<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Minyak Dunia Naik Jelang Pertemuan Uni Eropa Bahas Sanksi Rusia</title><description>Harga minyak dunia mengalami kenaikan pada perdagangan hari ini, Senin (30/5/2022).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/30/320/2602393/harga-minyak-dunia-naik-jelang-pertemuan-uni-eropa-bahas-sanksi-rusia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/30/320/2602393/harga-minyak-dunia-naik-jelang-pertemuan-uni-eropa-bahas-sanksi-rusia"/><item><title>Harga Minyak Dunia Naik Jelang Pertemuan Uni Eropa Bahas Sanksi Rusia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/30/320/2602393/harga-minyak-dunia-naik-jelang-pertemuan-uni-eropa-bahas-sanksi-rusia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/30/320/2602393/harga-minyak-dunia-naik-jelang-pertemuan-uni-eropa-bahas-sanksi-rusia</guid><pubDate>Senin 30 Mei 2022 11:06 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/30/320/2602393/harga-minyak-dunia-naik-jelang-pertemuan-uni-eropa-bahas-sanksi-rusia-u6ujAexa8C.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Harga minyak dunia naik hari ini. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/30/320/2602393/harga-minyak-dunia-naik-jelang-pertemuan-uni-eropa-bahas-sanksi-rusia-u6ujAexa8C.JPG</image><title>Harga minyak dunia naik hari ini. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Harga minyak dunia mengalami kenaikan pada perdagangan hari ini, Senin (30/5/2022).

Data bursa Intercontinental Exchange (ICE) hingga pukul 10.44 WIB menunjukkan, harga minyak Brent Juli 2022 menguat 0,48% di USD120,00 per barel. Sedangkan Brent Agustus 2022 naik 0,67% di USD116,34 per barel.

Kenaikan harga minyak awal pekan ini memasuki level tertingginya dalam dua bulan terakhir.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Naik karena Penurunan Stok AS
Ini terjadi jelang pertemuan negara-negara Uni Eropa untuk mencapai kesepakatan terkait embargo minyak dari Rusia, sebagai bagian dari paket sanksi terhadap Moskow atas agresi militernya ke Ukraina.

Pertemuan akan digelar pada dua hari yakni Senin dan Selasa (30-31 Mei 2022) untuk membahas paket sanksi keenam terhadap Rusia.

&quot;Saya melihat para spekulan memposisikan diri untuk menaikkan harga minyak setelah pertemuan Uni Eropa,&quot; kata Managing Partner SPI Asset Management Stephen Innes, dilansir Reuters, Senin (30/5/2022).
Embargo terhadap minyak Rusia akan memperketat pasar minyak mentah yang di tengah meningkatnya permintaan bahan bakar menjelang puncak musim musim panas di Amerika Serikat dan Eropa.

Sebelumnya, para pejabat Uni Eropa gagal menyepakati embargo minyak Rusia pada hari Minggu lalu. Bahasan kali ini akan akan melanjutkan pembicaraan terkait larangan pengiriman minyak Rusia melalui laut, tetapi masih mengizinkan pengiriman melalui pipa.

Jika disetujui, kesepakatan ini akan memungkinkan Hongaria, Slovakia dan Ceko untuk terus menerima minyak Rusia mereka melalui pipa Druzhba untuk beberapa waktu ke depan sampai pasokan alternatif dapat terpenuhi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Mahal karena Pasokan Terbatas
Di tengah pasar yang ketat, Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya termasuk Rusia, bersama-sama disebut OPEC+, diperkirakan bakal menolak seruan Barat untuk mempercepat penambahan produksi minyak mereka dalam pertemuan yang diadakan pada Kamis depan (2/6).

OPEC+ akan tetap pada rencana mereka untuk menambah 432.000 barel per hari pada Juli, demikian menurut sumber OPEC+ kepada Reuters.

Pasar minyak juga sedang gelisah setelah Iran pada hari Jumat lalu (27/5/2022) mengatakan angkatan lautnya telah menangkap dua kapal tanker minyak Yunani sebagai pembalasan atas penyitaan minyak Iran oleh Amerika Serikat dari sebuah kapal tanker yang ditahan di lepas pantai Yunani.

&quot;Ini meningkatkan kekhawatiran lebih lanjut terhadap aliran minyak melalui Selat Hormuz, yang membawa sepertiga perdagangan dunia,&quot; kata analis ANZ Research dalam sebuah catatan.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga minyak dunia mengalami kenaikan pada perdagangan hari ini, Senin (30/5/2022).

Data bursa Intercontinental Exchange (ICE) hingga pukul 10.44 WIB menunjukkan, harga minyak Brent Juli 2022 menguat 0,48% di USD120,00 per barel. Sedangkan Brent Agustus 2022 naik 0,67% di USD116,34 per barel.

Kenaikan harga minyak awal pekan ini memasuki level tertingginya dalam dua bulan terakhir.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Naik karena Penurunan Stok AS
Ini terjadi jelang pertemuan negara-negara Uni Eropa untuk mencapai kesepakatan terkait embargo minyak dari Rusia, sebagai bagian dari paket sanksi terhadap Moskow atas agresi militernya ke Ukraina.

Pertemuan akan digelar pada dua hari yakni Senin dan Selasa (30-31 Mei 2022) untuk membahas paket sanksi keenam terhadap Rusia.

&quot;Saya melihat para spekulan memposisikan diri untuk menaikkan harga minyak setelah pertemuan Uni Eropa,&quot; kata Managing Partner SPI Asset Management Stephen Innes, dilansir Reuters, Senin (30/5/2022).
Embargo terhadap minyak Rusia akan memperketat pasar minyak mentah yang di tengah meningkatnya permintaan bahan bakar menjelang puncak musim musim panas di Amerika Serikat dan Eropa.

Sebelumnya, para pejabat Uni Eropa gagal menyepakati embargo minyak Rusia pada hari Minggu lalu. Bahasan kali ini akan akan melanjutkan pembicaraan terkait larangan pengiriman minyak Rusia melalui laut, tetapi masih mengizinkan pengiriman melalui pipa.

Jika disetujui, kesepakatan ini akan memungkinkan Hongaria, Slovakia dan Ceko untuk terus menerima minyak Rusia mereka melalui pipa Druzhba untuk beberapa waktu ke depan sampai pasokan alternatif dapat terpenuhi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Mahal karena Pasokan Terbatas
Di tengah pasar yang ketat, Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya termasuk Rusia, bersama-sama disebut OPEC+, diperkirakan bakal menolak seruan Barat untuk mempercepat penambahan produksi minyak mereka dalam pertemuan yang diadakan pada Kamis depan (2/6).

OPEC+ akan tetap pada rencana mereka untuk menambah 432.000 barel per hari pada Juli, demikian menurut sumber OPEC+ kepada Reuters.

Pasar minyak juga sedang gelisah setelah Iran pada hari Jumat lalu (27/5/2022) mengatakan angkatan lautnya telah menangkap dua kapal tanker minyak Yunani sebagai pembalasan atas penyitaan minyak Iran oleh Amerika Serikat dari sebuah kapal tanker yang ditahan di lepas pantai Yunani.

&quot;Ini meningkatkan kekhawatiran lebih lanjut terhadap aliran minyak melalui Selat Hormuz, yang membawa sepertiga perdagangan dunia,&quot; kata analis ANZ Research dalam sebuah catatan.</content:encoded></item></channel></rss>
