<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekspor Timah Bakal Dilarang, Eksportir Minta Dikaji Ulang</title><description>Sekjen Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI) Jabir Sufianto meminta presiden serta lembaga terkait untuk mengkaji kembali kebijakan larangan ekspor bauksit dan timah yang akan diberlakukan tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/11/320/2592271/ekspor-timah-bakal-dilarang-eksportir-minta-dikaji-ulang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/11/320/2592271/ekspor-timah-bakal-dilarang-eksportir-minta-dikaji-ulang"/><item><title>Ekspor Timah Bakal Dilarang, Eksportir Minta Dikaji Ulang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/11/320/2592271/ekspor-timah-bakal-dilarang-eksportir-minta-dikaji-ulang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/11/320/2592271/ekspor-timah-bakal-dilarang-eksportir-minta-dikaji-ulang</guid><pubDate>Rabu 11 Mei 2022 12:19 WIB</pubDate><dc:creator>Viola Triamanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/11/320/2592271/ekspor-timah-bakal-dilarang-eksportir-minta-dikaji-ulang-F6GyTWkoSC.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Indonesia larang ekspor timah. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/11/320/2592271/ekspor-timah-bakal-dilarang-eksportir-minta-dikaji-ulang-F6GyTWkoSC.JPG</image><title>Indonesia larang ekspor timah. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Sekjen Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI) Jabir Sufianto meminta presiden serta lembaga terkait untuk mengkaji kembali kebijakan larangan ekspor bauksit dan timah yang akan diberlakukan tahun ini.

&quot;Jika pemerintah memberlakukan kebijakan tentu harus memahami dampak positif dan negatif dari kebijakan tersebut&quot; ujarnya pada acara Market Review IDX TV di Jakarta, Rabu (11/5/2022).

Dia beserta eksportir timah lainnya berniat untuk mengunjungi Kementerian ESDM dan Kementerian Perindustrian untuk melakukan diskusi awal mengenai kebijakan larangan ekspor itu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Usai Nikel dan Bauksit, Jokowi Stop Ekspor Timah
&quot;Setelah mendengar ini, dalam waktu dekat kami akan menemui Kementerian ESDM dan Kemenperin untuk memberikan data-data dan juga rekomendasi dari kami,&quot; tambahnya.

&amp;nbsp;mungkin arah kebijakan ini menuju hilirisasi, namun hilirisasi ini harus yang benar,&quot; pungkasnya.Menurutnya, data-data serta rekomendasi tersebut dapat menjadi bahan diskusi lanjutan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia serta Presiden nantinya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:KBI Catat Nilai Transaksi Pasar Fisik Timah Murni Tembus Rp5,5 Triliun
Dia menyatakan bahwa peninjauan kebijakan ini secara bersama bisa berujung menjadi satu pemahaman yang sama.

&quot;Saya rasa perlu adanya balance antara input dari akademisi dan juga input dari pelaku saham. Tentu</description><content:encoded>JAKARTA - Sekjen Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI) Jabir Sufianto meminta presiden serta lembaga terkait untuk mengkaji kembali kebijakan larangan ekspor bauksit dan timah yang akan diberlakukan tahun ini.

&quot;Jika pemerintah memberlakukan kebijakan tentu harus memahami dampak positif dan negatif dari kebijakan tersebut&quot; ujarnya pada acara Market Review IDX TV di Jakarta, Rabu (11/5/2022).

Dia beserta eksportir timah lainnya berniat untuk mengunjungi Kementerian ESDM dan Kementerian Perindustrian untuk melakukan diskusi awal mengenai kebijakan larangan ekspor itu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Usai Nikel dan Bauksit, Jokowi Stop Ekspor Timah
&quot;Setelah mendengar ini, dalam waktu dekat kami akan menemui Kementerian ESDM dan Kemenperin untuk memberikan data-data dan juga rekomendasi dari kami,&quot; tambahnya.

&amp;nbsp;mungkin arah kebijakan ini menuju hilirisasi, namun hilirisasi ini harus yang benar,&quot; pungkasnya.Menurutnya, data-data serta rekomendasi tersebut dapat menjadi bahan diskusi lanjutan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia serta Presiden nantinya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:KBI Catat Nilai Transaksi Pasar Fisik Timah Murni Tembus Rp5,5 Triliun
Dia menyatakan bahwa peninjauan kebijakan ini secara bersama bisa berujung menjadi satu pemahaman yang sama.

&quot;Saya rasa perlu adanya balance antara input dari akademisi dan juga input dari pelaku saham. Tentu</content:encoded></item></channel></rss>
