<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahlil: Dana APBN Rp104 Triliun Hanya untuk Impor Gas</title><description>Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengungkap pemerintah menggunakan  dana APBN hingga Rp104 tirliun per tahun untuk impor gas Elpiji.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/14/320/2594107/bahlil-dana-apbn-rp104-triliun-hanya-untuk-impor-gas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/14/320/2594107/bahlil-dana-apbn-rp104-triliun-hanya-untuk-impor-gas"/><item><title>Bahlil: Dana APBN Rp104 Triliun Hanya untuk Impor Gas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/14/320/2594107/bahlil-dana-apbn-rp104-triliun-hanya-untuk-impor-gas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/14/320/2594107/bahlil-dana-apbn-rp104-triliun-hanya-untuk-impor-gas</guid><pubDate>Sabtu 14 Mei 2022 13:15 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/14/320/2594107/bahlil-dana-apbn-rp104-triliun-hanya-untuk-impor-gas-kWHPp9apYo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anggaran ratusan triliun untuk impor LPG (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/14/320/2594107/bahlil-dana-apbn-rp104-triliun-hanya-untuk-impor-gas-kWHPp9apYo.jpg</image><title>Anggaran ratusan triliun untuk impor LPG (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengungkap pemerintah menggunakan dana APBN hingga Rp104 tirliun per tahun untuk impor gas Elpiji.
BACA JUGA:Hemat Rp127 Triliun, Ini Jurus Jokowi Kurangi Impor Elpiji
Bahlil mengatakan setiap satu tahunnya Indonesia mengimpor kurang lebih 7 hingga 8 juta tol gas elpiji untuk kebutuhan masyarakat. Sedangkan setiap 1 juta ton, pemerintah memberikan subsidi hingga Rp13 triliun.
BACA JUGA:Permintaan BBM dan Elpiji Diprediksi Meningkat saat Lebaran 2022, Pertamina: Jangan Panic Buying
&quot;Ini sangat menguras devisa kita, bahkan untuk subsidi per 1 juta ton itu kurang lebih sekitar Rp13 triliun,&quot; ujar Bahlil dikutip Sabtu (14/5/2022).
Oleh karenya Bahlil mengatakan kedepan investasi yang masuk seperti dari Air Products bakal fokus untuk membangun industri yang bisa menekan jumlah angka impor di Indonesia, termasuk impor gas LPG. Atau sering yang disebut hilirisasi Industri.Saat ini menurut Bahlil presiden Jokowi telah bertemu dengan Chairman  Air Products untuk membahas hilirisasi yang dimaksud Bahlil. Sehingga  nantinya pemerintah bakal bangun pabrik di dalam negeri untuk  menggantikan gas elpiji yang setiap tahunnya didatangkan dari impor.
&quot;Presiden memerintahkan kepada kami agar air Products agar fokus membangun hilirisasi DME maupun metanol,&quot; sambung Bahlil.
&quot;Khusus untuk DME kita memang menargetkan 50% dari total impor kita harus kita bisa melakukan proses dalam negeri,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengungkap pemerintah menggunakan dana APBN hingga Rp104 tirliun per tahun untuk impor gas Elpiji.
BACA JUGA:Hemat Rp127 Triliun, Ini Jurus Jokowi Kurangi Impor Elpiji
Bahlil mengatakan setiap satu tahunnya Indonesia mengimpor kurang lebih 7 hingga 8 juta tol gas elpiji untuk kebutuhan masyarakat. Sedangkan setiap 1 juta ton, pemerintah memberikan subsidi hingga Rp13 triliun.
BACA JUGA:Permintaan BBM dan Elpiji Diprediksi Meningkat saat Lebaran 2022, Pertamina: Jangan Panic Buying
&quot;Ini sangat menguras devisa kita, bahkan untuk subsidi per 1 juta ton itu kurang lebih sekitar Rp13 triliun,&quot; ujar Bahlil dikutip Sabtu (14/5/2022).
Oleh karenya Bahlil mengatakan kedepan investasi yang masuk seperti dari Air Products bakal fokus untuk membangun industri yang bisa menekan jumlah angka impor di Indonesia, termasuk impor gas LPG. Atau sering yang disebut hilirisasi Industri.Saat ini menurut Bahlil presiden Jokowi telah bertemu dengan Chairman  Air Products untuk membahas hilirisasi yang dimaksud Bahlil. Sehingga  nantinya pemerintah bakal bangun pabrik di dalam negeri untuk  menggantikan gas elpiji yang setiap tahunnya didatangkan dari impor.
&quot;Presiden memerintahkan kepada kami agar air Products agar fokus membangun hilirisasi DME maupun metanol,&quot; sambung Bahlil.
&quot;Khusus untuk DME kita memang menargetkan 50% dari total impor kita harus kita bisa melakukan proses dalam negeri,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
