<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AS Bakal Suntik Rp14,5 Triliun untuk Startup RI</title><description>Perusahaan startup Indonesia bakal mendapat suntikan dana dari AS.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/26/320/2600667/as-bakal-suntik-rp14-5-triliun-untuk-startup-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/26/320/2600667/as-bakal-suntik-rp14-5-triliun-untuk-startup-ri"/><item><title>AS Bakal Suntik Rp14,5 Triliun untuk Startup RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/26/320/2600667/as-bakal-suntik-rp14-5-triliun-untuk-startup-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/26/320/2600667/as-bakal-suntik-rp14-5-triliun-untuk-startup-ri</guid><pubDate>Kamis 26 Mei 2022 14:42 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/26/320/2600667/as-bakal-suntik-rp14-5-triliun-untuk-startup-ri-ACXHRjwdDi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perusahaan startup dapat suntikan dana dari AS (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/26/320/2600667/as-bakal-suntik-rp14-5-triliun-untuk-startup-ri-ACXHRjwdDi.jpg</image><title>Perusahaan startup dapat suntikan dana dari AS (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;nbsp;JAKARTA - Perusahaan startup Indonesia bakal mendapat suntikan dana dari AS. Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menerima undangan pertemuan dari US Secretary of Commerce Gina Raimondo di sela World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss pada Selasa (24/5) lalu.
Ada tiga agenda utama yang dibahas pada pertemuan tersebut, yaitu pembangunan infrastruktur, dukungan terhadap Ibu Kota Negara (IKN), dan ekonomi digital.
BACA JUGA:Mendag Sebut Harga Komoditas Tinggi Jadi Peluang Ciptakan Nilai Tambah

Mendag Lutfi mengatakan, banyak investor AS yang tertarik berinvestasi di perusahaan-perusahaan teknologi rintisan (tech startup) asal Indonesia. Sebab, AS melihat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia salah satu yang tercepat dan tertinggi di dunia.
&amp;ldquo;Saya menyarankan kepada U.S. Secretary of Commerce Gina Raimondo sebaiknya mengundang para UNICORN asal Indonesia ke Sun Valley, Idaho untuk bisa lebih mengenai karakter dan keistimewaan sektor ekonomi digital Indonesia. Beliau setuju dan akan melakukannya di tahun ini juga,&amp;rdquo; ungkapnya.
Setelah berdialog Mendag, US Secretary of Commerce Gina Raimondo  menyatakan kesiapannya untuk mengumpulkan komitmen beberapa investor  dengan total komitmen awal sebesar USD 100 juta setara Rp14,5 triliun  untuk berinvestasi di perusahaan startup Indonesia yang paling  potensial.
Sebelumnya, Muhammad Lutfi memimpin pertemuan delegasi Indonesia  dengan pengusaha dan investor dari Swiss, didampingi Menteri  Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadahlia.
Menariknya dalam pertemuan tersebut, sejumlah pengusaha dan investor  Swiss menyatakan ketertarikannya untuk menanamkan modalnya di Indonesia,  khususnya di sektor pariwisata, kelautan, dan investasi di Ibukota baru  Nusantara.
Sedangkan Mendag Lutfi justru tertarik pada sektor koperasi dan  agribisnis yang menurutnya terlihat maju selama kunjungan ke Swiss ini.</description><content:encoded>&amp;nbsp;JAKARTA - Perusahaan startup Indonesia bakal mendapat suntikan dana dari AS. Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menerima undangan pertemuan dari US Secretary of Commerce Gina Raimondo di sela World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss pada Selasa (24/5) lalu.
Ada tiga agenda utama yang dibahas pada pertemuan tersebut, yaitu pembangunan infrastruktur, dukungan terhadap Ibu Kota Negara (IKN), dan ekonomi digital.
BACA JUGA:Mendag Sebut Harga Komoditas Tinggi Jadi Peluang Ciptakan Nilai Tambah

Mendag Lutfi mengatakan, banyak investor AS yang tertarik berinvestasi di perusahaan-perusahaan teknologi rintisan (tech startup) asal Indonesia. Sebab, AS melihat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia salah satu yang tercepat dan tertinggi di dunia.
&amp;ldquo;Saya menyarankan kepada U.S. Secretary of Commerce Gina Raimondo sebaiknya mengundang para UNICORN asal Indonesia ke Sun Valley, Idaho untuk bisa lebih mengenai karakter dan keistimewaan sektor ekonomi digital Indonesia. Beliau setuju dan akan melakukannya di tahun ini juga,&amp;rdquo; ungkapnya.
Setelah berdialog Mendag, US Secretary of Commerce Gina Raimondo  menyatakan kesiapannya untuk mengumpulkan komitmen beberapa investor  dengan total komitmen awal sebesar USD 100 juta setara Rp14,5 triliun  untuk berinvestasi di perusahaan startup Indonesia yang paling  potensial.
Sebelumnya, Muhammad Lutfi memimpin pertemuan delegasi Indonesia  dengan pengusaha dan investor dari Swiss, didampingi Menteri  Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadahlia.
Menariknya dalam pertemuan tersebut, sejumlah pengusaha dan investor  Swiss menyatakan ketertarikannya untuk menanamkan modalnya di Indonesia,  khususnya di sektor pariwisata, kelautan, dan investasi di Ibukota baru  Nusantara.
Sedangkan Mendag Lutfi justru tertarik pada sektor koperasi dan  agribisnis yang menurutnya terlihat maju selama kunjungan ke Swiss ini.</content:encoded></item></channel></rss>
