<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kadin: RI-Swiss Bangun Kerjasama Lebih Kuat Lagi</title><description>Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mempercepat kerja sama perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Swiss.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/26/320/2600482/kadin-ri-swiss-bangun-kerjasama-lebih-kuat-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/26/320/2600482/kadin-ri-swiss-bangun-kerjasama-lebih-kuat-lagi"/><item><title>Kadin: RI-Swiss Bangun Kerjasama Lebih Kuat Lagi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/26/320/2600482/kadin-ri-swiss-bangun-kerjasama-lebih-kuat-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/26/320/2600482/kadin-ri-swiss-bangun-kerjasama-lebih-kuat-lagi</guid><pubDate>Kamis 26 Mei 2022 07:28 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/26/320/2600482/kadin-ri-swiss-bangun-kerjasama-lebih-kuat-lagi-gZbqsoDupU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kadin percepat kerjasama RI-Swiss (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/26/320/2600482/kadin-ri-swiss-bangun-kerjasama-lebih-kuat-lagi-gZbqsoDupU.jpg</image><title>Kadin percepat kerjasama RI-Swiss (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mempercepat kerja sama perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Swiss.
Percepatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman atau MoU antara Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid dan President of Economiesuisse (Serikat Perdagangan dan Ekonomi Swiss) Christoph Mader dan President of Innosuisse (Badan Inovasi Swiss) Andre Kudelski yang dilakukan di Davos, Swiss, Selasa (24/5) malam waktu setempat.
BACA JUGA:Kadin: Jangan Sampai Konflik Ukraina-Rusia Bikin Pebisnis Tak Datang B20 Summit

&quot;Intinya bagaimana Indonesia dan Swiss bisa membangun kerja sama lebih ketat lagi, khususnya langsung kepada project yang bisa dilakukan,&quot; kata Arsjad, Kamis (26/5/2022).
Kerja sama tersebut, lanjut dia, di antaranya membahas upaya untuk membangun human capital melalui sejumlah cara seperti vokasi. Kedua, berbicara mengenai business matching antara UMKM di Indonesia dan Swiss.
BACA JUGA:Investor Minta Proyek EBT di RI, Kadin: Tidak Perlu Diragukan

&quot;Jadi, setelah tanda tangan, tidak hanya tanda tangan saja, tetapi yang paling penting action plan-nya apa. Jadi, kami sudah mulai mendiskusikan project-nya apa,&quot; kata dia.
Selain action plan, Kadin, Economiesuisse, dan Innosuisse juga membangun council (dewan) bersama antara Indonesia dan Swiss yang akan membahas mengenai perdagangan dan investasi.
&quot;Ini sustainable council jadi walaupun perdagangan dan investasi harus ada sustainabilty, ya, karena kami memikirkan ke depan,&quot; ucapnya.Lebih lanjut Arsjad menuturkan bahwa kerja sama Kadin dengan  Economiesuisse akan saling menguntungkan ekonomi kedua negara dengan  memanfaatkan jaringan sektor swasta dan publik masing-masing serta  bertindak sebagai platform untuk memfasilitasi business matching dan  dialog dengan mitra potensial.
Sementara itu, kerja sama dengan Innosuisse memegang peranan penting  untuk mempercepat pertumbuhan UMKM dan meningkatkan inklusi digital  melalui program inovasi berbasis sains, transfer pengetahuan, dan  pendanaan proyek.
&quot;Saya yakin bahwa melalui MoU ini dapat mencapai lebih banyak dan  bisa terus memberikan pertumbuhan ekonomi yang lebih tangguh dan  berkelanjutan,&quot; kata Arsjad.</description><content:encoded>JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mempercepat kerja sama perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Swiss.
Percepatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman atau MoU antara Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid dan President of Economiesuisse (Serikat Perdagangan dan Ekonomi Swiss) Christoph Mader dan President of Innosuisse (Badan Inovasi Swiss) Andre Kudelski yang dilakukan di Davos, Swiss, Selasa (24/5) malam waktu setempat.
BACA JUGA:Kadin: Jangan Sampai Konflik Ukraina-Rusia Bikin Pebisnis Tak Datang B20 Summit

&quot;Intinya bagaimana Indonesia dan Swiss bisa membangun kerja sama lebih ketat lagi, khususnya langsung kepada project yang bisa dilakukan,&quot; kata Arsjad, Kamis (26/5/2022).
Kerja sama tersebut, lanjut dia, di antaranya membahas upaya untuk membangun human capital melalui sejumlah cara seperti vokasi. Kedua, berbicara mengenai business matching antara UMKM di Indonesia dan Swiss.
BACA JUGA:Investor Minta Proyek EBT di RI, Kadin: Tidak Perlu Diragukan

&quot;Jadi, setelah tanda tangan, tidak hanya tanda tangan saja, tetapi yang paling penting action plan-nya apa. Jadi, kami sudah mulai mendiskusikan project-nya apa,&quot; kata dia.
Selain action plan, Kadin, Economiesuisse, dan Innosuisse juga membangun council (dewan) bersama antara Indonesia dan Swiss yang akan membahas mengenai perdagangan dan investasi.
&quot;Ini sustainable council jadi walaupun perdagangan dan investasi harus ada sustainabilty, ya, karena kami memikirkan ke depan,&quot; ucapnya.Lebih lanjut Arsjad menuturkan bahwa kerja sama Kadin dengan  Economiesuisse akan saling menguntungkan ekonomi kedua negara dengan  memanfaatkan jaringan sektor swasta dan publik masing-masing serta  bertindak sebagai platform untuk memfasilitasi business matching dan  dialog dengan mitra potensial.
Sementara itu, kerja sama dengan Innosuisse memegang peranan penting  untuk mempercepat pertumbuhan UMKM dan meningkatkan inklusi digital  melalui program inovasi berbasis sains, transfer pengetahuan, dan  pendanaan proyek.
&quot;Saya yakin bahwa melalui MoU ini dapat mencapai lebih banyak dan  bisa terus memberikan pertumbuhan ekonomi yang lebih tangguh dan  berkelanjutan,&quot; kata Arsjad.</content:encoded></item></channel></rss>
