<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sandiaga Uno: Kemenparekraf Siap Dampingi UMKM Kampung Singkong Argowiyoto Salatiga</title><description>Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno siap mendampingi dan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/17/320/2595422/sandiaga-uno-kemenparekraf-siap-dampingi-umkm-kampung-singkong-argowiyoto-salatiga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/17/320/2595422/sandiaga-uno-kemenparekraf-siap-dampingi-umkm-kampung-singkong-argowiyoto-salatiga"/><item><title>Sandiaga Uno: Kemenparekraf Siap Dampingi UMKM Kampung Singkong Argowiyoto Salatiga</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/17/320/2595422/sandiaga-uno-kemenparekraf-siap-dampingi-umkm-kampung-singkong-argowiyoto-salatiga</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/17/320/2595422/sandiaga-uno-kemenparekraf-siap-dampingi-umkm-kampung-singkong-argowiyoto-salatiga</guid><pubDate>Selasa 17 Mei 2022 14:02 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/17/320/2595422/sandiaga-uno-kemenparekraf-siap-dampingi-umkm-kampung-singkong-argowiyoto-salatiga-FdXoIaJ28x.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menparekraf Sandiaga Uno siap mendampingi pelaku UMKM (Foto: Kemenparekraf)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/17/320/2595422/sandiaga-uno-kemenparekraf-siap-dampingi-umkm-kampung-singkong-argowiyoto-salatiga-FdXoIaJ28x.jpg</image><title>Menparekraf Sandiaga Uno siap mendampingi pelaku UMKM (Foto: Kemenparekraf)</title></images><description>SALATIGA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno siap mendampingi dan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM &quot;Kampung Singkong Argowiyoto Salatiga&quot; . Hal ini dilakukan guna menghasilkan produk olahan singkong yang berkualitas dan berkelanjutan.
Salah satunya dengan meningkatkan desain kemasan produk agar semakin higienis, menarik, dan ramah lingkungan. Menparekraf Sandiaga saat bertemu para pelaku UMKM di &quot;Kampung Singkong Argowiyoto Salatiga&quot;, Senin (16/5/2022), mengatakan ada beberapa program Kemenparekraf yang dapat dikolaborasikan dengan para pelaku UMKM.
BACA JUGA:Sandiaga Uno Ingin Pentas Seni Saraswati Sewana Bali Rutin Digelar Tiap Tahun
Salah satunya BEDAKAN (Bedah Desain Kemasan) sehingga para UMKM ini memiliki kemasan yang lebih menarik, lebih higienis, dan ramah lingkungan.
&amp;ldquo;Jadi ada program dari Kemenparekraf yaitu BEDAKAN, ini yang akan kita sinergikan dengan Kampung Singkong di sini. Masalah ekonomi saat ini semakin berat karena harga bahan pokok meningkat, untuk itu masyarakat harus bisa mengatasinya dengan penghasilan yang lebih baik, dengan produk-produk yang lebih terjangkau, singkong inilah salah satu solusinya,&amp;rdquo; ujarnya.
BACA JUGA:Sandiaga Uji Nyali di Wahana Rumah Hantu KKN Desa Penari: Bikin Senam Jantung Guys!
Selain itu Sandiaga mengatakan akan mendukung pengembangan Kampung Singkong Argowiyoto sebagai destinasi unggulan bagi wisatawan dengan menggelar berbagai event.
Para pelaku UMKM didorong untuk berpartisipasi pada kegiatan-kegiatan yang berada di Destinasi Super Prioritas Borobudur melalui Badan Otorita Borobudur. Menparekraf juga akan mendorong dimasukkannya Kampung Singkong Argowiyoto ke dalam pola perjalanan bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan DSP Borobudur.
&amp;ldquo;Kunjungan wisatawan-wisatawan sebagai bagian dari pola perjalanan wisata tidak hanya diarahkan ke Borobudur sebagai magnet utama, tetapi bisa diarahkan juga ke sini,&amp;rdquo; ujarnya.


&quot;Kampung Singkong Argowiyoto Salatiga&quot; dikenal ketika local champion  setempat, seorang pengusaha inspiratif bernama Hardadi berhasil  menciptakan varietas singkong D9. Hal ini kemudian menginspirasi pelaku  UMKM lainnya di Kota Salatiga.
Hardadi mampu mengangkat Singkong yang sebelumnya hanya dipandang  sebelah mata, menjadi kuliner khas bahkan ikon wisata kuliner di Kota  Salatiga dan Jawa Tengah.
&amp;ldquo;Hardadi ini pengusaha sukses yang menginspirasi para pelaku UMKM  lainnya. Sehingga menciptakan lapangan kerja yang jumlahnya mencapai  ratusan orang dan petani singkong terberdayakan. Ini juga menjadi  substitusi dari terigu yang masih impor,&amp;rdquo; ujarnya.
