<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhub Cek Proyek KA Makassar-Parepare, Siap Beroperasi Oktober 2022</title><description>Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengecek progres proyek KA Makassar&amp;ndash;Parepare.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/28/320/2601754/menhub-cek-proyek-ka-makassar-parepare-siap-beroperasi-oktober-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/28/320/2601754/menhub-cek-proyek-ka-makassar-parepare-siap-beroperasi-oktober-2022"/><item><title>Menhub Cek Proyek KA Makassar-Parepare, Siap Beroperasi Oktober 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/28/320/2601754/menhub-cek-proyek-ka-makassar-parepare-siap-beroperasi-oktober-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/28/320/2601754/menhub-cek-proyek-ka-makassar-parepare-siap-beroperasi-oktober-2022</guid><pubDate>Sabtu 28 Mei 2022 14:12 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/28/320/2601754/menhub-cek-proyek-ka-makassar-parepare-siap-beroperasi-oktober-2022-jsosZYh7k8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menhub cek proyek KA Makassar-Parepare (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/28/320/2601754/menhub-cek-proyek-ka-makassar-parepare-siap-beroperasi-oktober-2022-jsosZYh7k8.jpg</image><title>Menhub cek proyek KA Makassar-Parepare (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengecek progres proyek KA Makassar&amp;ndash;Parepare. Proyek ini merupakan salah satu dari Proyek Strategis Nasional (PSN).
Menhub mengatakan, dari tiga target utama penyelesaian proyek KA Makassar-Parepare, target pertama yang akan diselesaikan yaitu  jalur KA Maros &amp;ndash; Barru sepanjang kurang lebih 71 Km. Ditargetkan jalur yang dilalui 8 (delapan) stasiun tersebut sudah bisa beroperasi melayani angkutan KA penumpang perintis pada Oktober 2022, dengan tujuan Stasiun Maros ke Stasiun Barru (PP).
BACA JUGA:Anggaran Proyek KA Layang Simpang Joglo Solo Rp920 Miliar, Ditargetkan Selesai 2023

&amp;ldquo;Setelah dua tahun pandemi, ternyata perkembangan dari pembangunan proyek ini sangat signifikan. Direncanakan bulan Oktober keretanya akan akan mulai beroperasi,&amp;rdquo; Kata  Menhub Budi Karya Sumadi di Pelabuhan Garongkong, Sabtu (28/5/2022).
Selain sebagai angkutan penumpang perintis, kereta ini juga akan difungsikan sebagai kereta wisata menuju sejumlah objek wisata di Sulawesi Selatan yang potensial seperti di daerah Kabupaten Barru dan desa wisata Rammang-Rammang.
BACA JUGA:Menko Luhut Tegaskan Proyek Kawasan Industri Hijau Murni Bisnis, Tanpa APBN

