<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Tol Baru, Perjalanan Jakarta-Tanjung Lesung Hanya 2 Jam</title><description>PUPR menargetkan pembangunan seluruh seksi ruas tol Serang&amp;ndash;Panimbang sepanjang 83,67 km.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/18/470/2595843/ada-tol-baru-perjalanan-jakarta-tanjung-lesung-hanya-2-jam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/18/470/2595843/ada-tol-baru-perjalanan-jakarta-tanjung-lesung-hanya-2-jam"/><item><title>Ada Tol Baru, Perjalanan Jakarta-Tanjung Lesung Hanya 2 Jam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/18/470/2595843/ada-tol-baru-perjalanan-jakarta-tanjung-lesung-hanya-2-jam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/18/470/2595843/ada-tol-baru-perjalanan-jakarta-tanjung-lesung-hanya-2-jam</guid><pubDate>Rabu 18 Mei 2022 09:27 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/18/470/2595843/ada-tol-baru-perjalanan-jakarta-tanjung-lesung-hanya-2-jam-EhPEmmhOOQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan Tol (Foto: Okezone/Kementerian PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/18/470/2595843/ada-tol-baru-perjalanan-jakarta-tanjung-lesung-hanya-2-jam-EhPEmmhOOQ.jpg</image><title>Jalan Tol (Foto: Okezone/Kementerian PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan seluruh seksi ruas tol Serang&amp;ndash;Panimbang sepanjang 83,67 km bakal rampung tahun 2024.
Jika sebelumnya, dari Jakarta ke Tanjung Lesung membutuhkan waktu tempuh selama 5 jam, dengan adanya jalan tol Serang - Panimbang ini waktu tempuh dapat dipangkas menjadi 2-3 jam dengan kecepatan rata-rata 100 km/ jam.
BACA JUGA:IKN Nusantara Bakal Punya 4 Jalan Tol Baru, Ini Daftarnya

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, peningkatan aksesibilitas serta konektivitas jaringan infrastruktur jalan tol untuk memberikan kelancaran, keselamatan, keamanan, juga kenyamanan perjalanan.
&amp;ldquo;Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan sekitar,&amp;rdquo; ujar Menteri Basuki pada keterangan tertulisnya, Rabu (18/5/2022).
Sementara itu, Kepala BPJT Danang Parikesit menambahkan keberadaan jalan tol Serang - Panimbang dapat memperlancar konektivitas perekonomian masyarakat baik dari sektor industri maupun pariwisata di Provinsi Banten.
BACA JUGA:Keren, Ada Jalur Gajah dan Beruang di Proyek Jalan Tol Pekanbaru-Dumai&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

&quot;Kehadiran jalan tol Serang - Panimbang diharapkan akan mendukung pengembangan ekonomi di kawasan wisata Tanjung Lesung serta Wilayah Banten Tengah dan Banten Selatan yang secara geografis berdekatan dengan DKI Jakarta,&amp;rdquo; sambung Danang.Pembangunan infrastruktur jalan tol Serang - Panimbang dilaksanakan dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan nilai total investasi sebesar Rp8,58 triliun.
Pada Seksi 1 - 2, merupakan porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) oleh PT Wijaya Karya Serang Panimbang. Kemudian pada Seksi 3 merupakan porsi Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR.
Adapun proses pembangunan saat ini dilakukan pada Seksi 2 sepanjang 24,17 km yang menghubungkan Rangkasbitung &amp;ndash; Cileles. Serta pada Seksi 3 sepanjang 33 km yang menghubungkan Cileles &amp;ndash; Panimbang. Hingga saat ini, progress fisik pembangunan Seksi 2 sendiri telah mencapai 23,31%. Seksi satu sudah selesai dan beroperasi.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan seluruh seksi ruas tol Serang&amp;ndash;Panimbang sepanjang 83,67 km bakal rampung tahun 2024.
Jika sebelumnya, dari Jakarta ke Tanjung Lesung membutuhkan waktu tempuh selama 5 jam, dengan adanya jalan tol Serang - Panimbang ini waktu tempuh dapat dipangkas menjadi 2-3 jam dengan kecepatan rata-rata 100 km/ jam.
BACA JUGA:IKN Nusantara Bakal Punya 4 Jalan Tol Baru, Ini Daftarnya

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, peningkatan aksesibilitas serta konektivitas jaringan infrastruktur jalan tol untuk memberikan kelancaran, keselamatan, keamanan, juga kenyamanan perjalanan.
&amp;ldquo;Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan sekitar,&amp;rdquo; ujar Menteri Basuki pada keterangan tertulisnya, Rabu (18/5/2022).
Sementara itu, Kepala BPJT Danang Parikesit menambahkan keberadaan jalan tol Serang - Panimbang dapat memperlancar konektivitas perekonomian masyarakat baik dari sektor industri maupun pariwisata di Provinsi Banten.
BACA JUGA:Keren, Ada Jalur Gajah dan Beruang di Proyek Jalan Tol Pekanbaru-Dumai&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

&quot;Kehadiran jalan tol Serang - Panimbang diharapkan akan mendukung pengembangan ekonomi di kawasan wisata Tanjung Lesung serta Wilayah Banten Tengah dan Banten Selatan yang secara geografis berdekatan dengan DKI Jakarta,&amp;rdquo; sambung Danang.Pembangunan infrastruktur jalan tol Serang - Panimbang dilaksanakan dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan nilai total investasi sebesar Rp8,58 triliun.
Pada Seksi 1 - 2, merupakan porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) oleh PT Wijaya Karya Serang Panimbang. Kemudian pada Seksi 3 merupakan porsi Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR.
Adapun proses pembangunan saat ini dilakukan pada Seksi 2 sepanjang 24,17 km yang menghubungkan Rangkasbitung &amp;ndash; Cileles. Serta pada Seksi 3 sepanjang 33 km yang menghubungkan Cileles &amp;ndash; Panimbang. Hingga saat ini, progress fisik pembangunan Seksi 2 sendiri telah mencapai 23,31%. Seksi satu sudah selesai dan beroperasi.</content:encoded></item></channel></rss>
