<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mudik Aman, Menko Airlangga: Alhamdulillah Tak Ada Lonjakan Kasus Covid-19</title><description>Airlangga Hartarto mengapresiasi Polri atas kerja samanya dengan pemerintah menangani pandemi Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/20/320/2597272/mudik-aman-menko-airlangga-alhamdulillah-tak-ada-lonjakan-kasus-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/20/320/2597272/mudik-aman-menko-airlangga-alhamdulillah-tak-ada-lonjakan-kasus-covid-19"/><item><title>Mudik Aman, Menko Airlangga: Alhamdulillah Tak Ada Lonjakan Kasus Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/20/320/2597272/mudik-aman-menko-airlangga-alhamdulillah-tak-ada-lonjakan-kasus-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/20/320/2597272/mudik-aman-menko-airlangga-alhamdulillah-tak-ada-lonjakan-kasus-covid-19</guid><pubDate>Jum'at 20 Mei 2022 11:44 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/20/320/2597272/menko-airlangga-alhamdulillah-tak-ada-lonjakan-kasus-covid-19-usai-mudik-YhxkJMpLnA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebut tak ada lonjakan kasus covid-19 pasca mudik (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/20/320/2597272/menko-airlangga-alhamdulillah-tak-ada-lonjakan-kasus-covid-19-usai-mudik-YhxkJMpLnA.jpg</image><title>Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebut tak ada lonjakan kasus covid-19 pasca mudik (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai pelaksanaan mudik tahun ini berjalan lancar dan aman. Untuk itu dia mengapresiasi Polri atas kerja samanya dengan pemerintah menangani pandemi Covid-19. Menurut Airlangga, kolaborasi pemerintah dengan Polri dan TNI mampu menyukseskan sejumlah program yang dirancang pemerintah.
Program-program tersebut antara lain penyaluran berbagai Program Perlindungan Sosial yang termasuk dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), stabilitas harga pangan, pelonggaran mudik Lebaran, hingga percepatan vaksinasi Covid-19.
BACA JUGA:Arus Mudik 2022 di Bandara Juanda Catat Jumlah Penumpang Tertinggi
&amp;ldquo;Pada Kuartal II/2022 ini, terdapat momentum ekonomi akibat adanya kebijakan pelonggaran mudik Lebaran. Saya mengapresiasi kerja keras Polri dalam pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran yang lalu. Alhamdulillah, mudik tahun ini bisa kita lakukan tanpa disertai dengan lonjakan kasus Covid-19,&amp;rdquo; tutur Airlangga saat menyampaikan materi pembelajaran pada Sespimti Polri Dikreg ke-31 T.A. 2022, Kamis (19/5/2022).
Menko Perekonomian menambahkan pelonggaran mudik mendorong peningkatan Konsumsi Rumah Tangga sebesar 1,09% atau mendorong pertumbuhan PDB pada Kuartal II/ 2022 sebesar 0,56%.
BACA JUGA:651.427 Penumpang Berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen Selama Mudik Lebaran 2022 
Di samping kesuksesan dalam penyelenggaraan mudik Lebaran 2022, di tahun ini juga inflasi pada Ramadhan dan Idul Fitri berhasil dijaga.
&amp;ldquo;Terima kasih kepada jajaran Polri, terutama Satgas Pangan yang terus mendukung kebijakan pemerintah dalam menstabilkan harga-harga kebutuhan pokok,&amp;rdquo; kata Menko Airlangga.
Selain itu, Polri membantu pemerintah dalam program BT-PKLWN serta program BLT Minyak Goreng untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak kenaikan harga minyak goreng kemasan dan curah.Hingga 9 Mei 2022, Polri berhasil menyalurkan BT-PKLWN kepada 638 ribu penerima dan BLT Minyak Goreng kepada 1,16 juta penerima.
&amp;ldquo;Partisipasi Polri juga dibutuhkan dalam penanganan pandemi Covid-19  melalui sosialisasi, edukasi, penegakan hukum, dan percepatan  vaksinasi,&amp;rdquo; tegas Menko Airlangga.
Di samping itu, Airlangga mengakui pengawalan dan dukungan Polri juga  diperlukan untuk pelaksanaan Presidensi G20, menjaga ketahanan pangan  dan energi, serta mengantisipasi kemungkinan dampak gejolak keamanan di  dalam negeri.
Ketua Umum Partai Golkar ini mengatakan terjadinya konflik antara  Rusia dan Ukraina berpengaruh terhadap kondisi penawaran dan permintaan  di pasar dunia. Misalkan, hal ini berdampak pada terganggunya pasokan  energi, pangan, serta komponen input produksi di dunia.
