<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bertemu 12 Pengusaha AS, Bahlil Bahas Potensi Investasi di Indonesia</title><description>Menteri Investasi Koordinasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) Bahlil Lahadalia bertemu dengan 12 pengusaha AS.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/14/320/2594195/bertemu-12-pengusaha-as-bahlil-bahas-potensi-investasi-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/14/320/2594195/bertemu-12-pengusaha-as-bahlil-bahas-potensi-investasi-di-indonesia"/><item><title>Bertemu 12 Pengusaha AS, Bahlil Bahas Potensi Investasi di Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/14/320/2594195/bertemu-12-pengusaha-as-bahlil-bahas-potensi-investasi-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/14/320/2594195/bertemu-12-pengusaha-as-bahlil-bahas-potensi-investasi-di-indonesia</guid><pubDate>Sabtu 14 Mei 2022 16:43 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/14/320/2594195/bertemu-12-pengusaha-as-bahlil-bahas-potensi-investasi-di-indonesia-bwWvEC1sr4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bahlil Lahadalia bertemu 12 pengusaha AS (Foto: BKPM)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/14/320/2594195/bertemu-12-pengusaha-as-bahlil-bahas-potensi-investasi-di-indonesia-bwWvEC1sr4.jpg</image><title>Bahlil Lahadalia bertemu 12 pengusaha AS (Foto: BKPM)</title></images><description>WASHINGTON DC - Menteri Investasi Koordinasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) Bahlil Lahadalia bertemu dengan 12 pengusaha Amerika Serikat (AS) di Washington DC, Kamis (12/5/2022). Pemerintah Indonesia saat terbuka terhadap investasi yang kolaboratif dan mendorong pemerataan ekonomi.
BACA JUGA:Bahlil: Dana APBN Rp104 Triliun Hanya untuk Impor Gas

Pertemuan tersebut juga dihadiri Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Duta Besar RI untuk AS Rosan Roeslani, Ketua Umum KADIN Arsjad Rasjid, Ketua Umum Hipmi Mardani H Maming, serta Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo.
&amp;nbsp;&amp;ldquo;Kami membicarakan mengenai perkembangan terbaru yang dapat dijadikan potensi investasi di Indonesia bagi para investor asing khususnya investor asal negeri Paman Sam,&amp;rdquo; ujar Bahlil melalui Instagram miliknya, @bahlillahadalia, Sabtu (14/05/2022).
BACA JUGA:RI Dapat Investasi Rp219,2 Triliun dari AS, Bahlil: Fokus Hilirisasi DME

Bahlil menambahkan, pemerintah Indonesia sangat terbuka dengan masuknya investasi ke Indonesia. &amp;ldquo;Terutama untuk investasi yang berkeadilan dan kolaboratif,&amp;rdquo; imbuh Bahlil. &amp;ldquo;Karena kami berpendapat bahwa sebuah investasi yang berkembang itu harus dimanfaatkan oleh semuanya serta dapat tumbuh dan besar bersama-sama,&amp;rdquo; paparnya.Sementara itu dilansir dari antara.com, Menteri Luhut  menyampaikan bahwa salah satu fokus pemerintah Indonesia saat ini yaitu  terkait dengan pengembangan ekosistem ekonomi hijau, melalui mekanisme  transisi energi dari bahan bakar fosil menjadi energi terbarukan,  restorasi ekosistem seperti hutan bakau, lahan gambut dan hutan tropis.
Pengusaha AS yang hadir dalam pertemuan tersebut berasal dari  berbagai sektor di antaranya, teknologi data center, minyak dan gas,  farmasi dan kesehatan, energi terbarukan, smelter pertambangan, industri  makanan, dan industri lampu LED.</description><content:encoded>WASHINGTON DC - Menteri Investasi Koordinasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) Bahlil Lahadalia bertemu dengan 12 pengusaha Amerika Serikat (AS) di Washington DC, Kamis (12/5/2022). Pemerintah Indonesia saat terbuka terhadap investasi yang kolaboratif dan mendorong pemerataan ekonomi.
BACA JUGA:Bahlil: Dana APBN Rp104 Triliun Hanya untuk Impor Gas

Pertemuan tersebut juga dihadiri Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Duta Besar RI untuk AS Rosan Roeslani, Ketua Umum KADIN Arsjad Rasjid, Ketua Umum Hipmi Mardani H Maming, serta Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo.
&amp;nbsp;&amp;ldquo;Kami membicarakan mengenai perkembangan terbaru yang dapat dijadikan potensi investasi di Indonesia bagi para investor asing khususnya investor asal negeri Paman Sam,&amp;rdquo; ujar Bahlil melalui Instagram miliknya, @bahlillahadalia, Sabtu (14/05/2022).
BACA JUGA:RI Dapat Investasi Rp219,2 Triliun dari AS, Bahlil: Fokus Hilirisasi DME

Bahlil menambahkan, pemerintah Indonesia sangat terbuka dengan masuknya investasi ke Indonesia. &amp;ldquo;Terutama untuk investasi yang berkeadilan dan kolaboratif,&amp;rdquo; imbuh Bahlil. &amp;ldquo;Karena kami berpendapat bahwa sebuah investasi yang berkembang itu harus dimanfaatkan oleh semuanya serta dapat tumbuh dan besar bersama-sama,&amp;rdquo; paparnya.Sementara itu dilansir dari antara.com, Menteri Luhut  menyampaikan bahwa salah satu fokus pemerintah Indonesia saat ini yaitu  terkait dengan pengembangan ekosistem ekonomi hijau, melalui mekanisme  transisi energi dari bahan bakar fosil menjadi energi terbarukan,  restorasi ekosistem seperti hutan bakau, lahan gambut dan hutan tropis.
Pengusaha AS yang hadir dalam pertemuan tersebut berasal dari  berbagai sektor di antaranya, teknologi data center, minyak dan gas,  farmasi dan kesehatan, energi terbarukan, smelter pertambangan, industri  makanan, dan industri lampu LED.</content:encoded></item></channel></rss>
