<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi RI Tumbuh 5,01%, Menperin: Industri Manufaktur Gemilang</title><description>Kinerja industri manufaktur Indonesia pada kuartal I 2022 sangat baik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/10/320/2591560/ekonomi-ri-tumbuh-5-01-menperin-industri-manufaktur-gemilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/10/320/2591560/ekonomi-ri-tumbuh-5-01-menperin-industri-manufaktur-gemilang"/><item><title>Ekonomi RI Tumbuh 5,01%, Menperin: Industri Manufaktur Gemilang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/10/320/2591560/ekonomi-ri-tumbuh-5-01-menperin-industri-manufaktur-gemilang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/10/320/2591560/ekonomi-ri-tumbuh-5-01-menperin-industri-manufaktur-gemilang</guid><pubDate>Selasa 10 Mei 2022 09:37 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/10/320/2591560/ekonomi-ri-tumbuh-5-01-menperin-industri-manufaktur-gemilang-gdTzH2t8cy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menperin Agus Gumiwang ungkap kinerja sektor manufaktur gemilang (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/10/320/2591560/ekonomi-ri-tumbuh-5-01-menperin-industri-manufaktur-gemilang-gdTzH2t8cy.jpg</image><title>Menperin Agus Gumiwang ungkap kinerja sektor manufaktur gemilang (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kinerja industri manufaktur Indonesia pada kuartal I 2022 sangat baik. Industri pengolahan nonmigas mampu mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,47% atau lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,01% pada triwulan I tahun 2022.
BACA JUGA:Lebaran hingga Indeks Manufaktur Bikin Ekonomi RI Semakin Menggeliat
Menteri Perindustrian  (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, kinerja sektor manufaktur tersebut juga naik signifikan dibanding pada periode yang sama tahun lalu yang mengalami kontraksi 0,71%.
&amp;ldquo;Di tengah situasi ekonomi dan politik global yang sedang mengalami gejolak dan penuh ketidakpastian, juga adanya dampak pandemi Covid-19, kinerja sektor industri manufaktur Indonesia mampu tumbuh gemilang,&amp;rdquo; kata Menperin, Selasa (10/5/2022).
BACA JUGA:Ekspansi Industri Manufaktur RI Sangat Cepat dalam 8 Bulan Berturut-turut
Adapun subsektor yang menjadi penopang kinerja pertumbuhan industri pengolahan nonmigas selama triwulan I-2022, di antaranya adalah industri alat angkutan yang tumbuh sebesar 14,20%, diikuti industri tekstil dan pakaian jadi (12,45%), serta industri mesin dan perlengkapan (9,92%).Agus menegaskan, tren positif pertumbuhan industri nasional harus  terus dijaga dan lebih ditingkatkan lagi. Oleh karena itu, pemerintah  dan pelaku industri wajib bersinergi dan bekerja keras untuk  meningkatkan produktivitas yang berkualitas menuju pertumbuhan ekonomi  yang inklusif dan berkelanjutan.
&amp;ldquo;Kami optimistis semakin banyak industri nasional yang mampu berdaya  saing di kancah global, karena seiring dengan adanya langkah percepatan  transformasi digital. Hal ini sesuai dengan implementasi peta jalan  Making Indonesia 4.0,&amp;rdquo; jelasnya.
Kementerian Perindustrian mencatat, beberapa kinerja gemilang sektor  manufaktur, antara lain adalah kontribusi industri manufaktur sebesar  76,37% yang mendominasi capaian nilai ekspor nasional pada kuartal  I-2022.
Sepanjang periode Januari-Maret 2022 tersebut, kinerja ekspor  industri pengolahan menembus USD50,52 miliar atau naik 29,68%  dibandingkan capaian pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain itu, realisasi investasi sektor industri pada triwulan I-2022  naik 17% (y-o-y). Kinerja investasi sektor industri pengolahan sepanjang  Januari-Maret 2022 mencapai Rp103,5 triliun.