Namun, belajar dari pengalaman pada 2021, Airlangga menegaskan,  kolaborasi dan sinergi adalah hal penting mengingat banyak tantangan ke  depan yang akan dihadapi selain pandemi Covid-19.
Misalnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal I/2022, yaitu  5,01% (yoy), masih lebih baik dari negara-negara lain, misalnya Korea  Selatan (3,07%), Singapura (3,40%), Jerman (4,00%), Amerika Serikat  (4,29%), dan Tiongkok (4,80%). Indonesia hanya sedikit di bawah Vietnam  (5,03%).</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai pelaksanaan mudik tahun ini berjalan lancar dan aman. Untuk itu dia mengapresiasi Polri atas kerja samanya dengan pemerintah menangani pandemi Covid-19. Menurut Airlangga, kolaborasi pemerintah dengan Polri dan TNI mampu menyukseskan sejumlah program yang dirancang pemerintah.
Program-program tersebut antara lain penyaluran berbagai Program Perlindungan Sosial yang termasuk dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), stabilitas harga pangan, pelonggaran mudik Lebaran, hingga percepatan vaksinasi Covid-19.
BACA JUGA:Arus Mudik 2022 di Bandara Juanda Catat Jumlah Penumpang Tertinggi
&amp;ldquo;Pada Kuartal II/2022 ini, terdapat momentum ekonomi akibat adanya kebijakan pelonggaran mudik Lebaran. Saya mengapresiasi kerja keras Polri dalam pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran yang lalu. Alhamdulillah, mudik tahun ini bisa kita lakukan tanpa disertai dengan lonjakan kasus Covid-19,&amp;rdquo; tutur Airlangga saat menyampaikan materi pembelajaran pada Sespimti Polri Dikreg ke-31 T.A. 2022, Kamis (19/5/2022).
Menko Perekonomian menambahkan pelonggaran mudik mendorong peningkatan Konsumsi Rumah Tangga sebesar 1,09% atau mendorong pertumbuhan PDB pada Kuartal II/ 2022 sebesar 0,56%.
BACA JUGA:651.427 Penumpang Berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen Selama Mudik Lebaran 2022 
Di samping kesuksesan dalam penyelenggaraan mudik Lebaran 2022, di tahun ini juga inflasi pada Ramadhan dan Idul Fitri berhasil dijaga.
&amp;ldquo;Terima kasih kepada jajaran Polri, terutama Satgas Pangan yang terus mendukung kebijakan pemerintah dalam menstabilkan harga-harga kebutuhan pokok,&amp;rdquo; kata Menko Airlangga.
Selain itu, Polri membantu pemerintah dalam program BT-PKLWN serta program BLT Minyak Goreng untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak kenaikan harga minyak goreng kemasan dan curah.Hingga 9 Mei 2022, Polri berhasil menyalurkan BT-PKLWN kepada 638 ribu penerima dan BLT Minyak Goreng kepada 1,16 juta penerima.
&amp;ldquo;Partisipasi Polri juga dibutuhkan dalam penanganan pandemi Covid-19  melalui sosialisasi, edukasi, penegakan hukum, dan percepatan  vaksinasi,&amp;rdquo; tegas Menko Airlangga.
Di samping itu, Airlangga mengakui pengawalan dan dukungan Polri juga  diperlukan untuk pelaksanaan Presidensi G20, menjaga ketahanan pangan  dan energi, serta mengantisipasi kemungkinan dampak gejolak keamanan di  dalam negeri.
Ketua Umum Partai Golkar ini mengatakan terjadinya konflik antara  Rusia dan Ukraina berpengaruh terhadap kondisi penawaran dan permintaan  di pasar dunia. Misalkan, hal ini berdampak pada terganggunya pasokan  energi, pangan, serta komponen input produksi di dunia.
Namun, belajar dari pengalaman pada 2021, Airlangga menegaskan,  kolaborasi dan sinergi adalah hal penting mengingat banyak tantangan ke  depan yang akan dihadapi selain pandemi Covid-19.
Misalnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal I/2022, yaitu  5,01% (yoy), masih lebih baik dari negara-negara lain, misalnya Korea  Selatan (3,07%), Singapura (3,40%), Jerman (4,00%), Amerika Serikat  (4,29%), dan Tiongkok (4,80%). Indonesia hanya sedikit di bawah Vietnam  (5,03%).</content:encoded></item></channel></rss>
