<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Antisipasi Krisis Air Bersih, Menteri Basuki: Kita Utamakan Bangun Embung dan Bendungan</title><description>Konsumsi air bersih masyarakat meningkat selama pandemi covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/20/470/2597222/antisipasi-krisis-air-bersih-menteri-basuki-kita-utamakan-bangun-embung-dan-bendungan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/20/470/2597222/antisipasi-krisis-air-bersih-menteri-basuki-kita-utamakan-bangun-embung-dan-bendungan"/><item><title>Antisipasi Krisis Air Bersih, Menteri Basuki: Kita Utamakan Bangun Embung dan Bendungan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/20/470/2597222/antisipasi-krisis-air-bersih-menteri-basuki-kita-utamakan-bangun-embung-dan-bendungan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/20/470/2597222/antisipasi-krisis-air-bersih-menteri-basuki-kita-utamakan-bangun-embung-dan-bendungan</guid><pubDate>Jum'at 20 Mei 2022 10:54 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/20/470/2597222/antisipasi-krisis-air-bersih-menteri-basuki-kita-utamakan-bangun-embung-dan-bendungan-dm3ceUI24n.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Konsumsi air bersih meningkat selama pandemi (Foto: Kementerian PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/20/470/2597222/antisipasi-krisis-air-bersih-menteri-basuki-kita-utamakan-bangun-embung-dan-bendungan-dm3ceUI24n.jpeg</image><title>Konsumsi air bersih meningkat selama pandemi (Foto: Kementerian PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Konsumsi air bersih masyarakat meningkat selama pandemi covid-19. Hal tersebut terjadi akibat kampanye pola hidup baru dengan minimal mencuci tangan setiap saat agar tidak tertular virus.
Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, studi Indonesia Water Institut menunjukan bahwa konsumsi air bersih selama pandemi meningkat hingga 3 kali lipat selama pandemi. Maka penguatan kerjasama bidang air bersih dan sanitasi, khususnya dalam menghadapi tantangan baru pasca krisis Pandemi Covid-19.
BACA JUGA:Proyek Fasilitas Air Bersih di Ibu Kota Baru Beres 2023

&quot;Kami telah belajar untuk memperkuat sistem kami dalam penanganan krisis seperti Pandemi Covid-19. Kami mengutamakan pekerjaan umum dalam sistem pasokan air seperti membangun embung/bendungan kecil untuk menyediakan air dan mengelola air tanah dengan baik,&quot; ujar Menteri Basuki pada keterangan tertulisnya, Kamis (19/5/2022).
BACA JUGA:Kemarau Tiba, Berikut Wilayah Berpotensi Krisis Air Bersih di Jakarta

Menteri Basuki menambahkan pemerintah juga meningkatkan komitmen politik serta investasi untuk mempercepat peningkatan di sektor air bersih, sanitasi dan kesehatan, serta mengurangi tingkat stunting di Indonesia.
Selanjutnya memperluas kerja sama dan memobilisasi pembiayaan alternatif untuk peningkatan sektor air bersih, sanitasi dan kesehatan. Terakhir, pengembangan infrastruktur air bersih, sanitasi dan kesehatan yang memiliki daya tahan terhadap perubahan iklim.Pemerintah Indonesia melalui Menteri PUPR mengajak para Menteri  Negara peserta Sector Ministers&amp;rsquo; Meeting (SMM) 2022 untuk terus  menguatkan kerjasama bidang air bersih dan sanitasi, khususnya dalam  menghadapi tantangan baru pasca krisis Pandemi Covid-19.
&quot;Saya yakin acara SMM-SWA 2022 akan bermanfaat bagi kita semua dan  semoga pertemuan ini dapat ditindaklanjuti dengan meningkatkan kerjasama  antar negara dan lembaga dalam upaya bersama untuk mencapai akses  universal terhadap kebersihan air dan sanitasi,&quot; pungkas Menteri Basuki.</description><content:encoded>JAKARTA - Konsumsi air bersih masyarakat meningkat selama pandemi covid-19. Hal tersebut terjadi akibat kampanye pola hidup baru dengan minimal mencuci tangan setiap saat agar tidak tertular virus.
Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, studi Indonesia Water Institut menunjukan bahwa konsumsi air bersih selama pandemi meningkat hingga 3 kali lipat selama pandemi. Maka penguatan kerjasama bidang air bersih dan sanitasi, khususnya dalam menghadapi tantangan baru pasca krisis Pandemi Covid-19.
BACA JUGA:Proyek Fasilitas Air Bersih di Ibu Kota Baru Beres 2023

&quot;Kami telah belajar untuk memperkuat sistem kami dalam penanganan krisis seperti Pandemi Covid-19. Kami mengutamakan pekerjaan umum dalam sistem pasokan air seperti membangun embung/bendungan kecil untuk menyediakan air dan mengelola air tanah dengan baik,&quot; ujar Menteri Basuki pada keterangan tertulisnya, Kamis (19/5/2022).
BACA JUGA:Kemarau Tiba, Berikut Wilayah Berpotensi Krisis Air Bersih di Jakarta

Menteri Basuki menambahkan pemerintah juga meningkatkan komitmen politik serta investasi untuk mempercepat peningkatan di sektor air bersih, sanitasi dan kesehatan, serta mengurangi tingkat stunting di Indonesia.
Selanjutnya memperluas kerja sama dan memobilisasi pembiayaan alternatif untuk peningkatan sektor air bersih, sanitasi dan kesehatan. Terakhir, pengembangan infrastruktur air bersih, sanitasi dan kesehatan yang memiliki daya tahan terhadap perubahan iklim.Pemerintah Indonesia melalui Menteri PUPR mengajak para Menteri  Negara peserta Sector Ministers&amp;rsquo; Meeting (SMM) 2022 untuk terus  menguatkan kerjasama bidang air bersih dan sanitasi, khususnya dalam  menghadapi tantangan baru pasca krisis Pandemi Covid-19.
&quot;Saya yakin acara SMM-SWA 2022 akan bermanfaat bagi kita semua dan  semoga pertemuan ini dapat ditindaklanjuti dengan meningkatkan kerjasama  antar negara dan lembaga dalam upaya bersama untuk mencapai akses  universal terhadap kebersihan air dan sanitasi,&quot; pungkas Menteri Basuki.</content:encoded></item></channel></rss>
