<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Seminggu Dibukanya Ekspor CPO, Simak 5 Fakta dan Dampak Besar Bagi Petani</title><description>Harga CPO naik usai larangan ekspor minyak sawit dan turunannya  dicabut. Kebijakan ekspor CPO ini membuat petani sawit semangat lagi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/30/320/2601329/seminggu-dibukanya-ekspor-cpo-simak-5-fakta-dan-dampak-besar-bagi-petani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/30/320/2601329/seminggu-dibukanya-ekspor-cpo-simak-5-fakta-dan-dampak-besar-bagi-petani"/><item><title>Seminggu Dibukanya Ekspor CPO, Simak 5 Fakta dan Dampak Besar Bagi Petani</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/30/320/2601329/seminggu-dibukanya-ekspor-cpo-simak-5-fakta-dan-dampak-besar-bagi-petani</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/30/320/2601329/seminggu-dibukanya-ekspor-cpo-simak-5-fakta-dan-dampak-besar-bagi-petani</guid><pubDate>Senin 30 Mei 2022 07:02 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/27/320/2601329/seminggu-dibukanya-ekspor-cpo-simak-5-fakta-dan-dampak-besar-bagi-petani-Ok6KAOTCVz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Larangan ekspor cpo dicabut (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/27/320/2601329/seminggu-dibukanya-ekspor-cpo-simak-5-fakta-dan-dampak-besar-bagi-petani-Ok6KAOTCVz.jpg</image><title>Larangan ekspor cpo dicabut (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Harga CPO naik usai larangan ekspor minyak sawit dan turunannya dicabut. Kebijakan ekspor CPO ini membuat petani sawit semangat lagi.
Presiden Joko Widodo mencabut larangan ekspor CPO (Crude Palm Oil) yang sebelumnya dihentikan karena alasan ketersediaan dan harga yang tinggi di dalam negeri. Menurut Presiden saat ini ketersediaan minyak goreng di pasar cukup cukup melimpah, dari sisi harga pun menurut presiden sudah berangsur mengalami penurunan.
Berikut adalah dampak dibukanya ekspor CPO yang dirangkum Okezone, Senin (27/5/2022).
BACA JUGA:Harga CPO Naik Hari Ini akibat Kondisi Terbaru Covid-19 di China

1. Izin Ekspor CPO Sudah Berjalan Seminggu
Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka kembali ekspor minyak goreng pada Senin 23 Mei 2022. Hal ini berdasarkan hasil pemantauan dan laporan di lapangan yang diterima, di mana pasokan minyak goreng terus bertambah.
&quot;Kebutuhan nasional untuk minyak goreng curah adalah sebesar 194 ribu ton per bulannya dan pada Maret 2022 sebelum pelarangan ekspor, pasokan kita hanya mencapai 64,5 ribu ton,&quot; ujar Jokowi.
BACA JUGA:Harga CPO Hari Ini Anjlok 1%

2. Harga CPO Naik
Harga CPO kontrak Juni 2022 di Bursa Derivative Malaysia tercatat di angka MYR 6.937 per ton, naik 1,51% dibanding perdagangan sebelumnya. Selama 5 hari ke belakang, harga komoditas ini meroket hingga 3,84%.
Di sisi lain, untuk harga CPO kontrak Juli 2022 berada di level MYR 6.622 per ton, naik3. Perusahaan Serap Sawit Petani
Sekretaris Jendral Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki),  Eddy Martono menjelaskan kembali dibukanya keran ekspor CPO bakal  membuat para perusahaan menyerap hasil panen sawit di tingkat petani.
&quot;Kita akan kembali mengambil TBS para petani mitra maupun yang non  mitra, tidak mungkin kami akan menolak TBS petani sementara kita sendiri  butuh untuk kebutuhan ekspor,&quot; pungkasnya.
4. Petani Senang
Organiasi petani kelapa sawit Indonesia pun menyambut baik dan  menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Jokowi terkait  keputusan untuk mecabut larangan ekspor tersebut.
Apresiasi itu datang dari, Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS),  Apkasindo Perjuangan, Forum Petani Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia  (FORTASBI), Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perkebunan Inti Rakyat  (ASPEKPIR), Perkumpulan Forum Petani Kelapa Sawit Jaya Indonesia  (POPSI), Serikat Petani Indonesia (SPI), Jaringan Petani Sawit  Berkelanjutan Indonesia (Japsbi),
&quot;Mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bapak Presiden Joko Widodo  telah mengumumkan secara resmi pencabutan larangan ekspor CPO yang akan  berlaku pada tanggal 23 Mei 2022,&quot; tulis siaran pers bersama organiasi  petani sawit Indonesia, Jakarta, Jumat (20/5/2022).5. Dinantikan Dunia
Sekjen Gapki Eddy Martono mengatakan ketika adanya kebijakan larangan   ekspor CPO juga berdampingan dengan kebutuhan yang meningkat akan   minyak nabati di luar negeri.
Eddy menjelaskan dampak invasi militer Rusia - Ukraina membuat   pasokan supply minyak dari biji bunga matahari menjadi terganggu   sehingga banyak negara yang mengandalkan minyak sawit sebagai   substitusi.
&quot;Dampak Rusia Ukraina supply minyak biji bunga matahari itu tidak   ada, akhirnya menurun, maka mereka berharap supaya kran ekspor di buka,&quot;   ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Harga CPO naik usai larangan ekspor minyak sawit dan turunannya dicabut. Kebijakan ekspor CPO ini membuat petani sawit semangat lagi.
Presiden Joko Widodo mencabut larangan ekspor CPO (Crude Palm Oil) yang sebelumnya dihentikan karena alasan ketersediaan dan harga yang tinggi di dalam negeri. Menurut Presiden saat ini ketersediaan minyak goreng di pasar cukup cukup melimpah, dari sisi harga pun menurut presiden sudah berangsur mengalami penurunan.
Berikut adalah dampak dibukanya ekspor CPO yang dirangkum Okezone, Senin (27/5/2022).
BACA JUGA:Harga CPO Naik Hari Ini akibat Kondisi Terbaru Covid-19 di China

