<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Petani Sawit dari Aceh-Papua Bawa Hasil Panen ke Jakarta, Ada Apa?</title><description>Petani sawit akan melakukan aksi demo besok, 17 Mei 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/16/320/2594968/petani-sawit-dari-aceh-papua-bawa-hasil-panen-ke-jakarta-ada-apa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/16/320/2594968/petani-sawit-dari-aceh-papua-bawa-hasil-panen-ke-jakarta-ada-apa"/><item><title>Petani Sawit dari Aceh-Papua Bawa Hasil Panen ke Jakarta, Ada Apa?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/16/320/2594968/petani-sawit-dari-aceh-papua-bawa-hasil-panen-ke-jakarta-ada-apa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/16/320/2594968/petani-sawit-dari-aceh-papua-bawa-hasil-panen-ke-jakarta-ada-apa</guid><pubDate>Senin 16 Mei 2022 15:49 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/16/320/2594968/petani-sawit-dari-aceh-papua-bawa-hasil-panen-ke-jakarta-ada-apa-eRPzHZtDSj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petani sawit bakal demo (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/16/320/2594968/petani-sawit-dari-aceh-papua-bawa-hasil-panen-ke-jakarta-ada-apa-eRPzHZtDSj.jpg</image><title>Petani sawit bakal demo (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Petani sawit akan melakukan aksi demo besok, 17 Mei 2022. Asosiasi Petani Sawit Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) menyatakan larangan ekspor CPO oleh pemerintah membuat Tandan Buah Segar (TBS) sawit tidak terserap oleh perusahaan.
Hal tersebut membuat harga TBS di tingkat pentani menjadi anjlok karena kebutuhan TBS oleh perusahaan berkurang drastis dari adanya kebijakan larangan ekspor CPO.
BACA JUGA:Petani Sawit Menjerit! Harga Pupuk hingga Herbisida Naik Pasca Larangan Ekspor CPO

Menyikapi larangan ekspor CPO tersebut yang membuat TBS tidak terserap Apkasindo bakal membawa TBS kepada pemerintah sebagai bentuk protes adanya larangan ekspor CPO.
Anggota Dewan Penasehat DPP Apkasindo, T. Rusli Ahmad menyatakan besok, Selasa (17/5/2022) asosiasi petani sawit bakal menggelar aksi menyikapi adanya larangan ekspor CPO yang ada saat ini.
BACA JUGA:Larangan Ekspor CPO Bikin Petani Sawit Gigit Jari, Ini Sederet Dampaknya

Menurut Rusli rencana aksi besok kemungkinan ratusan truk TBS Petani sawit akan bergerak dari beberapa provinsi sawit ke Jakarta dengan membawa muatan TBS 5-7 ton per truk.
&quot;Enggak kebayang jika 500 truk TBS masuk kota Jakarta dan menuangkan muatan buah sawitnya ke air mancur Bundaran HI karena muatan TBS yang dibawa sampai 2,5 juta kilogram,&quot; ujar Rusli dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/5/2022).&quot;Saya meminta kepada Ketua Umum supaya mengurungkan niat tersebut.  Dan saya dengar dari Ketum DPP Apkasindo Minggu sore bahwa truk yang  bergerak dari Sumatera sudah putar kepala. Namun dari laporan Ketum,  sebagian masih belum dapat dihubungi,&quot; sambungnya.
Rusli menjelaskan kondisi yang terjadi ditingkat petani sawit saat  ini harus segera diketahui oleh Presiden Jokowi. Mengingat saat ini  menurutnya harga minyak goreng Domestik (MGS) sudah perlahan turun dan  sudah banyak tersedia di masyarakat.
&quot;Masalah kelangkaan MGS ini sebenarnya masalah sepele yaitu masalah  di distribusi, hanya kementerian terkait sibuk menghayal &amp;ldquo;melukis  langit&amp;rdquo;, jadi wajar saja Petani Sawit mengadu ke Presiden,&quot; kata Rusli.
</description><content:encoded>JAKARTA - Petani sawit akan melakukan aksi demo besok, 17 Mei 2022. Asosiasi Petani Sawit Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) menyatakan larangan ekspor CPO oleh pemerintah membuat Tandan Buah Segar (TBS) sawit tidak terserap oleh perusahaan.
Hal tersebut membuat harga TBS di tingkat pentani menjadi anjlok karena kebutuhan TBS oleh perusahaan berkurang drastis dari adanya kebijakan larangan ekspor CPO.
BACA JUGA:Petani Sawit Menjerit! Harga Pupuk hingga Herbisida Naik Pasca Larangan Ekspor CPO

Menyikapi larangan ekspor CPO tersebut yang membuat TBS tidak terserap Apkasindo bakal membawa TBS kepada pemerintah sebagai bentuk protes adanya larangan ekspor CPO.
Anggota Dewan Penasehat DPP Apkasindo, T. Rusli Ahmad menyatakan besok, Selasa (17/5/2022) asosiasi petani sawit bakal menggelar aksi menyikapi adanya larangan ekspor CPO yang ada saat ini.
BACA JUGA:Larangan Ekspor CPO Bikin Petani Sawit Gigit Jari, Ini Sederet Dampaknya

Menurut Rusli rencana aksi besok kemungkinan ratusan truk TBS Petani sawit akan bergerak dari beberapa provinsi sawit ke Jakarta dengan membawa muatan TBS 5-7 ton per truk.
&quot;Enggak kebayang jika 500 truk TBS masuk kota Jakarta dan menuangkan muatan buah sawitnya ke air mancur Bundaran HI karena muatan TBS yang dibawa sampai 2,5 juta kilogram,&quot; ujar Rusli dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/5/2022).&quot;Saya meminta kepada Ketua Umum supaya mengurungkan niat tersebut.  Dan saya dengar dari Ketum DPP Apkasindo Minggu sore bahwa truk yang  bergerak dari Sumatera sudah putar kepala. Namun dari laporan Ketum,  sebagian masih belum dapat dihubungi,&quot; sambungnya.
Rusli menjelaskan kondisi yang terjadi ditingkat petani sawit saat  ini harus segera diketahui oleh Presiden Jokowi. Mengingat saat ini  menurutnya harga minyak goreng Domestik (MGS) sudah perlahan turun dan  sudah banyak tersedia di masyarakat.
&quot;Masalah kelangkaan MGS ini sebenarnya masalah sepele yaitu masalah  di distribusi, hanya kementerian terkait sibuk menghayal &amp;ldquo;melukis  langit&amp;rdquo;, jadi wajar saja Petani Sawit mengadu ke Presiden,&quot; kata Rusli.
</content:encoded></item></channel></rss>
