<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Masih Tahap Recovery, Penyaluran Kredit Perbankan Tumbuh 8,8%</title><description>Pengamat Ekonomi Ryan Kiryanto menyatakan bahwa kenaikan penyaluran kredit perbankan yang menunjukkan tren positif masih ditahap recovery menuju normalisasi.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/30/320/2602403/masih-tahap-recovery-penyaluran-kredit-perbankan-tumbuh-8-8</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/30/320/2602403/masih-tahap-recovery-penyaluran-kredit-perbankan-tumbuh-8-8"/><item><title>Masih Tahap Recovery, Penyaluran Kredit Perbankan Tumbuh 8,8%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/30/320/2602403/masih-tahap-recovery-penyaluran-kredit-perbankan-tumbuh-8-8</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/30/320/2602403/masih-tahap-recovery-penyaluran-kredit-perbankan-tumbuh-8-8</guid><pubDate>Senin 30 Mei 2022 11:15 WIB</pubDate><dc:creator>Viola Triamanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/30/320/2602403/masih-tahap-recovery-penyaluran-kredit-perbankan-tumbuh-8-8-PcuOQyf7XA.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Penyaluran kredit perbankan tumbuh 8,8%. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/30/320/2602403/masih-tahap-recovery-penyaluran-kredit-perbankan-tumbuh-8-8-PcuOQyf7XA.JPG</image><title>Penyaluran kredit perbankan tumbuh 8,8%. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pengamat Ekonomi Ryan Kiryanto menyatakan bahwa kenaikan penyaluran kredit perbankan yang menunjukkan tren positif masih ditahap recovery menuju normalisasi.

Diketahui, penyaluran kredit perbankan menunjukkan tren positif.
&amp;nbsp;BACA JUGA:BI Catat Pertumbuhan Kredit Perbankan Capai 9,1%
Tercatat pada April 2022 kredit tumbuh 8,8 %.

&quot;Kenaikan saat ini masih setara dengan kredit perbankan sebelum pandemi, menurut saya kenaikan yang sebenarnya akan terjadi di akhir tahun 2022 hingga 2023&quot; ujarnya pada acara Market Review IDX TV di Jakarta, Senin (30/5/2022).


Dia juga menjelaskan bahwa saat ini sektor yang membutuhkan kredit perbankan didominasi oleh sektor infrastruktur, industri, manufaktur.


&quot;Pinjaman dana dari Bank tentu saja dibutuhkan oleh sektor yang membutuhkan financial dalam jumlah yang besar, rata-rata sektor infrastruktur, industri, dan manufaktur&quot; ucapnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:BI: 21,95% Kredit Perbankan Disalurkan ke UMKM
Selain itu, dia menyatakan bahwa sektor sekunder seperti perdagangan juga tidak boleh diabaikan.


&quot;Selain sektor tersebut, kita tidak boleh mengabaikan sektor sekunder seperti perdagangan yang turut menopang perekonomian kita, apalagi saat ini permintaan masyarakat sedang naik,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pengamat Ekonomi Ryan Kiryanto menyatakan bahwa kenaikan penyaluran kredit perbankan yang menunjukkan tren positif masih ditahap recovery menuju normalisasi.

Diketahui, penyaluran kredit perbankan menunjukkan tren positif.
&amp;nbsp;BACA JUGA:BI Catat Pertumbuhan Kredit Perbankan Capai 9,1%
Tercatat pada April 2022 kredit tumbuh 8,8 %.

&quot;Kenaikan saat ini masih setara dengan kredit perbankan sebelum pandemi, menurut saya kenaikan yang sebenarnya akan terjadi di akhir tahun 2022 hingga 2023&quot; ujarnya pada acara Market Review IDX TV di Jakarta, Senin (30/5/2022).


Dia juga menjelaskan bahwa saat ini sektor yang membutuhkan kredit perbankan didominasi oleh sektor infrastruktur, industri, manufaktur.


&quot;Pinjaman dana dari Bank tentu saja dibutuhkan oleh sektor yang membutuhkan financial dalam jumlah yang besar, rata-rata sektor infrastruktur, industri, dan manufaktur&quot; ucapnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:BI: 21,95% Kredit Perbankan Disalurkan ke UMKM
Selain itu, dia menyatakan bahwa sektor sekunder seperti perdagangan juga tidak boleh diabaikan.


&quot;Selain sektor tersebut, kita tidak boleh mengabaikan sektor sekunder seperti perdagangan yang turut menopang perekonomian kita, apalagi saat ini permintaan masyarakat sedang naik,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
