<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Habiskan Rp357 Miliar, Menteri Basuki Percantik Infrastruktur Sekitar Borobudur</title><description>Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merampungkan infrastruktur menuju Borobudur.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/16/470/2594897/habiskan-rp357-miliar-menteri-basuki-percantik-infrastruktur-sekitar-borobudur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/16/470/2594897/habiskan-rp357-miliar-menteri-basuki-percantik-infrastruktur-sekitar-borobudur"/><item><title>Habiskan Rp357 Miliar, Menteri Basuki Percantik Infrastruktur Sekitar Borobudur</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/16/470/2594897/habiskan-rp357-miliar-menteri-basuki-percantik-infrastruktur-sekitar-borobudur</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/16/470/2594897/habiskan-rp357-miliar-menteri-basuki-percantik-infrastruktur-sekitar-borobudur</guid><pubDate>Senin 16 Mei 2022 13:26 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/16/470/2594897/habiskan-rp357-miliar-menteri-basuki-percantik-infrastruktur-sekitar-borobudur-oFXvhNWdKO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Infrastruktur menuju Borobudur diperbaiki (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/16/470/2594897/habiskan-rp357-miliar-menteri-basuki-percantik-infrastruktur-sekitar-borobudur-oFXvhNWdKO.jpg</image><title>Infrastruktur menuju Borobudur diperbaiki (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merampungkan infrastruktur menuju Borobudur. PUPR telah membangun jaringan jalan dan jembatan untuk meningkatkan konektivitas Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur.
Pada 2020-2021, penanganan jalan dan jembatan dilaksanakan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah - DI Yogyakarta, Ditjen Bina Marga sepanjang 72,93 km dengan total anggaran sebesar Rp357,06 miliar.
BACA JUGA:PLN Manfaatkan Limbah Batu Bara Bangun Infrastruktur, Begini Kata Erick Thohir

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan ketersediaan infrastruktur jalan yang memadai akan mengubah wajah kawasan, sekaligus mempercepat pengembangan destinasi wisata Borobudur dan meningkatkan layanan bagi wisatawan mencapai lokasi wisata.
&quot;Layanan jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian lokal di kawasan wisata,&quot; tutur Basuki di Jakarta, Senin(16/5/2022).
BACA JUGA:4 Fakta Proyek Infrastruktur Harus Rampung Sebelum Masa Jabatan Jokowi Berakhir

Pelaksanaan peningkatan konektivitas DPSP Borobudur dilakukan melalui pekerjaan pelebaran jalan, rekonstruksi jalan, pemeliharaan rutin, rehabilitasi trotoar dan drainase serta pembangunan jembatan. Penanganan dilaksanakan secara bertahap pada 2020-2021 melalui 7 paket pekerjaan.
Pada TA 2020 telah selesai 4 paket pekerjaan penanganan jalan dan jembatan sepanjang 35,40 km dengan nilai kontrak sebesar Rp178,82 miliar. Empat paket pekerjaan telah diserahterimakan yakni pelebaran Jalan Sentolo - Nanggulan &amp;ndash; Dekso sepanjang 15,6 km, preservasi Jalan Yogyakarta - Tempel - Pakem - Prambanan sepanjang 2,4 km, preservasi Jalan Pringsurat - Secang - Keprekan sepanjang 8,50 km, dan preservasi Jalan Keprekan - Muntilan &amp;ndash; Salam (Batas DIY) sepanjang 8,59 km.Pada TA 2021, dilanjutkan penanganan 3 paket pekerjaan jalan dan  jembatan sepanjang 37,53 km dengan anggaran sebesar Rp178,23 miliar  meliputi rehabilitasi Jalan DPSP Borobudur sepanjang 24,4 km, preservasi  Jalan Keprekan Borobudur sepanjang 12,8 km, dan pembangunan Jembatan  Kali Progo Cs sepanjang 160 meter berupa penanganan Jembatan Kali Elo  Mendut di Kabupaten Magelang sepanjang 40 meter.
Peningkatan konektivitas DPSP Borobudur sejalan dengan amanat  Presiden Joko Widodo untuk menciptakan kawasan pariwisata baru atau 10  Bali Baru yang dapat menjadi lokomotif perekonomian Indonesia dengan  menarik investasi baru, menambah lapangan kerja, serta meningkatkan  jumlah wisatawan. Penataan trotoar, pembangunan jembatan, dan pedestrian  tetap memperhatikan aspek estetika yang serasi dengan upaya pelestarian  kawasan Borobudur sebagai Situs Warisan Budaya Dunia (World Heritage  Site).</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merampungkan infrastruktur menuju Borobudur. PUPR telah membangun jaringan jalan dan jembatan untuk meningkatkan konektivitas Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur.
Pada 2020-2021, penanganan jalan dan jembatan dilaksanakan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah - DI Yogyakarta, Ditjen Bina Marga sepanjang 72,93 km dengan total anggaran sebesar Rp357,06 miliar.
BACA JUGA:PLN Manfaatkan Limbah Batu Bara Bangun Infrastruktur, Begini Kata Erick Thohir

