<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Merck (MERK) Tebar Dividen Rp107,5 Miliar</title><description>PT Merck Tbk (MERK) bagi-bagi dividen Rp107,5 miliar atau Rp240 per unit saham.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/25/278/2600266/merck-merk-tebar-dividen-rp107-5-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/25/278/2600266/merck-merk-tebar-dividen-rp107-5-miliar"/><item><title>Merck (MERK) Tebar Dividen Rp107,5 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/25/278/2600266/merck-merk-tebar-dividen-rp107-5-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/25/278/2600266/merck-merk-tebar-dividen-rp107-5-miliar</guid><pubDate>Rabu 25 Mei 2022 17:49 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/25/278/2600266/merck-merk-tebar-dividen-rp107-5-miliar-RnSqs7snXn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">MERK bagikan dividen (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/25/278/2600266/merck-merk-tebar-dividen-rp107-5-miliar-RnSqs7snXn.jpg</image><title>MERK bagikan dividen (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Merck Tbk (MERK) bagi-bagi dividen Rp107,5 miliar atau Rp240 per unit saham. Pembagian dividen telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
Presiden Direktur Merck Evie Yulin mengatakan, pihaknya percaya bahwa capaian positif dan rebound yang membanggakan di tahun 2021 merupakan hasil kolaborasi bersama dengan pemangku kepentingan.
BACA JUGA:Produsen Obat Merck (MERK) Kantongi Laba Rp131 Miliar di 2021, Naik 83%

&quot;Perseroan berupaya agar tetap bertumbuh menjadi perusahaan sains dan teknologi di bidang kesehatan yang unggul dan berkontribusi optimal bagi tercapainya tujuan keberlanjutan (Sustainable Development Goals),&quot; ujar Evie dalam paparannya, Rabu (25/5/2022).
Untuk itu, lanjut Evie, MERK menjalankan banyak inisiatif strategis yang terbukti berhasil mempertahankan pangsa pasar, khususnya selama masa pandemi yang memaksa dunia melakukan transformasi digital lebih cepat.
BACA JUGA:Menko Luhut Gandeng Merck hingga Pfizer Bangun Pusat Riset Vaksin di Bali 

Adapun MERK mencatatkan lonjakan pendapatan 62% menjadi sebesar Rp 1 triliun dari Rp656 miliar di tahun 2020. Kenaikan pendapatan tersebut diimbangi dengan membaiknya efisiensi operasional, sehingga di akhir tahun 2021 Perseroan mencatatkan kenaikan laba bersih 83% menjadi sebesar Rp132 miliar.
Dengan demikian, RUPST menyetujui bahwa Perseroan membagikan final dividen untuk tahun buku 2021 sejumlah Rp107,5 miliar atau sejumlah Rp 240 per unit saham.Total Aset, Liabilitas dan Ekuitas Perseroan pada tahun 2021 tercatat  mencapai Rp1 triliun, Rp342 miliar dan Rp684 miliar, masing-masing naik  10%, 8% dan 12% dari tahun sebelumnya.
Sementara itu, rasio lancar tercatat 2,71, Liabilitas terhadap  Ekuitas 0,50, Liabilitas terhadap Aset 0,33. Rasio profitabilitas  terjaga dengan marjin laba kotor 37,46%, ROA naik menjadi 12,83% dari  7,73% dan ROE naik menjadi 19,25% dari 11,74%.
Divisi Healthcare berhasil melewati tahun kedua masa pandemi 2021  dengan pencapaian 18% di atas target dan bertumbuh sebesar 23,3%. Dari  sisi penjualan, Divisi Obat-Obatan Resep mencapai realisasi mencapai  Rp594 miliar sehingga berkontribusi 56% terhadap total pendapatan  Perseroan.
Untuk tahun 2022, MERK optimis dapat mempertahankan kinerja positif  untuk mendukung kemajuan pemangku kepentingan. Pada Kuartal I 2022,  Perseroan meraih pendapatan sebesar Rp302 miliar, meningkat 19%  dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp253 miliar.
Sementara untuk laba usaha meningkat dari Rp69 miliar pada periode  yang sama tahun lalu menjadi Rp81 miliar, atau meningkat sebesar 18%.  Selain itu, total Total Aset, Liabilitas dan Ekuitas Perseroan pada  Kuartal I 2022 tercatat mencapai Rp1.066 miliar, Rp314 miliar dan Rp753  miliar, masing-masing naik 4%, 8% dan 10% dibandingkan Desember 2021.
&amp;ldquo;Perseroan tetap optimis landasan digitalisasi yang telah  dikembangkan semakin kokoh, dan akan mendukung Perseroan untuk mencapai  target pertumbuhan di atas pasar, dan bertekad akan berfokus pada upaya  pengembangan sektor privat,&amp;rdquo; tutup Evie Yulin.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Merck Tbk (MERK) bagi-bagi dividen Rp107,5 miliar atau Rp240 per unit saham. Pembagian dividen telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
Presiden Direktur Merck Evie Yulin mengatakan, pihaknya percaya bahwa capaian positif dan rebound yang membanggakan di tahun 2021 merupakan hasil kolaborasi bersama dengan pemangku kepentingan.
BACA JUGA:Produsen Obat Merck (MERK) Kantongi Laba Rp131 Miliar di 2021, Naik 83%

