<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gubernur BI Yakin Kredit Perbankan Tumbuh hingga 9% Tahun Ini</title><description>Bank Indonesia memproyeksi pertumbuhan kredit tahun ini berada di kisaran 7% hingga 9%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/13/320/2593802/gubernur-bi-yakin-kredit-perbankan-tumbuh-hingga-9-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/13/320/2593802/gubernur-bi-yakin-kredit-perbankan-tumbuh-hingga-9-tahun-ini"/><item><title>Gubernur BI Yakin Kredit Perbankan Tumbuh hingga 9% Tahun Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/13/320/2593802/gubernur-bi-yakin-kredit-perbankan-tumbuh-hingga-9-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/13/320/2593802/gubernur-bi-yakin-kredit-perbankan-tumbuh-hingga-9-tahun-ini</guid><pubDate>Jum'at 13 Mei 2022 17:40 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/13/320/2593802/gubernur-bi-yakin-kredit-perbankan-tumbuh-hingga-9-tahun-ini-ekcWBUVQC6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Indonesia yakin kredit tumbuh hingga 9% tahun ini (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/13/320/2593802/gubernur-bi-yakin-kredit-perbankan-tumbuh-hingga-9-tahun-ini-ekcWBUVQC6.jpg</image><title>Bank Indonesia yakin kredit tumbuh hingga 9% tahun ini (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Bank Indonesia memproyeksi pertumbuhan kredit tahun ini berada di kisaran 7% hingga 9%. Hal ini sejalan dengan optimisme sektor perbankan dalam menyalurkan kredit di 2022. Kondisi ini pun sejalan dengan pemulihan ekonomi Indonesia yang berhasil tumbuh 5,01% yoy di kuartal I 2022.
BACA JUGA:BI Catat Kredit Perbankan Tumbuh 6,65% di Maret 2022

&quot;Perbankan semakin yakin, semakin confident untuk menyalurkan kredit. Alhamdulillah ekonomi kita mampu tumbuh lebih dari 5%,&quot; ujar Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam acara Peluncuran Buku Kajian Stabilitas Keuangan No.38 Maret 2022 di Jakarta, Jumat (13/5/2022).
Optimisme perbankan untuk menyalurkan kredit di tahun 2022 didorong oleh pulihnya kinerja penjualan sektor korporasi. Perry mengatakan bahwa pertumbuhan penjualan korporasi telah menembus 10%, sehingga permintaan kredit modal kerja semakin meningkat. Bahkan, kabar baik lainnya yakni scarring effect akibat pandemi COVID-19 terhadap sektor korporasi mulai berkurang.
BACA JUGA:BI Prediksi Kredit Perbankan Tumbuh 8% di 2022

&quot;Ini semua tentunya tidak lepas dari peran lembaga-lembaga yang tergabung dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) melalui kebijakan yang mendorong kredit pembiayaan untuk sektor prioritas,&quot; ungkap Perry.Adapun peran dari sisi pemerintah adalah melalui program reformasi  struktural dalam menyediakan iklim investasi yang kondusif, tata niaga,  perpajakan, infrastruktur, digitalisasi keuangan dan implementasi  Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK) atau Omnibus Law.
&quot;Bank sentral telah melakukan reformasi struktural di pasar keuangan,  pendalaman pasar keuangan, digitalisasi sistem pembayaran, dan  mendukung upaya pembiayaan bagi ekonomi untuk meredam scarring effect  tersebut,&quot; pungkas Perry.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Bank Indonesia memproyeksi pertumbuhan kredit tahun ini berada di kisaran 7% hingga 9%. Hal ini sejalan dengan optimisme sektor perbankan dalam menyalurkan kredit di 2022. Kondisi ini pun sejalan dengan pemulihan ekonomi Indonesia yang berhasil tumbuh 5,01% yoy di kuartal I 2022.
BACA JUGA:BI Catat Kredit Perbankan Tumbuh 6,65% di Maret 2022

&quot;Perbankan semakin yakin, semakin confident untuk menyalurkan kredit. Alhamdulillah ekonomi kita mampu tumbuh lebih dari 5%,&quot; ujar Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam acara Peluncuran Buku Kajian Stabilitas Keuangan No.38 Maret 2022 di Jakarta, Jumat (13/5/2022).
Optimisme perbankan untuk menyalurkan kredit di tahun 2022 didorong oleh pulihnya kinerja penjualan sektor korporasi. Perry mengatakan bahwa pertumbuhan penjualan korporasi telah menembus 10%, sehingga permintaan kredit modal kerja semakin meningkat. Bahkan, kabar baik lainnya yakni scarring effect akibat pandemi COVID-19 terhadap sektor korporasi mulai berkurang.
BACA JUGA:BI Prediksi Kredit Perbankan Tumbuh 8% di 2022

&quot;Ini semua tentunya tidak lepas dari peran lembaga-lembaga yang tergabung dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) melalui kebijakan yang mendorong kredit pembiayaan untuk sektor prioritas,&quot; ungkap Perry.Adapun peran dari sisi pemerintah adalah melalui program reformasi  struktural dalam menyediakan iklim investasi yang kondusif, tata niaga,  perpajakan, infrastruktur, digitalisasi keuangan dan implementasi  Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK) atau Omnibus Law.
&quot;Bank sentral telah melakukan reformasi struktural di pasar keuangan,  pendalaman pasar keuangan, digitalisasi sistem pembayaran, dan  mendukung upaya pembiayaan bagi ekonomi untuk meredam scarring effect  tersebut,&quot; pungkas Perry.</content:encoded></item></channel></rss>
