasa yang dibuat oleh  pemerintah melalui e-katalog LKPP juga menjadi stimulus kebangkitan UMKM  Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
