<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi Rusia di Ambang Kehancuran Imbas Perang! Diprediksi Minus 12%, Terburuk sejak 1994</title><description>Ekonomi Rusia di ambang kehancuran dan kontraksi terburuk dalam 3 dekade karena sanksi yang dijatuhkan negara-negara barat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/11/320/2592168/ekonomi-rusia-di-ambang-kehancuran-imbas-perang-diprediksi-minus-12-terburuk-sejak-1994</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/11/320/2592168/ekonomi-rusia-di-ambang-kehancuran-imbas-perang-diprediksi-minus-12-terburuk-sejak-1994"/><item><title>Ekonomi Rusia di Ambang Kehancuran Imbas Perang! Diprediksi Minus 12%, Terburuk sejak 1994</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/11/320/2592168/ekonomi-rusia-di-ambang-kehancuran-imbas-perang-diprediksi-minus-12-terburuk-sejak-1994</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/11/320/2592168/ekonomi-rusia-di-ambang-kehancuran-imbas-perang-diprediksi-minus-12-terburuk-sejak-1994</guid><pubDate>Rabu 11 Mei 2022 10:14 WIB</pubDate><dc:creator>Athika Rahma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/11/320/2592168/ekonomi-rusia-di-ambang-kehancuran-imbas-perang-diprediksi-minus-12-terburuk-sejak-1994-WO16MMRhyr.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi Rusia di ambang kehancuran (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/11/320/2592168/ekonomi-rusia-di-ambang-kehancuran-imbas-perang-diprediksi-minus-12-terburuk-sejak-1994-WO16MMRhyr.jpeg</image><title>Ekonomi Rusia di ambang kehancuran (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ekonomi Rusia di ambang kehancuran dan kontraksi terburuk dalam 3 dekade karena sanksi yang dijatuhkan negara-negara barat. Hal ini terungkap dari proyeksi internal Menteri Keuangan negara tersebut.
Mengutip Bloomberg, Rabu (11/5/2022), Produk Domestik Bruto (PDB) Rusia diperkirakan susut 12% tahun ini, lebih tinggi dibandingkan proyeksi Menteri Ekonomi sebelumnya sebesar 8%. Sejak invasi militernya ke Ukraina, Rusia belum menerbitkan proyeksi ekonomi terbaru.
BACA JUGA:Ekonomi Rusia Suram, Inflasi Diperkirakan Capai 20%
Pada Selasa lalu, Menteri Keuangan Rusia mengeluarkan pernyataan bahwa proyeksi tersebut tidak akurat.
&quot;(Kami) berharap bahwa langkah yang diambil pemerintah dan Bank Rusia akan membuat konsekuensi negatif dari sanksi berkurang dan memastikan pengembangan ekonomi yang stabil,&quot; ujarnya.
BACA JUGA:Dampak Perang terhadap Ekonomi Rusia dan Ukraina
Kontraksi ekonomi ini membuat Rusia berada di kondisi serupa pada awal 1990-an.
Kepala Ekonom di BCS Financial Group Moskow Natalia Lavrova mengatakan, beberapa faktor yang memperkuat kontraksi ekonomi Rusia meliputi embargo minyak, setopnya impor gas dari negara Uni Eropa dan perginya sejumlah perusahaan asing di sana.&quot;Semua itu akan berkembang secara bertahap, dengan dampak negatif yang terbawa hingga 2023,&quot; ungkapnya.
Lavrova sendiri memproyeksi, kontraksi ekonomi Rusia tahun ini mencapai 10,8% dan 5% di tahun depan.
Sementara menurut sumber lain seperti Bank Rusia, ekonomi negara  tersebut diproyeksi menurun 8% hingga 10% tahun ini. International  Monetary Fund (IMF) memproyeksi penurunan 8,5%, sedangkan survey  Bloomberg memprediksi penurunan 10,3%.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ekonomi Rusia di ambang kehancuran dan kontraksi terburuk dalam 3 dekade karena sanksi yang dijatuhkan negara-negara barat. Hal ini terungkap dari proyeksi internal Menteri Keuangan negara tersebut.
Mengutip Bloomberg, Rabu (11/5/2022), Produk Domestik Bruto (PDB) Rusia diperkirakan susut 12% tahun ini, lebih tinggi dibandingkan proyeksi Menteri Ekonomi sebelumnya sebesar 8%. Sejak invasi militernya ke Ukraina, Rusia belum menerbitkan proyeksi ekonomi terbaru.
BACA JUGA:Ekonomi Rusia Suram, Inflasi Diperkirakan Capai 20%
Pada Selasa lalu, Menteri Keuangan Rusia mengeluarkan pernyataan bahwa proyeksi tersebut tidak akurat.
&quot;(Kami) berharap bahwa langkah yang diambil pemerintah dan Bank Rusia akan membuat konsekuensi negatif dari sanksi berkurang dan memastikan pengembangan ekonomi yang stabil,&quot; ujarnya.
BACA JUGA:Dampak Perang terhadap Ekonomi Rusia dan Ukraina
Kontraksi ekonomi ini membuat Rusia berada di kondisi serupa pada awal 1990-an.
Kepala Ekonom di BCS Financial Group Moskow Natalia Lavrova mengatakan, beberapa faktor yang memperkuat kontraksi ekonomi Rusia meliputi embargo minyak, setopnya impor gas dari negara Uni Eropa dan perginya sejumlah perusahaan asing di sana.&quot;Semua itu akan berkembang secara bertahap, dengan dampak negatif yang terbawa hingga 2023,&quot; ungkapnya.
Lavrova sendiri memproyeksi, kontraksi ekonomi Rusia tahun ini mencapai 10,8% dan 5% di tahun depan.
Sementara menurut sumber lain seperti Bank Rusia, ekonomi negara  tersebut diproyeksi menurun 8% hingga 10% tahun ini. International  Monetary Fund (IMF) memproyeksi penurunan 8,5%, sedangkan survey  Bloomberg memprediksi penurunan 10,3%.</content:encoded></item></channel></rss>