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan ketersediaan infrastruktur jalan yang memadai akan mengubah wajah kawasan, sekaligus mempercepat pengembangan destinasi wisata Borobudur dan meningkatkan layanan bagi wisatawan mencapai lokasi wisata.
&quot;Layanan jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian lokal di kawasan wisata,&quot; tutur Basuki di Jakarta, Senin(16/5/2022).
BACA JUGA:4 Fakta Proyek Infrastruktur Harus Rampung Sebelum Masa Jabatan Jokowi Berakhir

Pelaksanaan peningkatan konektivitas DPSP Borobudur dilakukan melalui pekerjaan pelebaran jalan, rekonstruksi jalan, pemeliharaan rutin, rehabilitasi trotoar dan drainase serta pembangunan jembatan. Penanganan dilaksanakan secara bertahap pada 2020-2021 melalui 7 paket pekerjaan.
Pada TA 2020 telah selesai 4 paket pekerjaan penanganan jalan dan jembatan sepanjang 35,40 km dengan nilai kontrak sebesar Rp178,82 miliar. Empat paket pekerjaan telah diserahterimakan yakni pelebaran Jalan Sentolo - Nanggulan &amp;ndash; Dekso sepanjang 15,6 km, preservasi Jalan Yogyakarta - Tempel - Pakem - Prambanan sepanjang 2,4 km, preservasi Jalan Pringsurat - Secang - Keprekan sepanjang 8,50 km, dan preservasi Jalan Keprekan - Muntilan &amp;ndash; Salam (Batas DIY) sepanjang 8,59 km.Pada TA 2021, dilanjutkan penanganan 3 paket pekerjaan jalan dan  jembatan sepanjang 37,53 km dengan anggaran sebesar Rp178,23 miliar  meliputi rehabilitasi Jalan DPSP Borobudur sepanjang 24,4 km, preservasi  Jalan Keprekan Borobudur sepanjang 12,8 km, dan pembangunan Jembatan  Kali Progo Cs sepanjang 160 meter berupa penanganan Jembatan Kali Elo  Mendut di Kabupaten Magelang sepanjang 40 meter.
Peningkatan konektivitas DPSP Borobudur sejalan dengan amanat  Presiden Joko Widodo untuk menciptakan kawasan pariwisata baru atau 10  Bali Baru yang dapat menjadi lokomotif perekonomian Indonesia dengan  menarik investasi baru, menambah lapangan kerja, serta meningkatkan  jumlah wisatawan. Penataan trotoar, pembangunan jembatan, dan pedestrian  tetap memperhatikan aspek estetika yang serasi dengan upaya pelestarian  kawasan Borobudur sebagai Situs Warisan Budaya Dunia (World Heritage  Site).</content:encoded></item></channel></rss>
