<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Industri Besi dan Baja Indonesia Berkembang Pesat</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, industri besi dan baja Indonesia berkembang pesat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/14/320/2593897/jokowi-industri-besi-dan-baja-indonesia-berkembang-pesat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/14/320/2593897/jokowi-industri-besi-dan-baja-indonesia-berkembang-pesat"/><item><title>Jokowi: Industri Besi dan Baja Indonesia Berkembang Pesat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/14/320/2593897/jokowi-industri-besi-dan-baja-indonesia-berkembang-pesat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/14/320/2593897/jokowi-industri-besi-dan-baja-indonesia-berkembang-pesat</guid><pubDate>Sabtu 14 Mei 2022 03:45 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/13/320/2593897/jokowi-industri-besi-dan-baja-indonesia-berkembang-pesat-tftxlItW3V.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi sebut industri besi dan baja RI berkembang pesat (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/13/320/2593897/jokowi-industri-besi-dan-baja-indonesia-berkembang-pesat-tftxlItW3V.jpg</image><title>Presiden Jokowi sebut industri besi dan baja RI berkembang pesat (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, industri besi dan baja Indonesia berkembang pesat. Apalagi Indonesia merupakan salah satu penghasil bijih nikel terbesar di dunia.
Kepala Negara menekankan potensi bahan baku industri sebagai salah satu kekuatan Indonesia dalam pertemuannya dengan para pengusaha dan CEO (pemimpin) perusahaan besar Amerika Serikat (AS) di Intercontinental the Willard Hotel, Washington DC, Kamis waktu setempat.
BACA JUGA:Jokowi Ingin Para CEO Perusahaan Besar AS Kerja Sama dengan Asean

Dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN-AS, Presiden menyampaikan bahwa selain penyediaan bahan baku industri, Indonesia juga memiliki kekuatan dalam penyediaan energi hijau dan ekonomi digital.
&quot;Sebagai salah satu negara penghasil bijih nikel terbesar di dunia, Indonesia berkembang pesat dalam industri besi dan baja. Saat ini Indonesia menjadi negara penghasil besi baja stainless terbesar nomor dua di dunia,&quot; kata Presiden Jokowi.Menurut Presiden, Indonesia juga kaya akan tambang seperti tembaga  dan bauksit untuk aluminium, yang akan menjadi tulang punggung industri  energi baru dan terbarukan, termasuk baterai litium dan mobil listrik.
Dengan potensi energi hijau yang ada, Kepala Negara juga menyampaikan  bahwa pembangkit listrik dari tenaga hidro, surya, dan geotermal sangat  berlimpah.
Oleh karenanya, Presiden Jokowi mengajak para pelaku usaha di Amerika  Serikat untuk berinvestasi di Indonesia pada sektor industri dan energi  terbarukan.
&quot;Kami memastikan bahwa produksi barang penting akan dihasilkan dari  pembangkit listrik yang ramah lingkungan. Kami mengundang pelaku bisnis  Amerika untuk investasi di Indonesia,&quot; kata Jokowi.
Presiden menambahkan bahwa Indonesia juga serius dalam pengembangan ekonomi digital yang adil dan bermanfaat bagi semua.
Baca Selengkapnya: Bertemu CEO dan Pengusaha Besar AS, Jokowi Sebut Indonesia Penghasil Nikel Terbesar di Dunia</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, industri besi dan baja Indonesia berkembang pesat. Apalagi Indonesia merupakan salah satu penghasil bijih nikel terbesar di dunia.
Kepala Negara menekankan potensi bahan baku industri sebagai salah satu kekuatan Indonesia dalam pertemuannya dengan para pengusaha dan CEO (pemimpin) perusahaan besar Amerika Serikat (AS) di Intercontinental the Willard Hotel, Washington DC, Kamis waktu setempat.
BACA JUGA:Jokowi Ingin Para CEO Perusahaan Besar AS Kerja Sama dengan Asean

Dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN-AS, Presiden menyampaikan bahwa selain penyediaan bahan baku industri, Indonesia juga memiliki kekuatan dalam penyediaan energi hijau dan ekonomi digital.
&quot;Sebagai salah satu negara penghasil bijih nikel terbesar di dunia, Indonesia berkembang pesat dalam industri besi dan baja. Saat ini Indonesia menjadi negara penghasil besi baja stainless terbesar nomor dua di dunia,&quot; kata Presiden Jokowi.Menurut Presiden, Indonesia juga kaya akan tambang seperti tembaga  dan bauksit untuk aluminium, yang akan menjadi tulang punggung industri  energi baru dan terbarukan, termasuk baterai litium dan mobil listrik.
Dengan potensi energi hijau yang ada, Kepala Negara juga menyampaikan  bahwa pembangkit listrik dari tenaga hidro, surya, dan geotermal sangat  berlimpah.
Oleh karenanya, Presiden Jokowi mengajak para pelaku usaha di Amerika  Serikat untuk berinvestasi di Indonesia pada sektor industri dan energi  terbarukan.
&quot;Kami memastikan bahwa produksi barang penting akan dihasilkan dari  pembangkit listrik yang ramah lingkungan. Kami mengundang pelaku bisnis  Amerika untuk investasi di Indonesia,&quot; kata Jokowi.
Presiden menambahkan bahwa Indonesia juga serius dalam pengembangan ekonomi digital yang adil dan bermanfaat bagi semua.
Baca Selengkapnya: Bertemu CEO dan Pengusaha Besar AS, Jokowi Sebut Indonesia Penghasil Nikel Terbesar di Dunia</content:encoded></item></channel></rss>
