<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>India Batasi Ekspor Gula, Dampaknya ke RI?</title><description>Pemerintah India berencana membatasi ekspor gula sebanyak 10 juta ton  untuk tahun pemasaran yang berlangsung hingga September 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/28/320/2601737/india-batasi-ekspor-gula-dampaknya-ke-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/28/320/2601737/india-batasi-ekspor-gula-dampaknya-ke-ri"/><item><title>India Batasi Ekspor Gula, Dampaknya ke RI?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/28/320/2601737/india-batasi-ekspor-gula-dampaknya-ke-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/28/320/2601737/india-batasi-ekspor-gula-dampaknya-ke-ri</guid><pubDate>Sabtu 28 Mei 2022 13:39 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/28/320/2601737/india-batasi-ekspor-gula-dampaknya-ke-ri-sOE5RCBx69.jpg" expression="full" type="image/jpeg">India batasi ekspor gula (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/28/320/2601737/india-batasi-ekspor-gula-dampaknya-ke-ri-sOE5RCBx69.jpg</image><title>India batasi ekspor gula (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA -  Pemerintah India berencana membatasi ekspor gula sebanyak 10 juta ton untuk tahun pemasaran yang berlangsung hingga September 2022. Pembatasan ekspor tersebut dilakukan untuk menjaga harga gula di dalam negeri tetap terkendali serta mempertahankan stok gula.
BACA JUGA:Tinjau Pabrik Gula Berusia 116 Tahun, Kepala Badan Pangan: Luarnya Tua tapi Dalam Modern
Direktur Riset Center of Reform and Economics (CORE) Piter Abdullah mengatakan kebijakan India yang membatasi ekspor akan berdampak terhadap harga gula di pasar global.
&quot;Kalau india melarang ekspor gula, harga gula di pasar global akan naik. Indonesia kan importir gula. Jadi, harga gula impor akan naik,&quot; ujarnya kepada MNV portal, Sabtu (28/5/2022).
BACA JUGA:Waduh! India Batasi Ekspor Gula hingga 10 Juta Ton
Piter menambahkan dengan adanya pembatasan ekspor gula yang dilakukan pemerintah India juga dapat mendorong keniakan inflasi. Menurutnya hal tersebut akan terjadi terhadap produk turunannya.
&quot;Dampak turunannya panjang, makanya inflasi bisa terdorong naik,&quot; katanya.Piter menjelaskan bahwa saat ini kebutuhan kebutuhan gula nasional  sekitar 6 juta  ton. Sementara produksi gula nasional hanya sekitar 2.1  juta ton. Kendati demikian, seiring kebijakan tersebut, Pitter  mengatakan stok gula nasional saat ini masih tergolong cukup.
Selain itu, untuk mengantisipasi adanya kenaikan harga gula di  Indonesia, Piter mendorong pemerintah untuk melakuakan solusi jangka  panjang dengan melakukan swasembada dengan meningkatkan produksi gula.
&quot;Tidak ada solusi jangka pendek, pemerintah harus mendorong  swasembada gula dengan  meningkatkan produksi gula dalam negeri,&quot;  pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA -  Pemerintah India berencana membatasi ekspor gula sebanyak 10 juta ton untuk tahun pemasaran yang berlangsung hingga September 2022. Pembatasan ekspor tersebut dilakukan untuk menjaga harga gula di dalam negeri tetap terkendali serta mempertahankan stok gula.
BACA JUGA:Tinjau Pabrik Gula Berusia 116 Tahun, Kepala Badan Pangan: Luarnya Tua tapi Dalam Modern
Direktur Riset Center of Reform and Economics (CORE) Piter Abdullah mengatakan kebijakan India yang membatasi ekspor akan berdampak terhadap harga gula di pasar global.
&quot;Kalau india melarang ekspor gula, harga gula di pasar global akan naik. Indonesia kan importir gula. Jadi, harga gula impor akan naik,&quot; ujarnya kepada MNV portal, Sabtu (28/5/2022).
BACA JUGA:Waduh! India Batasi Ekspor Gula hingga 10 Juta Ton
Piter menambahkan dengan adanya pembatasan ekspor gula yang dilakukan pemerintah India juga dapat mendorong keniakan inflasi. Menurutnya hal tersebut akan terjadi terhadap produk turunannya.
&quot;Dampak turunannya panjang, makanya inflasi bisa terdorong naik,&quot; katanya.Piter menjelaskan bahwa saat ini kebutuhan kebutuhan gula nasional  sekitar 6 juta  ton. Sementara produksi gula nasional hanya sekitar 2.1  juta ton. Kendati demikian, seiring kebijakan tersebut, Pitter  mengatakan stok gula nasional saat ini masih tergolong cukup.
Selain itu, untuk mengantisipasi adanya kenaikan harga gula di  Indonesia, Piter mendorong pemerintah untuk melakuakan solusi jangka  panjang dengan melakukan swasembada dengan meningkatkan produksi gula.
&quot;Tidak ada solusi jangka pendek, pemerintah harus mendorong  swasembada gula dengan  meningkatkan produksi gula dalam negeri,&quot;  pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