&quot;Perseroan berupaya agar tetap bertumbuh menjadi perusahaan sains dan teknologi di bidang kesehatan yang unggul dan berkontribusi optimal bagi tercapainya tujuan keberlanjutan (Sustainable Development Goals),&quot; ujar Evie dalam paparannya, Rabu (25/5/2022).
Untuk itu, lanjut Evie, MERK menjalankan banyak inisiatif strategis yang terbukti berhasil mempertahankan pangsa pasar, khususnya selama masa pandemi yang memaksa dunia melakukan transformasi digital lebih cepat.
BACA JUGA:Menko Luhut Gandeng Merck hingga Pfizer Bangun Pusat Riset Vaksin di Bali 

Adapun MERK mencatatkan lonjakan pendapatan 62% menjadi sebesar Rp 1 triliun dari Rp656 miliar di tahun 2020. Kenaikan pendapatan tersebut diimbangi dengan membaiknya efisiensi operasional, sehingga di akhir tahun 2021 Perseroan mencatatkan kenaikan laba bersih 83% menjadi sebesar Rp132 miliar.
Dengan demikian, RUPST menyetujui bahwa Perseroan membagikan final dividen untuk tahun buku 2021 sejumlah Rp107,5 miliar atau sejumlah Rp 240 per unit saham.Total Aset, Liabilitas dan Ekuitas Perseroan pada tahun 2021 tercatat  mencapai Rp1 triliun, Rp342 miliar dan Rp684 miliar, masing-masing naik  10%, 8% dan 12% dari tahun sebelumnya.
Sementara itu, rasio lancar tercatat 2,71, Liabilitas terhadap  Ekuitas 0,50, Liabilitas terhadap Aset 0,33. Rasio profitabilitas  terjaga dengan marjin laba kotor 37,46%, ROA naik menjadi 12,83% dari  7,73% dan ROE naik menjadi 19,25% dari 11,74%.
Divisi Healthcare berhasil melewati tahun kedua masa pandemi 2021  dengan pencapaian 18% di atas target dan bertumbuh sebesar 23,3%. Dari  sisi penjualan, Divisi Obat-Obatan Resep mencapai realisasi mencapai  Rp594 miliar sehingga berkontribusi 56% terhadap total pendapatan  Perseroan.
Untuk tahun 2022, MERK optimis dapat mempertahankan kinerja positif  untuk mendukung kemajuan pemangku kepentingan. Pada Kuartal I 2022,  Perseroan meraih pendapatan sebesar Rp302 miliar, meningkat 19%  dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp253 miliar.
Sementara untuk laba usaha meningkat dari Rp69 miliar pada periode  yang sama tahun lalu menjadi Rp81 miliar, atau meningkat sebesar 18%.  Selain itu, total Total Aset, Liabilitas dan Ekuitas Perseroan pada  Kuartal I 2022 tercatat mencapai Rp1.066 miliar, Rp314 miliar dan Rp753  miliar, masing-masing naik 4%, 8% dan 10% dibandingkan Desember 2021.
&amp;ldquo;Perseroan tetap optimis landasan digitalisasi yang telah  dikembangkan semakin kokoh, dan akan mendukung Perseroan untuk mencapai  target pertumbuhan di atas pasar, dan bertekad akan berfokus pada upaya  pengembangan sektor privat,&amp;rdquo; tutup Evie Yulin.</content:encoded></item></channel></rss>
