<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Krisis Ekonomi Memburuk, PM Sri Lanka Mundur</title><description>Krisisi ekonomi yang memburuk membuat Perdana Menteri Sri Lanka Mahinda Rajapaksa mengundurkan diri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/10/320/2591533/krisis-ekonomi-memburuk-pm-sri-lanka-mundur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/10/320/2591533/krisis-ekonomi-memburuk-pm-sri-lanka-mundur"/><item><title>Krisis Ekonomi Memburuk, PM Sri Lanka Mundur</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/10/320/2591533/krisis-ekonomi-memburuk-pm-sri-lanka-mundur</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/10/320/2591533/krisis-ekonomi-memburuk-pm-sri-lanka-mundur</guid><pubDate>Selasa 10 Mei 2022 08:31 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/10/320/2591533/krisis-ekonomi-memburuk-pm-sri-lanka-mundur-ZwqWrGoEuI.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Lanka alami krisis ekonomi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/10/320/2591533/krisis-ekonomi-memburuk-pm-sri-lanka-mundur-ZwqWrGoEuI.jpeg</image><title>Sri Lanka alami krisis ekonomi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Krisisi ekonomi yang memburuk membuat Perdana Menteri Sri Lanka Mahinda Rajapaksa mengundurkan diri. Demonstrasi yang dilakukan selama beberapa minggu menuntut agar dia dan Presiden Gotabaya Rajapaksa mengundurkan diri karena telah menyeret negara itu ke dalam krisis ekonomi terburuk dalam puluhan tahun.
Rajapaksa menyampaikan melalui akun Twitternya bahwa dia telah menyampaikan pengunduran dirinya kepada Presiden Gotabaya Rajapaksa, langkah baru setelah serangan kekerasan oleh para pendukung pemerintah terhadap para demonstran, yang mendorong pihak berwenang mengerahkan pasukan bersenjata ke ibu kota Kolombo. Belum ada pernyataan langsung dari kantor presiden.
BACA JUGA:PM Sri Lanka Mengundurkan Diri di Tengah Krisis Ekonomi Terburuk

Selama lebih dari satu bulan, demonstrasi telah meluas ke seluruh negara itu, menarik warga dari berbagai etnis, agama dan kelas. Untuk pertama kalinya kelas menengah Sri Lanka juga turun ke jalan-jalan dalam jumlah besar, menandai tentangan dramatis oleh banyak mantan pendukung Rajapaksa; yang sebagian di antaranya bahkan telah menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk menggelar demonstrasi di luar kantor presiden.
Demonstrasi itu telah memicu perhitungan politik, di mana pemerintah menghadapi mosi tidak percaya di parlemen, dan menggarisbawahi anjloknya dukungan pada keluarga Rajapaksa, dinasti politik paling berkuasa di Sri Lanka selama puluhan tahun. Kedua saudara itu &amp;ndash; Mahinda dan Gotabaya &amp;ndash; pernah dipuji sebagai pahlawan oleh banyak mayoritas Budha-Sinhala di pulau itu karena mengakhiri perang saudara selama 30 tahun di negara itu. Meskipun ada tuduhan kekejaman dalam perang itu, kedua kakak beradik itu mengakar kuat di puncak politik Sri Lanka sampai sekarang.
BACA JUGA:Krisis Ekonomi, Gubernur Bank Sentral Sri Lanka Mengundurkan Diri