&amp;ldquo;Saya mendorong Pemda bersama stakeholder pariwisata mengembangkan wisata disini, mulai dari kulinernya, juga pemandangan gunung, sawah, dan laut yang indah,&amp;rdquo; ucap Menhub.
Lebih lanjut Menhub mengatakan, target kedua yaitu menyelesaikan jalur KA yang menghubungkan ke Pelabuhan Garongkong dan pabrik Semen Tonasa (Maros-Pangkep-Barru) untuk melayani angkutan KA Logistik, serta perpanjangan jalur KA dari Stasiun Maros ke Stasiun Mandai, yang ditargetkan selesai pada Maret 2023.Sementara untuk KA Logistik/Barang ini dibutuhkan di Sulsel untuk  mengangkut komoditas seperti Batubara, Semen, dan lainnya menuju ke  Pelabuhan Garongkong. Dengan kolaborasi KA penumpang dan barang ini  diharapkan jalur ini akan produktif dan mampu menumbuhkan titik-titik  ekonomi baru di daerah Sulsel.
Selanjutnya, target ketiga yaitu melanjutkan pembangunan jalur KA  dari Stasiun Barru ke Stasiun Pallanro, sehingga nantinya jalur KA ini  bertambah menjadi sepanjang kurang lebih 110 Km, yang membentang dari  Stasiun Mandai (Makassar) sampai ke Stasiun Pallanro. Ditargetkan jalur  ini akan beroperasi pada triwulan II Tahun 2024.
Pada kesempatan yang sama Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman  Sulaiman mengapresiasi komitmen pemerintah pusat untuk memastikan proyek  strategis nasional (PSN) ini dapat berlanjut.
&amp;ldquo;Ini suatu terobosan dari pemerintahan Pak Presiden Jokowi melalui  pak Menhub. Ini menjadi kereta pertama di Indonesia Timur. Mudah-mudahan  peninggalan ini dapat memudahkan pergerakan masyarakat Sulsel,&amp;rdquo;  tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengecek progres proyek KA Makassar&amp;ndash;Parepare. Proyek ini merupakan salah satu dari Proyek Strategis Nasional (PSN).
Menhub mengatakan, dari tiga target utama penyelesaian proyek KA Makassar-Parepare, target pertama yang akan diselesaikan yaitu  jalur KA Maros &amp;ndash; Barru sepanjang kurang lebih 71 Km. Ditargetkan jalur yang dilalui 8 (delapan) stasiun tersebut sudah bisa beroperasi melayani angkutan KA penumpang perintis pada Oktober 2022, dengan tujuan Stasiun Maros ke Stasiun Barru (PP).
BACA JUGA:Anggaran Proyek KA Layang Simpang Joglo Solo Rp920 Miliar, Ditargetkan Selesai 2023

&amp;ldquo;Setelah dua tahun pandemi, ternyata perkembangan dari pembangunan proyek ini sangat signifikan. Direncanakan bulan Oktober keretanya akan akan mulai beroperasi,&amp;rdquo; Kata  Menhub Budi Karya Sumadi di Pelabuhan Garongkong, Sabtu (28/5/2022).
Selain sebagai angkutan penumpang perintis, kereta ini juga akan difungsikan sebagai kereta wisata menuju sejumlah objek wisata di Sulawesi Selatan yang potensial seperti di daerah Kabupaten Barru dan desa wisata Rammang-Rammang.
BACA JUGA:Menko Luhut Tegaskan Proyek Kawasan Industri Hijau Murni Bisnis, Tanpa APBN

&amp;ldquo;Saya mendorong Pemda bersama stakeholder pariwisata mengembangkan wisata disini, mulai dari kulinernya, juga pemandangan gunung, sawah, dan laut yang indah,&amp;rdquo; ucap Menhub.
Lebih lanjut Menhub mengatakan, target kedua yaitu menyelesaikan jalur KA yang menghubungkan ke Pelabuhan Garongkong dan pabrik Semen Tonasa (Maros-Pangkep-Barru) untuk melayani angkutan KA Logistik, serta perpanjangan jalur KA dari Stasiun Maros ke Stasiun Mandai, yang ditargetkan selesai pada Maret 2023.Sementara untuk KA Logistik/Barang ini dibutuhkan di Sulsel untuk  mengangkut komoditas seperti Batubara, Semen, dan lainnya menuju ke  Pelabuhan Garongkong. Dengan kolaborasi KA penumpang dan barang ini  diharapkan jalur ini akan produktif dan mampu menumbuhkan titik-titik  ekonomi baru di daerah Sulsel.
Selanjutnya, target ketiga yaitu melanjutkan pembangunan jalur KA  dari Stasiun Barru ke Stasiun Pallanro, sehingga nantinya jalur KA ini  bertambah menjadi sepanjang kurang lebih 110 Km, yang membentang dari  Stasiun Mandai (Makassar) sampai ke Stasiun Pallanro. Ditargetkan jalur  ini akan beroperasi pada triwulan II Tahun 2024.
Pada kesempatan yang sama Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman  Sulaiman mengapresiasi komitmen pemerintah pusat untuk memastikan proyek  strategis nasional (PSN) ini dapat berlanjut.
&amp;ldquo;Ini suatu terobosan dari pemerintahan Pak Presiden Jokowi melalui  pak Menhub. Ini menjadi kereta pertama di Indonesia Timur. Mudah-mudahan  peninggalan ini dapat memudahkan pergerakan masyarakat Sulsel,&amp;rdquo;  tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