1. Izin Ekspor CPO Sudah Berjalan Seminggu
Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka kembali ekspor minyak goreng pada Senin 23 Mei 2022. Hal ini berdasarkan hasil pemantauan dan laporan di lapangan yang diterima, di mana pasokan minyak goreng terus bertambah.
&quot;Kebutuhan nasional untuk minyak goreng curah adalah sebesar 194 ribu ton per bulannya dan pada Maret 2022 sebelum pelarangan ekspor, pasokan kita hanya mencapai 64,5 ribu ton,&quot; ujar Jokowi.
BACA JUGA:Harga CPO Hari Ini Anjlok 1%

2. Harga CPO Naik
Harga CPO kontrak Juni 2022 di Bursa Derivative Malaysia tercatat di angka MYR 6.937 per ton, naik 1,51% dibanding perdagangan sebelumnya. Selama 5 hari ke belakang, harga komoditas ini meroket hingga 3,84%.
Di sisi lain, untuk harga CPO kontrak Juli 2022 berada di level MYR 6.622 per ton, naik3. Perusahaan Serap Sawit Petani
Sekretaris Jendral Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki),  Eddy Martono menjelaskan kembali dibukanya keran ekspor CPO bakal  membuat para perusahaan menyerap hasil panen sawit di tingkat petani.
&quot;Kita akan kembali mengambil TBS para petani mitra maupun yang non  mitra, tidak mungkin kami akan menolak TBS petani sementara kita sendiri  butuh untuk kebutuhan ekspor,&quot; pungkasnya.
4. Petani Senang
Organiasi petani kelapa sawit Indonesia pun menyambut baik dan  menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Jokowi terkait  keputusan untuk mecabut larangan ekspor tersebut.
Apresiasi itu datang dari, Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS),  Apkasindo Perjuangan, Forum Petani Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia  (FORTASBI), Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perkebunan Inti Rakyat  (ASPEKPIR), Perkumpulan Forum Petani Kelapa Sawit Jaya Indonesia  (POPSI), Serikat Petani Indonesia (SPI), Jaringan Petani Sawit  Berkelanjutan Indonesia (Japsbi),
&quot;Mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bapak Presiden Joko Widodo  telah mengumumkan secara resmi pencabutan larangan ekspor CPO yang akan  berlaku pada tanggal 23 Mei 2022,&quot; tulis siaran pers bersama organiasi  petani sawit Indonesia, Jakarta, Jumat (20/5/2022).5. Dinantikan Dunia
Sekjen Gapki Eddy Martono mengatakan ketika adanya kebijakan larangan   ekspor CPO juga berdampingan dengan kebutuhan yang meningkat akan   minyak nabati di luar negeri.
Eddy menjelaskan dampak invasi militer Rusia - Ukraina membuat   pasokan supply minyak dari biji bunga matahari menjadi terganggu   sehingga banyak negara yang mengandalkan minyak sawit sebagai   substitusi.
&quot;Dampak Rusia Ukraina supply minyak biji bunga matahari itu tidak   ada, akhirnya menurun, maka mereka berharap supaya kran ekspor di buka,&quot;   ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