Pengunduran diri Perdana Menteri Sri Lanka Mahinda Rajapaksa terjadi ketika ekonomi negara itu sedang kusut masai, menimbulkan pukulan luar biasa pada warga. Impor hampir semua produk, mulai dari susu hingga bahan bakar anjlok, menimbulkan kelangkaan pangan dan pemadaman listrik secara bergilir. Orang-orang terpaksa mengantri berjam-jam untuk membeli kebutuhan pokok. Dokter juga telah memperingatkan kekurangan obat-obatan untuk menyelamatkan jiwa, dan pemerintah telah menangguhkan pembayaran utang luar negeri sebesar tujuh miliar dolar yang jatuh tempo pada tahun ini saja.Presiden Gotabaya Rajapaksa awalnya menyalahkan faktor global atas  kesulitan ekonomi Sri Lanka, seperti pandemi yang menghancurkan industri  pariwisata dan konflik Rusia-Ukraina yang mendorong meroketnya harga  minyak global sehingga mengalami kesulitan untuk mengisi kembali stok  bahan bakar yang semakin menipis. Namun ia dan saudaranya, Perdana  Menteri Mahinda, kemudian mengakui kesalahan yang mereka buat dan telah  memperburuk krisis ekonomi itu, termasuk mengakui bahwa mereka sedianya  lebih cepat mencari dana talangan dari Dana Moneter Internasional (IMF).
Sri Lanka telah melangsungkan pembicaraan dengan IMF untuk membuat  rencana penyelamatan, tetapi kemajuannya tergantung pada perundingan  restrukturisasi utang dengan kreditur. Setiap rencana jangka panjang  akan memakan waktu setidaknya enam bulan untuk dijalankan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Krisisi ekonomi yang memburuk membuat Perdana Menteri Sri Lanka Mahinda Rajapaksa mengundurkan diri. Demonstrasi yang dilakukan selama beberapa minggu menuntut agar dia dan Presiden Gotabaya Rajapaksa mengundurkan diri karena telah menyeret negara itu ke dalam krisis ekonomi terburuk dalam puluhan tahun.
Rajapaksa menyampaikan melalui akun Twitternya bahwa dia telah menyampaikan pengunduran dirinya kepada Presiden Gotabaya Rajapaksa, langkah baru setelah serangan kekerasan oleh para pendukung pemerintah terhadap para demonstran, yang mendorong pihak berwenang mengerahkan pasukan bersenjata ke ibu kota Kolombo. Belum ada pernyataan langsung dari kantor presiden.
BACA JUGA:PM Sri Lanka Mengundurkan Diri di Tengah Krisis Ekonomi Terburuk

Selama lebih dari satu bulan, demonstrasi telah meluas ke seluruh negara itu, menarik warga dari berbagai etnis, agama dan kelas. Untuk pertama kalinya kelas menengah Sri Lanka juga turun ke jalan-jalan dalam jumlah besar, menandai tentangan dramatis oleh banyak mantan pendukung Rajapaksa; yang sebagian di antaranya bahkan telah menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk menggelar demonstrasi di luar kantor presiden.
Demonstrasi itu telah memicu perhitungan politik, di mana pemerintah menghadapi mosi tidak percaya di parlemen, dan menggarisbawahi anjloknya dukungan pada keluarga Rajapaksa, dinasti politik paling berkuasa di Sri Lanka selama puluhan tahun. Kedua saudara itu &amp;ndash; Mahinda dan Gotabaya &amp;ndash; pernah dipuji sebagai pahlawan oleh banyak mayoritas Budha-Sinhala di pulau itu karena mengakhiri perang saudara selama 30 tahun di negara itu. Meskipun ada tuduhan kekejaman dalam perang itu, kedua kakak beradik itu mengakar kuat di puncak politik Sri Lanka sampai sekarang.
BACA JUGA:Krisis Ekonomi, Gubernur Bank Sentral Sri Lanka Mengundurkan Diri

Pengunduran diri Perdana Menteri Sri Lanka Mahinda Rajapaksa terjadi ketika ekonomi negara itu sedang kusut masai, menimbulkan pukulan luar biasa pada warga. Impor hampir semua produk, mulai dari susu hingga bahan bakar anjlok, menimbulkan kelangkaan pangan dan pemadaman listrik secara bergilir. Orang-orang terpaksa mengantri berjam-jam untuk membeli kebutuhan pokok. Dokter juga telah memperingatkan kekurangan obat-obatan untuk menyelamatkan jiwa, dan pemerintah telah menangguhkan pembayaran utang luar negeri sebesar tujuh miliar dolar yang jatuh tempo pada tahun ini saja.Presiden Gotabaya Rajapaksa awalnya menyalahkan faktor global atas  kesulitan ekonomi Sri Lanka, seperti pandemi yang menghancurkan industri  pariwisata dan konflik Rusia-Ukraina yang mendorong meroketnya harga  minyak global sehingga mengalami kesulitan untuk mengisi kembali stok  bahan bakar yang semakin menipis. Namun ia dan saudaranya, Perdana  Menteri Mahinda, kemudian mengakui kesalahan yang mereka buat dan telah  memperburuk krisis ekonomi itu, termasuk mengakui bahwa mereka sedianya  lebih cepat mencari dana talangan dari Dana Moneter Internasional (IMF).
Sri Lanka telah melangsungkan pembicaraan dengan IMF untuk membuat  rencana penyelamatan, tetapi kemajuannya tergantung pada perundingan  restrukturisasi utang dengan kreditur. Setiap rencana jangka panjang  akan memakan waktu setidaknya enam bulan untuk dijalankan.</content:encoded></item></channel></rss>
