<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Uni Eropa Embargo Minyak Rusia, WTI Dibanderol USD109/Barel</title><description>Harga minyak dunia tergelincir di awal perdagangan Asia pada Senin pagi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/09/320/2590950/uni-eropa-embargo-minyak-rusia-wti-dibanderol-usd109-barel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/09/320/2590950/uni-eropa-embargo-minyak-rusia-wti-dibanderol-usd109-barel"/><item><title>Uni Eropa Embargo Minyak Rusia, WTI Dibanderol USD109/Barel</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/09/320/2590950/uni-eropa-embargo-minyak-rusia-wti-dibanderol-usd109-barel</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/09/320/2590950/uni-eropa-embargo-minyak-rusia-wti-dibanderol-usd109-barel</guid><pubDate>Senin 09 Mei 2022 09:36 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/09/320/2590950/uni-eropa-embargo-minyak-rusia-wti-dibanderol-usd109-barel-tlmXE23vfu.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Harga minyak dunia turun (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/09/320/2590950/uni-eropa-embargo-minyak-rusia-wti-dibanderol-usd109-barel-tlmXE23vfu.jpeg</image><title>Harga minyak dunia turun (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Harga minyak dunia tergelincir di awal perdagangan Asia pada Senin pagi. Harga minyak turun karena investor mengamati pembicaraan di Uni Eropa mengenai embargo minyak Rusia yang diperkirakan akan memperketat pasokan global.
BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Beragam tapi Catat Kenaikan Selama Seminggu

Minyak mentah berjangka Brent turun 67 sen atau 0,6%, menjadi diperdagangkan di USD111,72 per barel pada pukul 00.02 GMT. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS turun 75 sen atau 0,7%, menjadi diperdagangkan di USD109,02 per barel,
Pekan lalu, kedua kontrak naik untuk minggu kedua berturut-turut di tengah kekhawatiran pasokan setelah Komisi Eropa mengusulkan embargo bertahap terhadap minyak Rusia sebagai bagian dari paket sanksi terberatnya atas konflik di Ukraina. Proposal tersebut membutuhkan suara bulat di antara anggota Uni Eropa.
BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Kembali Meroket, Ini Penyebabnya

Wakil Perdana Menteri Bulgaria Assen Vassilev mengatakan pada Minggu (8/5/2022) malam bahwa negara itu akan memveto sanksi minyak Uni Eropa terhadap Rusia jika tidak mendapatkan pengurangan dari embargo yang diusulkan.Komisi Eropa pada Jumat (6/5/2022) mengusulkan perubahan embargo yang  direncanakan pada minyak Rusia untuk memberi Hongaria, Slowakia dan  Republik Ceko lebih banyak waktu untuk mengalihkan pasokan energi  mereka, kata sumber-sumber Uni Eropa.
&quot;Pembicaraan akan berlanjut besok, Selasa (10/5/2022), pertemuan para  pemimpin mungkin diperlukan untuk menyimpulkannya. Posisi kami sangat  jelas. Jika ada pengurangan untuk beberapa negara, kami ingin  mendapatkan pengurangan juga,&quot; kata Vassilev kepada televisi nasional  BNT.
Pasar keuangan global juga terbebani oleh kekhawatiran atas kenaikan  suku bunga, kemungkinan resesi, dan dampak dari penguncian COVID-19  China terhadap ekonomi nomor dua dunia itu.
Sementara itu, Arab Saudi, pengekspor minyak utama dunia, menurunkan  harga minyak mentah untuk Asia dan Eropa untuk Juni pada Minggu  (8/5/2022).</description><content:encoded>JAKARTA - Harga minyak dunia tergelincir di awal perdagangan Asia pada Senin pagi. Harga minyak turun karena investor mengamati pembicaraan di Uni Eropa mengenai embargo minyak Rusia yang diperkirakan akan memperketat pasokan global.
BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Beragam tapi Catat Kenaikan Selama Seminggu

Minyak mentah berjangka Brent turun 67 sen atau 0,6%, menjadi diperdagangkan di USD111,72 per barel pada pukul 00.02 GMT. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS turun 75 sen atau 0,7%, menjadi diperdagangkan di USD109,02 per barel,
Pekan lalu, kedua kontrak naik untuk minggu kedua berturut-turut di tengah kekhawatiran pasokan setelah Komisi Eropa mengusulkan embargo bertahap terhadap minyak Rusia sebagai bagian dari paket sanksi terberatnya atas konflik di Ukraina. Proposal tersebut membutuhkan suara bulat di antara anggota Uni Eropa.
BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Kembali Meroket, Ini Penyebabnya

Wakil Perdana Menteri Bulgaria Assen Vassilev mengatakan pada Minggu (8/5/2022) malam bahwa negara itu akan memveto sanksi minyak Uni Eropa terhadap Rusia jika tidak mendapatkan pengurangan dari embargo yang diusulkan.Komisi Eropa pada Jumat (6/5/2022) mengusulkan perubahan embargo yang  direncanakan pada minyak Rusia untuk memberi Hongaria, Slowakia dan  Republik Ceko lebih banyak waktu untuk mengalihkan pasokan energi  mereka, kata sumber-sumber Uni Eropa.
&quot;Pembicaraan akan berlanjut besok, Selasa (10/5/2022), pertemuan para  pemimpin mungkin diperlukan untuk menyimpulkannya. Posisi kami sangat  jelas. Jika ada pengurangan untuk beberapa negara, kami ingin  mendapatkan pengurangan juga,&quot; kata Vassilev kepada televisi nasional  BNT.
Pasar keuangan global juga terbebani oleh kekhawatiran atas kenaikan  suku bunga, kemungkinan resesi, dan dampak dari penguncian COVID-19  China terhadap ekonomi nomor dua dunia itu.
Sementara itu, Arab Saudi, pengekspor minyak utama dunia, menurunkan  harga minyak mentah untuk Asia dan Eropa untuk Juni pada Minggu  (8/5/2022).</content:encoded></item></channel></rss>
