<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendag Gelar Pertemuan Khusus Menteri Ekonomi ASEAN di Bali</title><description>Muhammad Lutfi menggelar pertemuan khusus para menteri Ekonomi ASEAN.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/18/320/2595831/mendag-gelar-pertemuan-khusus-menteri-ekonomi-asean-di-bali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/18/320/2595831/mendag-gelar-pertemuan-khusus-menteri-ekonomi-asean-di-bali"/><item><title>Mendag Gelar Pertemuan Khusus Menteri Ekonomi ASEAN di Bali</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/18/320/2595831/mendag-gelar-pertemuan-khusus-menteri-ekonomi-asean-di-bali</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/18/320/2595831/mendag-gelar-pertemuan-khusus-menteri-ekonomi-asean-di-bali</guid><pubDate>Rabu 18 Mei 2022 08:59 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/18/320/2595831/mendag-gelar-pertemuan-khusus-menteri-ekonomi-asean-di-bali-pRRGdAzRzs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendag Muhammad Lutfi (Foto: Kemendag)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/18/320/2595831/mendag-gelar-pertemuan-khusus-menteri-ekonomi-asean-di-bali-pRRGdAzRzs.jpg</image><title>Mendag Muhammad Lutfi (Foto: Kemendag)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menggelar pertemuan khusus para menteri Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Minister's Special Meeting) pada 17-18 Mei 2022 di Bali.
&quot;Ada  alasan  strategis  kami  berinisiatif  mengundang  para  menteri  ekonomi  ASEAN  menghadiri  Pertemuan khusus para menteri ekonomi ASEAN di Bali besok,&amp;rdquo; ujar Mendag Lutfi dalam keterangan tertulis, Rabu (18/5/2022).
BACA JUGA:Larangan Ekspor CPO Bakal Dicabut? Ini Kata Mendag

Sementara dari pihak menteri-menteri  ekonomi  ASEAN,  yang  Jumat  lalu  baru  kembali  dari  KTT ASEAN-Amerika Serikat  (AS),  memastikan  akan  memenuhi  undangan  dalam pertemuan khusus para menteri ekonomi ASEAN.
Mendag Lutfi mengungkapkan bahwa kesuksesan  ASEAN  dalam  Konferensi  Tingkat  Tinggi  (KTT)  ASEAN-Amerika Serikat  (AS)  minggu  lalu,  ketika  Indonesia  menjadi  koordinator  pertemuan  tersebut,  merupakan momentum penting yang harus segera ditindaklanjuti dengan positif dan konkret.
&quot;Kondisi   perekonomian   dunia   saat   ini   sangat   rapuh   dan   tidak   pasti.   ASEAN   justru   beruntung mengalami  pertumbuhan  ekonomi  yang  positif.  Apalagi  ASEAN  sebagai  satu  komunitas  adalah perekonomian ketujuh terbesar di dunia,&amp;rdquo; kata Mendag Lutfi.
BACA JUGA:Tekan Harga Minyak Goreng Rp14.000, Mendag Lutfi Perkenalkan Program Migor Rakyat

Mendag Lutfi menjelaskan pertemuan para menteri  Asean di  Bali  kali  ini menjadi khusus karena pertemuan tersebut sebelumnya tidak dijadwalkan dalam agenda resmi ASEAN.Pertemuan tersebut diinisiasi bukan oleh negara pimpinan ASEAN yang saat ini dipegang Kamboja. Melainkan atas inisiatif Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi.
&quot;Pertemuan ini adalah kali pertama para menteri ASEAN kembali bertemu secara fisik sejak diterapkannya protokol kesehatan Covid-19, dua setengah tahun silam,&quot; ujarnya.
Menurut Mendag Lutfi, para ekonom dan analis memproyeksikan perekonomian ASEAN akan tetap tumbuh positif, dan mampu menghadapi tekanan bahkan krisis ekonomi di sebagian belahan dunia.
Kondisi ini antara lain karena beberapa keunikan yang dimiliki ASEAN baik secara organisasi, visi, dan bentuk kerja sama yang telah dibangun selama 55 tahun terakhir. Keunikan tersebut dikenal dengan The ASEAN Way.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menggelar pertemuan khusus para menteri Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Minister's Special Meeting) pada 17-18 Mei 2022 di Bali.
&quot;Ada  alasan  strategis  kami  berinisiatif  mengundang  para  menteri  ekonomi  ASEAN  menghadiri  Pertemuan khusus para menteri ekonomi ASEAN di Bali besok,&amp;rdquo; ujar Mendag Lutfi dalam keterangan tertulis, Rabu (18/5/2022).
BACA JUGA:Larangan Ekspor CPO Bakal Dicabut? Ini Kata Mendag

Sementara dari pihak menteri-menteri  ekonomi  ASEAN,  yang  Jumat  lalu  baru  kembali  dari  KTT ASEAN-Amerika Serikat  (AS),  memastikan  akan  memenuhi  undangan  dalam pertemuan khusus para menteri ekonomi ASEAN.
Mendag Lutfi mengungkapkan bahwa kesuksesan  ASEAN  dalam  Konferensi  Tingkat  Tinggi  (KTT)  ASEAN-Amerika Serikat  (AS)  minggu  lalu,  ketika  Indonesia  menjadi  koordinator  pertemuan  tersebut,  merupakan momentum penting yang harus segera ditindaklanjuti dengan positif dan konkret.
&quot;Kondisi   perekonomian   dunia   saat   ini   sangat   rapuh   dan   tidak   pasti.   ASEAN   justru   beruntung mengalami  pertumbuhan  ekonomi  yang  positif.  Apalagi  ASEAN  sebagai  satu  komunitas  adalah perekonomian ketujuh terbesar di dunia,&amp;rdquo; kata Mendag Lutfi.
BACA JUGA:Tekan Harga Minyak Goreng Rp14.000, Mendag Lutfi Perkenalkan Program Migor Rakyat

Mendag Lutfi menjelaskan pertemuan para menteri  Asean di  Bali  kali  ini menjadi khusus karena pertemuan tersebut sebelumnya tidak dijadwalkan dalam agenda resmi ASEAN.Pertemuan tersebut diinisiasi bukan oleh negara pimpinan ASEAN yang saat ini dipegang Kamboja. Melainkan atas inisiatif Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi.
&quot;Pertemuan ini adalah kali pertama para menteri ASEAN kembali bertemu secara fisik sejak diterapkannya protokol kesehatan Covid-19, dua setengah tahun silam,&quot; ujarnya.
Menurut Mendag Lutfi, para ekonom dan analis memproyeksikan perekonomian ASEAN akan tetap tumbuh positif, dan mampu menghadapi tekanan bahkan krisis ekonomi di sebagian belahan dunia.
Kondisi ini antara lain karena beberapa keunikan yang dimiliki ASEAN baik secara organisasi, visi, dan bentuk kerja sama yang telah dibangun selama 55 tahun terakhir. Keunikan tersebut dikenal dengan The ASEAN Way.</content:encoded></item></channel></rss>
