<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Pembeli, Omzet Pedagang Manisan Cianjur Tembus Rp10 Juta/Hari</title><description>Mudik tahun ini menjadi berkah bagi pedagang manisan oleh-oleh khas Cianjur, Jawa Barat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/09/455/2590958/banjir-pembeli-omzet-pedagang-manisan-cianjur-tembus-rp10-juta-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/09/455/2590958/banjir-pembeli-omzet-pedagang-manisan-cianjur-tembus-rp10-juta-hari"/><item><title>Banjir Pembeli, Omzet Pedagang Manisan Cianjur Tembus Rp10 Juta/Hari</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/09/455/2590958/banjir-pembeli-omzet-pedagang-manisan-cianjur-tembus-rp10-juta-hari</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/09/455/2590958/banjir-pembeli-omzet-pedagang-manisan-cianjur-tembus-rp10-juta-hari</guid><pubDate>Senin 09 Mei 2022 09:47 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/09/455/2590958/banjir-pembeli-omzet-pedagang-manisan-cianjur-tembus-rp10-juta-hari-wBtrB6IhuR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pedagang manisan raup untung besar (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/09/455/2590958/banjir-pembeli-omzet-pedagang-manisan-cianjur-tembus-rp10-juta-hari-wBtrB6IhuR.jpg</image><title>Pedagang manisan raup untung besar (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Mudik tahun ini menjadi berkah bagi pedagang manisan oleh-oleh khas Cianjur, Jawa Barat. Pedagang manisan meraup omzet hingga Rp10 juta per hari selama musim mudik dan arus balik Lebaran 2022.
Setiap harinya pedagang dapat menjual 200 sampai 300 kilogram manisan berbagai jenis. Pemilik toko manisan Alam Sari di Jalan Dr Muwardi-By Pass, Cianjur, Wawan di Cianjur mengatakan peningkatan penjualan sudah terjadi sejak dua pekan menjelang Lebaran, namun omzet yang cukup tinggi dirasakan sejak satu pekan menjelang lebaran hingga hari ini.
BACA JUGA:Viral! Curhatan Pemudik Habiskan Rp20 Juta dalam Seminggu
&quot;Setiap hari selama libur hari raya, omzet yang kami dapatkan per hari bisa mencapai Rp10 juta, ini peningkatan yang cukup tinggi dibandingkan dua tahun terakhir, kami bisa menjual sampai 300 kilogram manisan,&quot; katanya, Senin (9/5/2022).
Dirinya menjelaskan sebagian besar manisan seperti mangga, salak, kedondong, kolang-kaling dan manisan kelapa banyak diminati pembeli yang sebagian besar pemudik berbagai tujuan kota/kabupaten di Jawa Barat setiap harinya selama libur Lebaran.
BACA JUGA:Menhub Klaim Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar
Untuk menutupi kebutuhan, pihaknya telah memesan stok lebih karena diperkirakan usai arus balik penjualan masih tetap tinggi karena tidak ada lagi penyekatan dan pembatasan kegiatan masyarakat seperti dua tahun sebelumnya.
&quot;Harapan kami penjualan terus meningkat, pandemi usai dan ekonomi kembali pulih karena selama pandemi, kami pedagang manisan sangat terdampak karena setiap harinya sepi pembeli, bahkan beberapa pekan hanya bisa menjual 10 sampai 20 kilogram manisan saja,&quot; katanya.Sementara itu, beberapa orang pemudik mengatakan sengaja berhenti di  toko manisan untuk membawa oleh-oleh atau buah tangan yang akan  dibagikan pada tetangga di kota asal karena sejak dua tahun terakhir  mereka tidak bisa mudik.
&quot;Selain untuk dibagikan ke tetangga, saya membeli manisan hingga  puluhan kilogram pesanan teman sekantor. Merasa kurang saja kalau tidak  belanja manisan kalau pulang kampung ke Cianjur,&quot; kata pemudik tujuan  Jakarta, Rita.
