<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Curhat Pedagang Mal Blok M, Omzet Hancur-hancuran hingga Harga Sewa Naik</title><description>Kondisi Mal Blok M terpantau sepi pembeli dan pembuat pedagang kalang kabut.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/18/320/2596196/curhat-pedagang-mal-blok-m-omzet-hancur-hancuran-hingga-harga-sewa-naik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/18/320/2596196/curhat-pedagang-mal-blok-m-omzet-hancur-hancuran-hingga-harga-sewa-naik"/><item><title>Curhat Pedagang Mal Blok M, Omzet Hancur-hancuran hingga Harga Sewa Naik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/18/320/2596196/curhat-pedagang-mal-blok-m-omzet-hancur-hancuran-hingga-harga-sewa-naik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/18/320/2596196/curhat-pedagang-mal-blok-m-omzet-hancur-hancuran-hingga-harga-sewa-naik</guid><pubDate>Rabu 18 Mei 2022 16:37 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/18/320/2596196/curhat-pedagang-mal-blok-m-omzet-hancur-hancuran-hingga-harga-sewa-naik-DKz28xMUmd.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Curhat pedagang Mal Blok M. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/18/320/2596196/curhat-pedagang-mal-blok-m-omzet-hancur-hancuran-hingga-harga-sewa-naik-DKz28xMUmd.JPG</image><title>Curhat pedagang Mal Blok M. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kondisi Mal Blok M terpantau sepi pembeli dan pembuat pedagang kalang kabut.

Padahal, Mal Blok M ini merupakan tempat yang ramai digandrungi muda-mudi Jakarta pada tahun 1990-an.

Namun, kini para pedagang di sana mengeluhkan nasib dari Mal blok M tersebut.

Seorang pemilik  toko ATR fashion bernama Fariz mengatakan kondisi Mal Blok M sudah sepi sejak 2015 lalu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Mal Blok M Sepi Kayak Kuburan, Pedagang: Omzet Turun Bahkan Hancur
Di mana saat itu sudah banyak gerai tutup, karena sepi dari pembeli.

&quot;Kondisi sepi, dari 2015an sudah mulai banyak yang kosong, harga sewa juga naik,&quot; ujarnya saat ditemui MNC Portal Indonesia, Selasa (17/5/2022).
Dia juga mengatakan kalau hanya akan bertahan sampai Oktober mendatang.

Alasannya, karena dia menunggu masa sewa rukonya habis dan tidak akan perpanjang lagi.

&quot;Ya sampai habis saja kontraknya sampai bulan 10, dan itu nggak ada lagi,&quot; ungkapnya.

Dia menyebut omzet hariannya pun telah menurun 70% sampai 80%.

Tak hanya Faris, pedagang Aksesori bernama Yogi juga menjelaskan kalau omzetnya telah hancur.
&amp;nbsp;BACA JUGA:6 Kuliner Malam di Blok M yang Enak dan Bikin Nagih
&quot;Omzet turun, bahkan hancur, kalau turun saja mah mending, ini hancur,&quot; keluhnya.

Dia mengakui kalau sudah banyak ruko kosong sejak pandemi Covid-19 menghantam Indonesia.

Bahkan, beberapa ruko ada yang barangnya disita pengelola.

Hal itu lantaran mereka tak bisa membayar sewa karena tak memiliki omzet penjualan.

&quot;Banyak ruko yang kosong pas pandemi saja, tahun pertama mungkin bertahan karena ada tabungan saja buat bayar sewa, dua tahun keduanya orang mulai klepek-klepek, bahkan ada yang tidak kuat membayar sewa sehingga di sita oleh kantor,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kondisi Mal Blok M terpantau sepi pembeli dan pembuat pedagang kalang kabut.

Padahal, Mal Blok M ini merupakan tempat yang ramai digandrungi muda-mudi Jakarta pada tahun 1990-an.

Namun, kini para pedagang di sana mengeluhkan nasib dari Mal blok M tersebut.

Seorang pemilik  toko ATR fashion bernama Fariz mengatakan kondisi Mal Blok M sudah sepi sejak 2015 lalu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Mal Blok M Sepi Kayak Kuburan, Pedagang: Omzet Turun Bahkan Hancur
Di mana saat itu sudah banyak gerai tutup, karena sepi dari pembeli.

&quot;Kondisi sepi, dari 2015an sudah mulai banyak yang kosong, harga sewa juga naik,&quot; ujarnya saat ditemui MNC Portal Indonesia, Selasa (17/5/2022).
Dia juga mengatakan kalau hanya akan bertahan sampai Oktober mendatang.

Alasannya, karena dia menunggu masa sewa rukonya habis dan tidak akan perpanjang lagi.

&quot;Ya sampai habis saja kontraknya sampai bulan 10, dan itu nggak ada lagi,&quot; ungkapnya.

Dia menyebut omzet hariannya pun telah menurun 70% sampai 80%.

Tak hanya Faris, pedagang Aksesori bernama Yogi juga menjelaskan kalau omzetnya telah hancur.
&amp;nbsp;BACA JUGA:6 Kuliner Malam di Blok M yang Enak dan Bikin Nagih
&quot;Omzet turun, bahkan hancur, kalau turun saja mah mending, ini hancur,&quot; keluhnya.

Dia mengakui kalau sudah banyak ruko kosong sejak pandemi Covid-19 menghantam Indonesia.

Bahkan, beberapa ruko ada yang barangnya disita pengelola.

Hal itu lantaran mereka tak bisa membayar sewa karena tak memiliki omzet penjualan.

&quot;Banyak ruko yang kosong pas pandemi saja, tahun pertama mungkin bertahan karena ada tabungan saja buat bayar sewa, dua tahun keduanya orang mulai klepek-klepek, bahkan ada yang tidak kuat membayar sewa sehingga di sita oleh kantor,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
