<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mentan Pastikan Sapi di Wilayah Banten Bebas Penyakit Mulut dan Kuku</title><description>Syahrul Yasin Limpo mengatakan sapi-sapi di Banten saat ini dalam kondisi sehat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/20/320/2597175/mentan-pastikan-sapi-di-wilayah-banten-bebas-penyakit-mulut-dan-kuku</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/20/320/2597175/mentan-pastikan-sapi-di-wilayah-banten-bebas-penyakit-mulut-dan-kuku"/><item><title>Mentan Pastikan Sapi di Wilayah Banten Bebas Penyakit Mulut dan Kuku</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/20/320/2597175/mentan-pastikan-sapi-di-wilayah-banten-bebas-penyakit-mulut-dan-kuku</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/20/320/2597175/mentan-pastikan-sapi-di-wilayah-banten-bebas-penyakit-mulut-dan-kuku</guid><pubDate>Jum'at 20 Mei 2022 09:38 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/20/320/2597175/mentan-pastikan-sapi-di-wilayah-banten-bebas-penyakit-mulut-dan-kuku-nrvLH027j4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mentan Pastikan Sapi Bebas Wabah PMK (Foto: Okezone/Kementan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/20/320/2597175/mentan-pastikan-sapi-di-wilayah-banten-bebas-penyakit-mulut-dan-kuku-nrvLH027j4.jpg</image><title>Mentan Pastikan Sapi Bebas Wabah PMK (Foto: Okezone/Kementan)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan sapi-sapi di Banten saat ini dalam kondisi sehat atau sedang tidak terjangkit wabah PMK (Penyakit Kuku dan Mulut) yang beberapa waktu belakangan ramai di 2 Provinsi.
&quot;Hari ini kita bersyukur kepada Allah dari laporan Kadis dan apa yang kita lihat di Banten begitu menggembirakan, saya sangat mengapresiasi dan kita harus terus menjaga kondisi ini,&quot; ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (19/5/2022).
BACA JUGA:Tangani Wabah Penyakit Mulut dan Kuku Hewan, Kementan Habiskan Rp534,2 Juta

Mentan meminta agar pemerintah Provinsi Banten tetap siaga terhadap wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang saat ini terkonfirmasi dibeberapa daerah. Penularan PMK dinilai sangat cepat karena dapat menyebar melalui udara, sehingga agenda darurat baik di kecamatan, kabupaten maupun provinsi harus terus diperketat.
&quot;Walaupun ini semua aman tidak berarti mengendorkan agenda darurat kita, karena agenda darurat harus disikapi 14 hari. Oleh karena itu pertahankan kondisi aman ini,&quot; sambung Mentan.
BACA JUGA:Jelang Idul Adha, Mentan Jamin Hewan Ternak Aman Meski Ada Wabah PMK

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Provinsi Banten, Agus Tauchid mengkonfirmasi per 19 Mei 2022 Provinsi Banten dari 8 kabupaten kota tidak ada kasus gejala positif wabah PMK.&quot;Sebelumnya memang kondisi terakhir 2 ekor sapi suspect terkonfirmasi hasil PCR positif namun saat ini setelah dirawat data sudah menunjukkan perkembangan positif sapi dinyatakan sembuh,&quot;sambung Agus.
Agus menerangkan bahwa sebelumnya sapi yang dinyatakan positif merupakan sapi yang didatangkan dari daerah jawa. Saat mendapat laporan wabah PMK, pemerintah langsung melakukan mengobatan serta melakukan tes PCR untuk sapi lainnya sehingga antisipasi bisa segera dilakukan.
&quot;Kami juga pastikan Insyahallah untuk kondisi Idul Adha kebutuhan ternak sapi sudah dipersiapkan dengan baik dan sapi dinyatakan sehat,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan sapi-sapi di Banten saat ini dalam kondisi sehat atau sedang tidak terjangkit wabah PMK (Penyakit Kuku dan Mulut) yang beberapa waktu belakangan ramai di 2 Provinsi.
&quot;Hari ini kita bersyukur kepada Allah dari laporan Kadis dan apa yang kita lihat di Banten begitu menggembirakan, saya sangat mengapresiasi dan kita harus terus menjaga kondisi ini,&quot; ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (19/5/2022).
BACA JUGA:Tangani Wabah Penyakit Mulut dan Kuku Hewan, Kementan Habiskan Rp534,2 Juta

Mentan meminta agar pemerintah Provinsi Banten tetap siaga terhadap wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang saat ini terkonfirmasi dibeberapa daerah. Penularan PMK dinilai sangat cepat karena dapat menyebar melalui udara, sehingga agenda darurat baik di kecamatan, kabupaten maupun provinsi harus terus diperketat.
&quot;Walaupun ini semua aman tidak berarti mengendorkan agenda darurat kita, karena agenda darurat harus disikapi 14 hari. Oleh karena itu pertahankan kondisi aman ini,&quot; sambung Mentan.
BACA JUGA:Jelang Idul Adha, Mentan Jamin Hewan Ternak Aman Meski Ada Wabah PMK

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Provinsi Banten, Agus Tauchid mengkonfirmasi per 19 Mei 2022 Provinsi Banten dari 8 kabupaten kota tidak ada kasus gejala positif wabah PMK.&quot;Sebelumnya memang kondisi terakhir 2 ekor sapi suspect terkonfirmasi hasil PCR positif namun saat ini setelah dirawat data sudah menunjukkan perkembangan positif sapi dinyatakan sembuh,&quot;sambung Agus.
Agus menerangkan bahwa sebelumnya sapi yang dinyatakan positif merupakan sapi yang didatangkan dari daerah jawa. Saat mendapat laporan wabah PMK, pemerintah langsung melakukan mengobatan serta melakukan tes PCR untuk sapi lainnya sehingga antisipasi bisa segera dilakukan.
&quot;Kami juga pastikan Insyahallah untuk kondisi Idul Adha kebutuhan ternak sapi sudah dipersiapkan dengan baik dan sapi dinyatakan sehat,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
