<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aliran Modal Asing 'Kabur' USD1,2 Miliar</title><description>Aliran modal asing bersih keluar atau net outflows pada April hingga 20 Mei 2022 sebesar USD1,2 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/24/320/2599553/aliran-modal-asing-kabur-usd1-2-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/24/320/2599553/aliran-modal-asing-kabur-usd1-2-miliar"/><item><title>Aliran Modal Asing 'Kabur' USD1,2 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/24/320/2599553/aliran-modal-asing-kabur-usd1-2-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/24/320/2599553/aliran-modal-asing-kabur-usd1-2-miliar</guid><pubDate>Selasa 24 Mei 2022 16:32 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/24/320/2599553/aliran-modal-asing-kabur-usd1-2-miliar-9WXIWrl3J6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BI catat aliran modal asing keluar USD1,2 miliar (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/24/320/2599553/aliran-modal-asing-kabur-usd1-2-miliar-9WXIWrl3J6.jpg</image><title>BI catat aliran modal asing keluar USD1,2 miliar (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Aliran modal asing bersih keluar atau net outflows pada April hingga 20 Mei 2022 sebesar USD1,2 miliar. Gubernur BI Perry Warjiyo mencatat aliran masuk modal asing ke pasar keuangan domestik tertahan seiring ketidakpastian pasar keuangan global yang tinggi.
BACA JUGA:Aliran Modal Asing Kabur dari RI Rp5,7 Triliun

Dengan demikian dia menyebutkan aliran modal asing keluar tersebut mengakibatkan nilai tukar rupiah terdepresiasi sejalan dengan mata uang regional lainnya. Adapun mata uang Garuda pada 23 Mei 2022 terdepresiasi 1,2% dibandingkan dengan akhir April 2022.
Dengan perkembangan ini, nilai tukar rupiah sampai dengan 23 Mei 2022 terdepresiasi sekitar 2,87% dibandingkan dengan level akhir 2021.
BACA JUGA:Aliran Modal Asing Kabur Rp21,46 Triliun dari RI Pekan Ini

Namun Perry Warjiyo menilai kondisi tersebut relatif lebih baik dibandingkan dengan depresiasi mata uang sejumlah negara berkembang lainnya, seperti India 4,11%, Malaysia 5,1%, dan Korea Selatan 5,97%.
Di sisi lain, depresiasi kurs Garuda terjadi di tengah terjaganya pasokan valuta asing (valas) domestik dan persepsi positif terhadap prospek perekonomian Indonesia.Ke depan, ia memperkirakan stabilitas nilai tukar rupiah tetap  terjaga didukung oleh kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang tetap  baik, terutama oleh lebih rendahnya defisit transaksi berjalan dan  suplai valas dari korporasi yang terus berlanjut.
&quot;Bank sentral akan terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar  rupiah sesuai dengan bekerjanya mekanisme pasar dan fundamental  ekonomi,&quot; tegas Perry Warjiyo.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Aliran modal asing bersih keluar atau net outflows pada April hingga 20 Mei 2022 sebesar USD1,2 miliar. Gubernur BI Perry Warjiyo mencatat aliran masuk modal asing ke pasar keuangan domestik tertahan seiring ketidakpastian pasar keuangan global yang tinggi.
BACA JUGA:Aliran Modal Asing Kabur dari RI Rp5,7 Triliun

Dengan demikian dia menyebutkan aliran modal asing keluar tersebut mengakibatkan nilai tukar rupiah terdepresiasi sejalan dengan mata uang regional lainnya. Adapun mata uang Garuda pada 23 Mei 2022 terdepresiasi 1,2% dibandingkan dengan akhir April 2022.
Dengan perkembangan ini, nilai tukar rupiah sampai dengan 23 Mei 2022 terdepresiasi sekitar 2,87% dibandingkan dengan level akhir 2021.
BACA JUGA:Aliran Modal Asing Kabur Rp21,46 Triliun dari RI Pekan Ini

Namun Perry Warjiyo menilai kondisi tersebut relatif lebih baik dibandingkan dengan depresiasi mata uang sejumlah negara berkembang lainnya, seperti India 4,11%, Malaysia 5,1%, dan Korea Selatan 5,97%.
Di sisi lain, depresiasi kurs Garuda terjadi di tengah terjaganya pasokan valuta asing (valas) domestik dan persepsi positif terhadap prospek perekonomian Indonesia.Ke depan, ia memperkirakan stabilitas nilai tukar rupiah tetap  terjaga didukung oleh kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang tetap  baik, terutama oleh lebih rendahnya defisit transaksi berjalan dan  suplai valas dari korporasi yang terus berlanjut.
&quot;Bank sentral akan terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar  rupiah sesuai dengan bekerjanya mekanisme pasar dan fundamental  ekonomi,&quot; tegas Perry Warjiyo.</content:encoded></item></channel></rss>
