<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Separuh Cadangan Nikel Dunia Ada di Indonesia, Wapres: Kita Pegang Peranan Sangat Penting</title><description>Indonesia memiliki cadangan nikel sebesar 72 juta ton atau mencapai 52% dari total cadangan nikel dunia pada 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/19/320/2596796/separuh-cadangan-nikel-dunia-ada-di-indonesia-wapres-kita-pegang-peranan-sangat-penting</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/19/320/2596796/separuh-cadangan-nikel-dunia-ada-di-indonesia-wapres-kita-pegang-peranan-sangat-penting"/><item><title>Separuh Cadangan Nikel Dunia Ada di Indonesia, Wapres: Kita Pegang Peranan Sangat Penting</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/19/320/2596796/separuh-cadangan-nikel-dunia-ada-di-indonesia-wapres-kita-pegang-peranan-sangat-penting</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/19/320/2596796/separuh-cadangan-nikel-dunia-ada-di-indonesia-wapres-kita-pegang-peranan-sangat-penting</guid><pubDate>Kamis 19 Mei 2022 15:21 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/19/320/2596796/separuh-cadangan-nikel-dunia-ada-di-indonesia-wapres-kita-pegang-peranan-sangat-penting-uHKMZsmtiH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Maruf Amin sebut separuh cadangan nikel dunia ada di Indonesia (Foto: Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/19/320/2596796/separuh-cadangan-nikel-dunia-ada-di-indonesia-wapres-kita-pegang-peranan-sangat-penting-uHKMZsmtiH.jpg</image><title>Wapres Maruf Amin sebut separuh cadangan nikel dunia ada di Indonesia (Foto: Setwapres)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia memiliki cadangan nikel sebesar 72 juta ton atau mencapai 52% dari total cadangan nikel dunia pada 2020. Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin menyebutkan Indonesia memiliki peran penting dalam industri nikel.
BACA JUGA:Harga Nikel Turun Lagi, Efek Lockdown China

&amp;ldquo;Ini artinya Indonesia memegang peranan sangat penting dalam penyediaan bahan baku produk nikel dunia,&amp;rdquo; kata Wapres saat peletakan batu pertama di Kawasan Industri Nusantara Industri Sejati (NIS) Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (19/5/2022).
Sementara itu, Wapres mengungkapkan sampai dengan April 2022, Kementerian Perindustrian mencatat ada 138 perusahaan kawasan industri yang tersebar di Pulau Jawa, Kalimantan, Maluku, Papua, Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Sumatra.
BACA JUGA:Harga Nikel Anjlok 9,41% dalam Sepekan, Ini Penyebabnya

&amp;ldquo;Peningkatan jumlah dan luas lahan untuk kawasan industri ini patut diapresiasi. Sedangkan khusus untuk smelter, pemerintah telah menargetkan 53 fasilitas akan beroperasi hingga 2024,&amp;rdquo; papar Wapres.&amp;ldquo;Informasi lain yang saya peroleh, Kabupaten Konawe Utara memiliki  Wilayah Izin Usaha Pertambangan paling luas di Provinsi Sulawesi  Tenggara. Namun, sejauh ini proses hilirisasi masih belum maksimal,&amp;rdquo;  katanya.
Oleh karena itu, Wapres mengatakan pembangunan Kawasan Industri  Nusantara Industri Sejati merupakan ikhtiar untuk mengoptimalkan nilai  tambah hilirisasi, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong  perekonomian daerah.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia memiliki cadangan nikel sebesar 72 juta ton atau mencapai 52% dari total cadangan nikel dunia pada 2020. Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin menyebutkan Indonesia memiliki peran penting dalam industri nikel.
BACA JUGA:Harga Nikel Turun Lagi, Efek Lockdown China

&amp;ldquo;Ini artinya Indonesia memegang peranan sangat penting dalam penyediaan bahan baku produk nikel dunia,&amp;rdquo; kata Wapres saat peletakan batu pertama di Kawasan Industri Nusantara Industri Sejati (NIS) Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (19/5/2022).
Sementara itu, Wapres mengungkapkan sampai dengan April 2022, Kementerian Perindustrian mencatat ada 138 perusahaan kawasan industri yang tersebar di Pulau Jawa, Kalimantan, Maluku, Papua, Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Sumatra.
BACA JUGA:Harga Nikel Anjlok 9,41% dalam Sepekan, Ini Penyebabnya

&amp;ldquo;Peningkatan jumlah dan luas lahan untuk kawasan industri ini patut diapresiasi. Sedangkan khusus untuk smelter, pemerintah telah menargetkan 53 fasilitas akan beroperasi hingga 2024,&amp;rdquo; papar Wapres.&amp;ldquo;Informasi lain yang saya peroleh, Kabupaten Konawe Utara memiliki  Wilayah Izin Usaha Pertambangan paling luas di Provinsi Sulawesi  Tenggara. Namun, sejauh ini proses hilirisasi masih belum maksimal,&amp;rdquo;  katanya.
Oleh karena itu, Wapres mengatakan pembangunan Kawasan Industri  Nusantara Industri Sejati merupakan ikhtiar untuk mengoptimalkan nilai  tambah hilirisasi, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong  perekonomian daerah.</content:encoded></item></channel></rss>