Jumlah tersebut memberikan kontribusi signfikan sebesar 36,7%  terhadap total nilai investasi di Tanah Air pada triwulan I tahun 2022,  yang menembus Rp282,4 triliun.
Bahkan, produktivitas pada sektor industri manufaktur masih terus  bergeliat seiring dengan permintaan baru di pasar yang juga kian  meningkat. Fase ekspansi ini berdasarkan hasil survei S&amp;amp;P Global  melalui data Purchasing Managers&amp;rsquo; Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada  April 2022 yang berada di level 51,9 atau naik dibanding bulan Maret  yang mencapai posisi 51,3.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kinerja industri manufaktur Indonesia pada kuartal I 2022 sangat baik. Industri pengolahan nonmigas mampu mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,47% atau lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,01% pada triwulan I tahun 2022.
BACA JUGA:Lebaran hingga Indeks Manufaktur Bikin Ekonomi RI Semakin Menggeliat
Menteri Perindustrian  (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, kinerja sektor manufaktur tersebut juga naik signifikan dibanding pada periode yang sama tahun lalu yang mengalami kontraksi 0,71%.
&amp;ldquo;Di tengah situasi ekonomi dan politik global yang sedang mengalami gejolak dan penuh ketidakpastian, juga adanya dampak pandemi Covid-19, kinerja sektor industri manufaktur Indonesia mampu tumbuh gemilang,&amp;rdquo; kata Menperin, Selasa (10/5/2022).
BACA JUGA:Ekspansi Industri Manufaktur RI Sangat Cepat dalam 8 Bulan Berturut-turut
Adapun subsektor yang menjadi penopang kinerja pertumbuhan industri pengolahan nonmigas selama triwulan I-2022, di antaranya adalah industri alat angkutan yang tumbuh sebesar 14,20%, diikuti industri tekstil dan pakaian jadi (12,45%), serta industri mesin dan perlengkapan (9,92%).Agus menegaskan, tren positif pertumbuhan industri nasional harus  terus dijaga dan lebih ditingkatkan lagi. Oleh karena itu, pemerintah  dan pelaku industri wajib bersinergi dan bekerja keras untuk  meningkatkan produktivitas yang berkualitas menuju pertumbuhan ekonomi  yang inklusif dan berkelanjutan.
&amp;ldquo;Kami optimistis semakin banyak industri nasional yang mampu berdaya  saing di kancah global, karena seiring dengan adanya langkah percepatan  transformasi digital. Hal ini sesuai dengan implementasi peta jalan  Making Indonesia 4.0,&amp;rdquo; jelasnya.
Kementerian Perindustrian mencatat, beberapa kinerja gemilang sektor  manufaktur, antara lain adalah kontribusi industri manufaktur sebesar  76,37% yang mendominasi capaian nilai ekspor nasional pada kuartal  I-2022.
Sepanjang periode Januari-Maret 2022 tersebut, kinerja ekspor  industri pengolahan menembus USD50,52 miliar atau naik 29,68%  dibandingkan capaian pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain itu, realisasi investasi sektor industri pada triwulan I-2022  naik 17% (y-o-y). Kinerja investasi sektor industri pengolahan sepanjang  Januari-Maret 2022 mencapai Rp103,5 triliun.
Jumlah tersebut memberikan kontribusi signfikan sebesar 36,7%  terhadap total nilai investasi di Tanah Air pada triwulan I tahun 2022,  yang menembus Rp282,4 triliun.
Bahkan, produktivitas pada sektor industri manufaktur masih terus  bergeliat seiring dengan permintaan baru di pasar yang juga kian  meningkat. Fase ekspansi ini berdasarkan hasil survei S&amp;amp;P Global  melalui data Purchasing Managers&amp;rsquo; Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada  April 2022 yang berada di level 51,9 atau naik dibanding bulan Maret  yang mencapai posisi 51,3.</content:encoded></item></channel></rss>
