<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buat Bayar Utang, Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi USD135,7 Miliar</title><description>Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia mencapai USD135,7 miliar pada akhir April 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/13/320/2593516/buat-bayar-utang-cadangan-devisa-indonesia-turun-jadi-usd135-7-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/13/320/2593516/buat-bayar-utang-cadangan-devisa-indonesia-turun-jadi-usd135-7-miliar"/><item><title>Buat Bayar Utang, Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi USD135,7 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/13/320/2593516/buat-bayar-utang-cadangan-devisa-indonesia-turun-jadi-usd135-7-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/13/320/2593516/buat-bayar-utang-cadangan-devisa-indonesia-turun-jadi-usd135-7-miliar</guid><pubDate>Jum'at 13 Mei 2022 10:50 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/13/320/2593516/buat-bayar-utang-cadangan-devisa-indonesia-turun-jadi-usd135-7-miliar-KHbnaignJk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cadangan Devisa Turun (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/13/320/2593516/buat-bayar-utang-cadangan-devisa-indonesia-turun-jadi-usd135-7-miliar-KHbnaignJk.jpg</image><title>Cadangan Devisa Turun (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia mencapai USD135,7 miliar pada akhir April 2022.

Cadangan devisa Indonesia ini turun dibandingkan dengan posisi pada akhir Maret 2022 sebesar USD139,1 miliar.

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, penurunan posisi cadangan devisa pada April 2022 antara lain dipengaruhi oleh kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah dan antisipasi kebutuhan likuiditas valas sejalan dengan meningkatnya aktivitas perekonomian.

&quot;Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,9 bulan impor atau 6,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor,&quot; kata Erwin di Jakarta, Jumat (13/5/2022).
BACA JUGA:&amp;nbsp;Buat Bayar Utang Pemerintah, Cadangan Devisa RI Turun Jadi USD139,1 Miliar&amp;nbsp;
Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia mencapai USD135,7 miliar pada akhir April 2022.

Cadangan devisa Indonesia ini turun dibandingkan dengan posisi pada akhir Maret 2022 sebesar USD139,1 miliar.

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, penurunan posisi cadangan devisa pada April 2022 antara lain dipengaruhi oleh kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah dan antisipasi kebutuhan likuiditas valas sejalan dengan meningkatnya aktivitas perekonomian.

&quot;Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,9 bulan impor atau 6,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor,&quot; kata Erwin di Jakarta, Jumat (13/5/2022).
BACA JUGA:&amp;nbsp;Buat Bayar Utang Pemerintah, Cadangan Devisa RI Turun Jadi USD139,1 Miliar&amp;nbsp;
Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi.</content:encoded></item></channel></rss>