Wakil Bupati Cianjur, TB Mulyana Syachrudin, menilai libur panjang  hari raya dapat membangkitkan kembali perekonomian di Cianjur yang  terpuruk selama pandemi. Berbagai promosi setelah lebaran akan  dilakukan, agar produk unggulan termasuk manisan dapat mengikuti pameran  di tingkat nasional.
&quot;Kita akan menggelar berbagai kegiatan untuk mendongkrak kembali  perekonomian, mulai dari promosi tempat wisata hingga oleh-oleh khas  Cianjur serta produk unggulan UMKM. Harapan kami pemulihan ekonomi dapat  cepat dilakukan setelah libur hari raya,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Mudik tahun ini menjadi berkah bagi pedagang manisan oleh-oleh khas Cianjur, Jawa Barat. Pedagang manisan meraup omzet hingga Rp10 juta per hari selama musim mudik dan arus balik Lebaran 2022.
Setiap harinya pedagang dapat menjual 200 sampai 300 kilogram manisan berbagai jenis. Pemilik toko manisan Alam Sari di Jalan Dr Muwardi-By Pass, Cianjur, Wawan di Cianjur mengatakan peningkatan penjualan sudah terjadi sejak dua pekan menjelang Lebaran, namun omzet yang cukup tinggi dirasakan sejak satu pekan menjelang lebaran hingga hari ini.
BACA JUGA:Viral! Curhatan Pemudik Habiskan Rp20 Juta dalam Seminggu
&quot;Setiap hari selama libur hari raya, omzet yang kami dapatkan per hari bisa mencapai Rp10 juta, ini peningkatan yang cukup tinggi dibandingkan dua tahun terakhir, kami bisa menjual sampai 300 kilogram manisan,&quot; katanya, Senin (9/5/2022).
Dirinya menjelaskan sebagian besar manisan seperti mangga, salak, kedondong, kolang-kaling dan manisan kelapa banyak diminati pembeli yang sebagian besar pemudik berbagai tujuan kota/kabupaten di Jawa Barat setiap harinya selama libur Lebaran.
BACA JUGA:Menhub Klaim Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar
Untuk menutupi kebutuhan, pihaknya telah memesan stok lebih karena diperkirakan usai arus balik penjualan masih tetap tinggi karena tidak ada lagi penyekatan dan pembatasan kegiatan masyarakat seperti dua tahun sebelumnya.
&quot;Harapan kami penjualan terus meningkat, pandemi usai dan ekonomi kembali pulih karena selama pandemi, kami pedagang manisan sangat terdampak karena setiap harinya sepi pembeli, bahkan beberapa pekan hanya bisa menjual 10 sampai 20 kilogram manisan saja,&quot; katanya.Sementara itu, beberapa orang pemudik mengatakan sengaja berhenti di  toko manisan untuk membawa oleh-oleh atau buah tangan yang akan  dibagikan pada tetangga di kota asal karena sejak dua tahun terakhir  mereka tidak bisa mudik.
&quot;Selain untuk dibagikan ke tetangga, saya membeli manisan hingga  puluhan kilogram pesanan teman sekantor. Merasa kurang saja kalau tidak  belanja manisan kalau pulang kampung ke Cianjur,&quot; kata pemudik tujuan  Jakarta, Rita.
Wakil Bupati Cianjur, TB Mulyana Syachrudin, menilai libur panjang  hari raya dapat membangkitkan kembali perekonomian di Cianjur yang  terpuruk selama pandemi. Berbagai promosi setelah lebaran akan  dilakukan, agar produk unggulan termasuk manisan dapat mengikuti pameran  di tingkat nasional.
&quot;Kita akan menggelar berbagai kegiatan untuk mendongkrak kembali  perekonomian, mulai dari promosi tempat wisata hingga oleh-oleh khas  Cianjur serta produk unggulan UMKM. Harapan kami pemulihan ekonomi dapat  cepat dilakukan setelah libur hari raya,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
