<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Risiko Bencana Berkurang Jadi Investasi Besar di Masa Depan</title><description>Jokowi) mengatakan bahwa mengurangi risiko bencana dapat menjadi bagian dari investasi untuk mencegah kerugian.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/25/320/2600069/jokowi-risiko-bencana-berkurang-jadi-investasi-besar-di-masa-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/25/320/2600069/jokowi-risiko-bencana-berkurang-jadi-investasi-besar-di-masa-depan"/><item><title>Jokowi: Risiko Bencana Berkurang Jadi Investasi Besar di Masa Depan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/25/320/2600069/jokowi-risiko-bencana-berkurang-jadi-investasi-besar-di-masa-depan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/25/320/2600069/jokowi-risiko-bencana-berkurang-jadi-investasi-besar-di-masa-depan</guid><pubDate>Rabu 25 Mei 2022 14:14 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/25/320/2600069/jokowi-risiko-bencana-berkurang-jadi-investasi-besar-di-masa-depan-h8c7r8z5js.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Biro Pers Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/25/320/2600069/jokowi-risiko-bencana-berkurang-jadi-investasi-besar-di-masa-depan-h8c7r8z5js.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Biro Pers Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa mengurangi risiko bencana dapat menjadi bagian dari investasi untuk mencegah kerugian di masa depan.
Hal itu disampaikan saat memberikan sambutannya pada Opening Ceremony, The 7th Global Platform for Disaster Risk Reduction 2022 di Bali pada hari ini.
BACA JUGA:Bangga Buatan Indonesia, Angela Tanoesoedibjo Hadiri Arahan Presiden Jokowi Soal Produk Lokal

&quot;Pengurangan risiko bencana adalah investasi efektif untuk mencegah kerugian di masa depan. Karena itu kami menegaskan komitmen Indonesia untuk melaksanakan kerangka kerja sendai serta komitmen internasional lainnya,&quot; kata Jokowi dalam sambutannya, Rabu (25/5/2022).
Jokowi menegaskan bahwa Indonesia juga siap berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam mitigasi bencana dengan negara-negara lainnya.
BACA JUGA:Lapor Jokowi, BPKP Catat Realisasi Belanja Produk Lokal Sudah Rp506,7 Triliun

&quot;Sebagai negara rawan bencana Indonesia mempunyai akumulasi pengetahuan dan pengalaman yang bisa menjadi pelajaran penting bagi dunia. Tapi Indonesia juga ingin, sangat ingin belajar dari pengalaman internasional,&quot; kata Jokowi.Selain itu, Jokowi juga mengatakan bahwa pemerintah dan masyarakat harus bisa sigap dan siaga dengan tantangan kebencanaan yang berat dan bisa terjadi setiap saat.
&quot;Masyarakat dan pemerintah Indonesia harus siaga dan sigap menghadapi bencana, membangun sistem peringatan dini multi bencana serta perwujudan masyarakat yang sadar dan tangguh akan bencana,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa mengurangi risiko bencana dapat menjadi bagian dari investasi untuk mencegah kerugian di masa depan.
Hal itu disampaikan saat memberikan sambutannya pada Opening Ceremony, The 7th Global Platform for Disaster Risk Reduction 2022 di Bali pada hari ini.
BACA JUGA:Bangga Buatan Indonesia, Angela Tanoesoedibjo Hadiri Arahan Presiden Jokowi Soal Produk Lokal

&quot;Pengurangan risiko bencana adalah investasi efektif untuk mencegah kerugian di masa depan. Karena itu kami menegaskan komitmen Indonesia untuk melaksanakan kerangka kerja sendai serta komitmen internasional lainnya,&quot; kata Jokowi dalam sambutannya, Rabu (25/5/2022).
Jokowi menegaskan bahwa Indonesia juga siap berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam mitigasi bencana dengan negara-negara lainnya.
BACA JUGA:Lapor Jokowi, BPKP Catat Realisasi Belanja Produk Lokal Sudah Rp506,7 Triliun

&quot;Sebagai negara rawan bencana Indonesia mempunyai akumulasi pengetahuan dan pengalaman yang bisa menjadi pelajaran penting bagi dunia. Tapi Indonesia juga ingin, sangat ingin belajar dari pengalaman internasional,&quot; kata Jokowi.Selain itu, Jokowi juga mengatakan bahwa pemerintah dan masyarakat harus bisa sigap dan siaga dengan tantangan kebencanaan yang berat dan bisa terjadi setiap saat.
&quot;Masyarakat dan pemerintah Indonesia harus siaga dan sigap menghadapi bencana, membangun sistem peringatan dini multi bencana serta perwujudan masyarakat yang sadar dan tangguh akan bencana,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