Beragam makanan berbasis singkong berhasil dikembangkan Hardadi dan  bersama para pengrajinnya. Seperti Enting-Enting Gepuk, Keripik paru,  Kripik Ceker, Onde-onde, Gelek, dan aneka sajian berbasis singkong ada  di D9. Maka kemudian, wisatawan ke Salatiga belum lengkap kalau belum  mencicipi Singkong Keju D9 milik Hardadi.
&amp;ldquo;Singkong ini bisa diolah menjadi bahan-bahan pangan lainnya seperti  mi, obah-obah jenggot, dan banyak lagi produk turunannya yang mencapai  140 olahan makanan yang bisa memiliki kualitas ekspor,&amp;rdquo; katanya.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Salatiga, Yulianto;  Direktur Kuliner, Kriya, Desain dan Fesyen Kemenparekraf/Baparekraf,  Yuke Sri Rahayu; serta Direktur Utama BOB, Indah Juanita.</description><content:encoded>SALATIGA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno siap mendampingi dan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM &quot;Kampung Singkong Argowiyoto Salatiga&quot; . Hal ini dilakukan guna menghasilkan produk olahan singkong yang berkualitas dan berkelanjutan.
Salah satunya dengan meningkatkan desain kemasan produk agar semakin higienis, menarik, dan ramah lingkungan. Menparekraf Sandiaga saat bertemu para pelaku UMKM di &quot;Kampung Singkong Argowiyoto Salatiga&quot;, Senin (16/5/2022), mengatakan ada beberapa program Kemenparekraf yang dapat dikolaborasikan dengan para pelaku UMKM.
BACA JUGA:Sandiaga Uno Ingin Pentas Seni Saraswati Sewana Bali Rutin Digelar Tiap Tahun
Salah satunya BEDAKAN (Bedah Desain Kemasan) sehingga para UMKM ini memiliki kemasan yang lebih menarik, lebih higienis, dan ramah lingkungan.
&amp;ldquo;Jadi ada program dari Kemenparekraf yaitu BEDAKAN, ini yang akan kita sinergikan dengan Kampung Singkong di sini. Masalah ekonomi saat ini semakin berat karena harga bahan pokok meningkat, untuk itu masyarakat harus bisa mengatasinya dengan penghasilan yang lebih baik, dengan produk-produk yang lebih terjangkau, singkong inilah salah satu solusinya,&amp;rdquo; ujarnya.
BACA JUGA:Sandiaga Uji Nyali di Wahana Rumah Hantu KKN Desa Penari: Bikin Senam Jantung Guys!
Selain itu Sandiaga mengatakan akan mendukung pengembangan Kampung Singkong Argowiyoto sebagai destinasi unggulan bagi wisatawan dengan menggelar berbagai event.
Para pelaku UMKM didorong untuk berpartisipasi pada kegiatan-kegiatan yang berada di Destinasi Super Prioritas Borobudur melalui Badan Otorita Borobudur. Menparekraf juga akan mendorong dimasukkannya Kampung Singkong Argowiyoto ke dalam pola perjalanan bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan DSP Borobudur.
&amp;ldquo;Kunjungan wisatawan-wisatawan sebagai bagian dari pola perjalanan wisata tidak hanya diarahkan ke Borobudur sebagai magnet utama, tetapi bisa diarahkan juga ke sini,&amp;rdquo; ujarnya.


&quot;Kampung Singkong Argowiyoto Salatiga&quot; dikenal ketika local champion  setempat, seorang pengusaha inspiratif bernama Hardadi berhasil  menciptakan varietas singkong D9. Hal ini kemudian menginspirasi pelaku  UMKM lainnya di Kota Salatiga.
Hardadi mampu mengangkat Singkong yang sebelumnya hanya dipandang  sebelah mata, menjadi kuliner khas bahkan ikon wisata kuliner di Kota  Salatiga dan Jawa Tengah.
&amp;ldquo;Hardadi ini pengusaha sukses yang menginspirasi para pelaku UMKM  lainnya. Sehingga menciptakan lapangan kerja yang jumlahnya mencapai  ratusan orang dan petani singkong terberdayakan. Ini juga menjadi  substitusi dari terigu yang masih impor,&amp;rdquo; ujarnya.
Beragam makanan berbasis singkong berhasil dikembangkan Hardadi dan  bersama para pengrajinnya. Seperti Enting-Enting Gepuk, Keripik paru,  Kripik Ceker, Onde-onde, Gelek, dan aneka sajian berbasis singkong ada  di D9. Maka kemudian, wisatawan ke Salatiga belum lengkap kalau belum  mencicipi Singkong Keju D9 milik Hardadi.
&amp;ldquo;Singkong ini bisa diolah menjadi bahan-bahan pangan lainnya seperti  mi, obah-obah jenggot, dan banyak lagi produk turunannya yang mencapai  140 olahan makanan yang bisa memiliki kualitas ekspor,&amp;rdquo; katanya.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Salatiga, Yulianto;  Direktur Kuliner, Kriya, Desain dan Fesyen Kemenparekraf/Baparekraf,  Yuke Sri Rahayu; serta Direktur Utama BOB, Indah Juanita.</content:encoded></item></channel></rss>
